Lentera Pendidikan.Com http://www.lenterapendidikan.com/ Lentera Pendidikan id 2017 Lentera Pendidikan.Com www.desa-coding.com Fri, 10 Jul 2020 14:57:59 +0000 Dodi Reza Diminta Jadi Pembicara Seminar The 4th First 2020 International Conference Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/dodi-reza-diminta-jadi-pembicara-seminar-the-4th-first-2020-international-conference.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG- Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA lagi-lagi menjadi sorotan internasional. Kali ini, atas inisiasi terobosan pengolahan kelapa sawit menjadi bensin atau bahan bakar nabati (BBN) Biofuel yang sudah dilakukan di Muba, Dodi Reza diminta menjadi pembicara atau keynote speaker pada ajang Seminar The 4th First 2020 International Conference pada 10-11 November mendatang dengan tema Synergy of Applied Technology for Social-Technopreneur Based on Local Resource to Generate Sustanability Development.

"Paparan Biofuel pak Bupati Dodi Reza sangat pas dengan tema seminar internasional ini, dimana nantinya peserta yang akan ikut serta dari 5 negara," ungkap Ketua Panitia The 4th Forum In Research, Science, and Technology (First) 2020 International Conference, Rita Martini didampingi Koordinator Keynote Speaker, Martha Aznury saat Audiensi bersama Bupati Muba Dr Dodi Reza di Mess Perwakilan Muba, Jumat (10/7/2020).

Dikatakan, seminar internasional yang sudah keempat kalinya digelar, kali ini akan dilakukan secara virtual atau online mengingat masih dihadapi pada pandemi COVID-19. Lanjutnya, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex akan menjadi pembicara bersama 3 narasumber berkompeten lainnya yakni diantaranya Prof Chiaki Ogino (Kobe University), Wahyu Caesarendra ST M Eng PhD (University of Brunei Darusalam) Yuliansyah MSA PhD Ak CA (Universitas Lampung).  

"Untuk Sumsel dan khususnya Indonesia, kami merasa sangat pantas dan pas mengundang pak Bupati Muba Dodi Reza menjadi keynote speaker. Beliau punya inovasi yang sustanaible dan Kepala Daerah di Sumsel yang sangat menguasai bahasa Inggris, mengingat pada seminar internasional nantinya pembicara akan menggunakan bahasa Inggris aktif," bebernya.

Ia menambahkan, paparan biofuel Bupati Muba Dodi Reza nantinya diminta untuk dibuatkan paper, pasalnya paparan tersebut akan dijadikan jurnal yang terindex scopus. "Nanti pak Bupati akan buat paper dan akan dijadikan jurnal yang terindex scopus," sebutnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex mengatakan, dirinya berterima kasih atas undangan panitia seminar The 4th First 2020 International Conference yang meminta dirinya untuk menjadi narasumber.

"Inovasi Biofuel sangat pas untuk dipaparkan pada tema seminar The 4th First 2020 International Conference," ulasnya.

Dodi mengaku, dirinya bersedia nantinya untuk menyiapkan waktu untuk menjadi keynote speaker. "Akan saya persiapkan materinya, Insya Allah nantinya dapat bermanfaat untuk para peserta," tandasnya.

Dalam kesempatan Audiensi Bupati Muba Dodi Reza bersama Panitia The 4th Forum In Research, Science, and Technology (First) 2020 Internatiional Conference turut juga didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muba Musni Wijaya SSos MSI, Kepala Dinas Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP, Koordinator Sponsor The 4th First 2020 International (Forum In Research, Science, and Technology) Leni Novianti, dan Bendahara The 4th First 2020 International Conference (Forum In Research, Science, and Technology) Marieska Lupikawaty.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 17:25:00 +0000
Gubernur Berjanji Selesaikan Persoalan Lahan di Kawasan Labi-Labi Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/gubernur-berjanji-selesaikan-persoalan-lahan-di-kawasan-labi-labi.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Puluhan warga kawasan Labi-labi Kecamatan Alang Alang Lebar (AAL) Palembang, yang menamakan diri Persatuan Masyarakat Pejuang Tanah menggelar aksi demo di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Jumat (10/7/2020). Pendemo yand didominasi kaum perempuan ini menyampaikan aspirasinya secara langsung kepada Gubernur Sumsel Herman Deru, terkait sengketa lahan seluas 32 hektar (ha) antara 521 Kepala Keluarga (KK) warga dengan pihak PT Timur Jaya Grup yang mengklaim kepemilikan atas lahan tersebut sejak 2019 lalu.

Perwakilan para pendemo Dedek Chaniago mengatakan, pihaknya mewakili warga meminta kepada Gubernur Sumsel untuk menegakkan keadilan. Pasalnya, ada indikasi lahan warga seluas 32 ha tersebut sudah klaim sepihak oleh oknum perusahaan.

“Aksi yang kami lakukan ini merupakan upaya lanjutan setelah sebelumnya aksi di kantor Walikota Palembang, ATR/BPN Sumsel dan DPRD Sumsel belum mendapatkan hasil. Jika aksi kali tidak mendapatkan hasil, maka massa akan melakukan aksi ke Jakarta,” tegasnya.

Gubernur Sumsel Herman Deru yang menerima langsung para pendemo berjanji, akan menyelesaikan persoalan lahan di kawasan Labi-labi itu secara terhormat melalui dinas terkait di Sumsel dengan cara yang sehat.

“Agar tidak terjadi salah sangka, saya minta BPN bukan hanya sekadar berpatokan dari sertifikat yang dimiliki oleh perorangan atau badan hukum, tapi luas yang sebenarnya. Baik melalui kadastral atau goggle map. Saya minta ini dapat diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 16:10:00 +0000
9 Fraksi di DPRD Sumsel Sampaikan Pemandangan Umum Pertanggungjawaban Raperda APBD 2019 Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/9-fraksi-di-dprd-sumsel-sampaikan-pemandangan-umum-pertanggungjawaban-raperda-apbd-2019.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Rapat Paripurna XIV (14) DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi Sumsel terhadap Pertanggungjawaban Raperda APBD Sumsel Tahun Anggaran 2019, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (10/7/2020).

Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD provinsi Sumsel Muchendi Mahzareki, dengan dihadiri Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya , yang mewakili Gubernur Sumsel. 9 fraksi yang ada di DPRD Sumsel secara umum  menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel , dimana Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kembali berhasil pertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan hasil pemeriksaan keuangan oleh Badan Pengawas Keuangan (BPK) RI.

Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ini merupakan keenam kalinya yang diterima Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Selain itu sejumlah catatan juga diberikan 9 fraksi di DPRD Sumsel terkait kinerja Pemprov Sumsel selama ini.

Fraksi Golkar menyampaikan agar Pemprov Sumsel  lebih memaksimalkan penyerapan anggaran, perlu memperhatikan para guru honorer. “Selain itu Fraksi kami juga menilai bahwa pelaksanaan strategi pembangunan yang didasarkan atas paradigma kerakyatan, hendaknya diimbangi jjva dengan penataan struktur sosial dan struktur birokrasi yang baik,” jelas juru bicara fraksi  Golkar, Drs Thamrin Msi.

Sementara itu, fraksi PDIP melalui juru bicaranya Zulfikri Kadir mememinta Pemprov Sumsel harus lebih kreatif mengelola dan lebih kreatif mencari pendapatan asli daerah (PAD) guna belanja daerah apalagi di masa Pandemi Covid-19 ini.

Sedangkan Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya mengapresiasi tanggapan 9 Fraksi DPRD Sumsel.“ Akan segera kita tanggapi,” katanya usai rapat paripurna.

Wakil Ketua DPRD provinsi Sumsel Muchendi Mahzareki mengatakan, tanggapan pokok-pokok pikiran , himbauan dan pertanyaan dari Fraksi-Fraksi di DPRD Sumsel  terhadap Pertanggung jawaban Raperda APBD Sumsel Tahun Anggaran 2019.

Selain itu, lanjut Muchendi,  pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel merupakan sumbang saran, pemikiran fraksi-fraksi di DPRD Sumsel dalam upaya penyempurnaan  terhadap rancangan  raperda APBD Sumsel tahun anggaran 2010 yang dibahas saat ini.

Pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Sumsel memuat pokok-pokok pikiran, himbauan dan pertanyaan yang menghendaki jawaban dari pihak eksekutif sebagai pelaksana dari berbagai program dan kebijakan telah dilaksanakan tahun anggaran 2019.

“ Pimpinan Dewan mengharapkan pihak eksekutif dapat menyiapkan jawaban dan penjelasannya untuk disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Sumsel pada Senin (13/7),” pungkasnya. 

]]>
Fri, 10 Jul 2020 15:10:00 +0000
Herman Deru Pastikan Anggaran Covid-19 Fokus Digunakan Untuk Keselamatan Masyarakat Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/herman-deru-pastikan-anggaran-covid-19-fokus-digunakan-untuk-keselamatan-masyarakat.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Langkah konkrit terus dilakukan Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam upaya penanganan covid-19 di Sumsel. Salah satunya yakni dengan merealokasi anggaran untuk  penanganan wabah tersebut.

Untuk itu, agar penggunaan anggaran tersebut tepat sasaran, peran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sangat dibutuhkan.

"Tentu dalam pelaksanaan penggunaan anggaran penanganan covid tersebut, kita melibatkan KPK dan BPKP untuk mengawasi agar tepat sasaran. Kita ingin penggunaannya tetap berdasarkan akuntabilitas yang berlaku," kata HD disela Talkshow bersama salah satu stasiun televisi, Kamis (9/7) petang.

Sebab itu, lanjut HD, dirinya selalu mengingatkan agar Bupati dan Walikota yang ada di Sumsel selalu jeli dalam mengelolah anggaran untuk penanganan covid-19.

"Saya selalu mengingatkan penggunaan anggaran ini secara bertahap sesuai kebutuhan. Jangan sampai ada tujuan tertentu sehingga merugikan masyarakat. Jangan sampai juga ada bencana baru setelah ini, seperti tertangkap karena penyalahgunaan anggaran tersebut," tuturnya.

Menurut HD, anggaran penanganan covid-19 tersebut saat ini tetap difokuskan untuk keselamatan masyarakat Sumsel.

"Namun tenaga medis yang bertugas juga tidak bisa kita lupakan. Mereka merupakan benteng terkahir yang harus dijaga. Insentif atas jasa mereka juga kita berikan agar terus semangat dalam penanganan wabah ini," terangnya.

Meski fokus dalam penanganan covid-19, HD menerangkan pembangunan juga tidak boleh terhenti. Termasuk juga pembangunan dalam dunia pendidikan. Sebelumnya, HD juga telah berkomitmen menganggarkan APBD untuk meringankan beban kuliah untuk para mahasiswa Sumsel yang terdampak covid-19. Dimana 17 ribu lebih mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri dan swasta di Sumsel mendapatkan Rp 1 juta perorang. Tidak hanya itu, mahasiwa Sumsel yang ada di luar negeri pun mendapatkan bantuan tersebut.

"Pendidikan ini juga penting. Itu masa depan bangsa. Untuk itu kita juga berikan bantuan agar para mahasiswa yang terdampak wabah ini tetap bisa kuliah," bebernya.

Tidak hanya itu, pelaku UMKM juga tidak bisa dilupakan. Sebab, menurutnya, UMKM merupakan salah satu pilar yang dapat tetap menumbuhkan perekonomian meski di masa pandemi ini.

"Penanganan covid dan mencegah menurunnya ekonomi adalah hal yang bertolak belakang. Butuh ide agar hal itu bisa jalan beriringan. Untuk itu kita membuat terobosan dengan membantu UMKM baik dari segi modal maupun keterampilan. Namun itu juga belum cukup, kita juga menyiapkan pasar dengan turut mempromosikannya," jelasnya.

Diketahui, Talkshow dengan tema "Sinergi KPK dan BPKP Dalam Pengawasan Penanganan Pandemi Covid-19" dihadiri oleh Ketua KPK RI Firli Bahuri.Menurut Firli, saat ini KPK juga telah membentuk satgas pengawasan penggunaan anggaran penanganan covid-19.

"Kita ada satgas pengawasan penggunaan anggaran tersebut. Termasuk juga satgas penindakan jika nantinya ada penyalahgunaan anggaran tersebut," tegasnya.

Dikatakannya, KPK sendiri telah memberikan batasan-batasan terkait penyalahgunaan anggaran tersebut.

"KPK telah memberikan rambu-rambu. Semua kepala daerah sudah kita peringatkan dan jangan ada persekongkolan sehingga terjadinya penyalahgunaan anggaran," tuturnya.

Jika hal itu terjadi, lanjutnya, maka maksimal hukuman mati akan diberikan kepada para pelaku.

"Hukuman mati itu bukan ancaman. Itu terdapat dalam undang-undang. Anggaran ini untuk keselamatan rakyat, jadi jangan sampai ada penyalahgunaan tersebut," bebernya.

Dijelaskannya, saat ini KPK tetap melakukan langkah edukasi agar penyalahgunaan tidak terjadi.

"Memberantas korupsi tidak cukup dengan menangkap, kita bisa lakukan dengan cara mendidik. Kita cegat agar langkah untuk koruosi tidak terjadi. Jika masih terjadi, mau tidak mau kita harus tindak," paparnya.

Disisi lain, Firli mengapresiasi langkah Gubernur H Herman Deru yang telah memberikan bantuan untuk kelanjutan mahasiswa melalui APBD.

"Tentu saya apeesiasi. Ini sudah saya laporkan ke presiden. Upaya Gubernur ini sejalae dengan program pemerintah pusat. Saya harapkan daerah lain dapat meniru inovasi ini. Pendidikan ini memang penting untuk kemajuan bangsa," pungkasnya.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 14:10:00 +0000
Tebar 10 Ribu Bibit Lele Di Kampung Tangkal Covid 19 Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/tebar-10-ribu-bibit-lele-di-kampung-tangkal-covid-19.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM-Polres Muaraenim bersama Kodim 0404/Muaraenim dan Pemkab Muaraenim, menebar 10 ribu bibit ikan Lele dan Panen Sayuran di Kampung Tangkal Covid 19 Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, Jumat (10/7/2020).

Kunjungan Kapolres Muaraenim AKBP Donni Eka Syaputra bersama Bupati Muaraenim yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, hukum dan Politik Kabupaten Muaraenim Alfarizal, Dandim 0404 Muaraenim yang diwakili oleh Kasdim Kodim 0404 Muaraenim Mayor Inf Soegeng dan Pejabat Utama (PJU) Polres Muarenim. Kedatangan Kapolres Muaraenim dan Rombongan di Kampung Tangkal Covid 19 Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim di sambut Oleh Kapolsek Lembak IPTU Desi Azhari, Camat Lembak, Danramil 404-01 yang diwakili oleh Pelda Irwanto, Personil Polsek Lembak dan Kades Tapus beserta perangkat Desa. Kegiatan di awali dengan sambutan-sambutan dan setelah itu Kapolres Muaraenim dan rombongan memberikan bingkisan kepada masyarakat Desa Tapus yang kurang mampu yang

dilanjutkan dengan melakukan penebaran bibit ikan Lele sebanyak 10 ribu ekor. Setelah itu, melakukan kegiatan panen tanaman sayuran berupa pare, mentimun dan terong yang siap panen yang ada di kampung Tangkal Covid 19 Desa Tapus, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim.

Kapolres Muaraenim AKBP Donni Eka Syaputra S.H., S.I.K., M.M mengatakan bahwa dibentuknya Kampung Tangkal Covid 19, oleh Polres Muaraenim, TNI dan Pemda Muaraenim supaya pada saat kondisi Pandemi covid 19 Desa tersebut bisa menjadi Kampung Tangkal Covid 19 yang dapat mengoptimalkan ketahanan pangannya dengan melihat kondisi ketahanan pangan apa yang disesuaikan dengan daerah tersebut seperti sawah, sayuran, perternakan, perikanan dan sebagainya secara bersama-sama agar bisa menghidupkan desa tersebut sehingga bisa membantu perekonomian keluarga terutama pada kondisi pandemi Covid 19 saat ini.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 13:05:00 +0000
Ratusan Nelayan Muba Diverifikasi Kementerian ESDM Konversi BBM ke BBG Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/ratusan-nelayan-muba-diverifikasi-kementerian-esdm-konversi-bbm-ke-bbg.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA - Meningkatkan Kesejahteraan masyarakat di kabupaten Muba merupakan prioritas dan komitmen Bupati  Dr H Dodi Reza Alex Noerdin sebagai kepala daerah di kabupaten Muba.

Kali ini, Pemkab Muba melalui Dinas Perikanan Berhasil Ajukan Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) Bagi Nelayan, dan Kementerian ESDM lakukan Verifikasi. Sehingga ratusan nelayan Kabupaten Musi Banyuasin diverifikasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Verifikasi itu bagian dari program konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).

"Kita mulai melakukan verifikasi nelayan di Muba, apakah sesuai atau tidak dengan data yang disampaikan Dinas Perikanan Muba," ujar anggota Tim Verifikasi dari Direktorat Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Lewi, Kamis (9/7/2020).

Dikatakan Lewi, verifikasi ini berkat kerja cepat dan tanggap dari Dinas Perikanan Muba dalam mendata nelayan sehingga bisa langsung diajukan untuk diikutsertakan dalam program konversi BBM ke BBG. Dimana nelayan yang nantinya mendapat bantuan harus memenuhi syarat.

Adapun syarat nelayan penerima bantuan, diantaranya harus memiliki kartu nelayan yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), memiliki perahu bermesin, menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.

"Ini berdasarkan Perpres 38 tahun 2019 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga LPG Untuk Kapal Penangkap Ikan Bagi Nelayan Sasaran dan Mesin Pompa Air Bagi Petani Sasaran," jelas dia.

Adapun bantuan bersifat gratis kepada nelayanan ini berupa satu unit mesin kapal, satu set konverter kit kapal penangkap ikan dan pemasangannya yang terdiri atas pipa penyaluran, regulator, pencampur (mixer), serta peralatan lainnya dan tabung LPG 3 Kg beserta isinya, lalu alat pendukung lain.

"Tahun ini (2020) ada 25.000 paket bantuan mesin konversi yang diberikan untuk seluruh nelayan di Indonesia. Muba kita belum tahu berapa banyak nelayan yang menerima karena masih verifikasi," beber dia.

Sementara, Plt Kepala Dinas Perikanan Muba, Hendra Tris Tomy, mengatakan, adanya bantuan ini merupakan dorongan dari Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang sebelumnya mendapatkan tawaran dari Kementerian ESDM terkait bantuan konversi BBM ke BBG untuk nelayan.

"Atas inisiasi Bapak Bupati itulah kita langsung menyampaikan data usulan calon penerima ke Kementerian ESDM berupa data nelayan dan data kapal, baik itu merk mesin, type mesin kurang dari 7,5 Hp, daya mesin, jenis bahan bakar, dan jenis alat tangkap sesuai dengan format," terang dia. Seraya menambahkan pihaknya mengajukan data 505 nelayan.

Dengan adanya konversi ini, sambung dia, dipastikan adanya penghematan anggaran yang dikeluarkan nelayanan dengan hitungan jika menggunakan bahan bakar bensin dengan harga jual Rp6.500 per liter estimasi penggunaan 5 liter perhari, maka setiap bulannya anggaran yang dikeluarkan nelayan sebanyak Rp 975.000.

"Sedangkan jika menggunakan LPG dengan harga Rp18.000 per 3 Kg estimasi kebutuhan 1,2 Kg perhari, maka anggaran perbulan yang dikeluarkan sebesar Rp 240.000. Dengan begitu, nelayan dapat menghemat Rp 735.000 setiao bulannya," tandas dia.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 08:50:00 +0000
Hotel Santika Radial Promo Meeting Room dan Paket Akad Nikah Ekonomi & Bisnis http://www.lenterapendidikan.com/berita/ekonomi-bisnis/view/hotel-santika-radial-promo-meeting-room-dan-paket-akad-nikah.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Hotel Santika Radial Palembang menawarkan paket hemat dan lengkap meeting room dan paket akad nikah hemat. Siti Dewinta Anggraini Public Relation Hotel Santika Radial Palembang mengatakan, paket meeting yang  ditawarkan mulai dari setengah hari hingga full seharian.

"Kita ada tiga paket meeting yang disiapkan, paket pertama yaitu Half Day Meeting dengan harga mulai Rp 100 ribu per pax dengan benefit satu paket coffee break plus satu paket makan siang / makan malam," ujarnya.

Untuk paket kedua, lanjut dia, yakni Full Day Meeting yang dibanderol dengan harga Rp 150 ribu/pax dengan dua kali coffee break (snack box) ditambah dengan satu paket makan siang / makan malam.

"Paket ketiga Full Board Meeting dengan harga Rp 220 ribu dalam paket ini ada fasilitas berupa dua kali coffee break ditambah dengan satu paket makan siang dan satu paket makan malam," bebernya.

Dia menjelaskan, dengan mengambil paket meeting ini, akan ada bonus fasilitas pendukung rapat seperti LED proyektor, big screen, meeting kits, air mineral, flip chart, mic wireless, permen, dan standard sound system.

" Jadi peserta tinggal datang tanpa harus membawa barang karena kertas, pena atau pensil, juga disiapkan coffee break dan makan siang atau makan malam yang dikemas dalam bento/snack box. Untuk kapasitas meeting room mulai dari 10 hingga 60 pax mengikuti prosedur physical distancing," terangnya.

Siti menambahkan, Hotel Santika Radial Palembang juga menawarkan paket akad nikah sebesar Rp 3.750 juta untuk 30 pax. Paket tersebut sudah termasuk ruangan akad, meals untuk 30 orang, kamar tipe premiere untuk pengantin, chocolate fountain, sound system, LCD projector, free VIP parking, dan harga spesial untuk family room.

" Kita juga tetap memberlakukan protokol kesehatan untuk tamu maupun staff, pengecheckan suhu, hand sanitizer, cuci tangan dengan menggunakan sabun, penyemprotan disinfektan kepada alas kaki tamu, roda koper, penyemprotan disinfektan dalam kamar, dan penggunaan robot Hyla yg dicamput dgn disinfektan sebagai purifying dan agar kamar tetap steril," bebernya.

Swlain itu, semua staff wajib menggunakan masker, face shield dan sarung tangan.

"Kita lakukan standarisasi ini demi kesehatan, keamanan dan kenyamanan tamu.Jika anda berkenan untuk reservasi paket meeting new normal maupun paket akad nikah, anda dapat menghubungi (0711) 555 6655, 0821-8203-9100 Mia / 0812-8418-9567 Inggil. Instagram : @santikaradialpalembang atau Anda dapat langsung mendatangi Hotel Santika Radial Palembang di jalan Brigjen HM Dhani Effendi (Jalan Radial) No. 1688," pungkasnya.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 07:10:00 +0000
Biaya Rapid Tes diatas Rp150 Ribu Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/biaya-rapid-tes-diatas-rp150-ribu.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM-Adanya edaran dari Kemenkes RI yang mematok biaya rapid test maksimal Rp 150 ribu, membuat bingung instansi terkait yang melakukan rapid test. Pasalnya untuk harga satuan rapid test sudah diatas Rp 150 ribu.

"Mungkin untuk rapidnya saja bisa, tapi bagaimana dengan biaya APDnya apakah ditanggung pemohon rapid tes atau tidak," kata Kadinkes Muaraenim Vivi Mariani, S.Si, M.Bmd, Apt, Kamis (9/7/2020).

Menurut Vivi, berdasarkan perhitungan yang dilakukan Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit untuk biaya rapid test secara keseluruhan sekitar Rp 400 ribu. Namun nilai tersebut belum diberlakukan untuk di Kabupaten Muaraenim dan hingga sampai saat ini setiap Pemkab Muaraenim melakukan rapid test kepada masyarakat itu masih gratis dengan menggunakan dana Covid 19. Dan seandainya diberlakukan, tentu untuk nilainya kisaran sebesar Rp 400 ribu.

Dikatakan Vivi, pihaknya membeli alat rapid test tersebut ketika Covid 19 lagi mewabah sehingga langka dan harganya cukup mahal tergantung merk perusahaan yang menjualnya. Dan saat melakukan rapid tes, petugasnya juga harus menggunaakan Alat Pelindung Diri (APD) sehingga membutuhkan biaya lebih. Dan kita belum menetapkan besaran biaya bagi swasta.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 06:00:00 +0000
Pemerintah Support Program Kampung Tangkal Covid-19 di Muba Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/pemerintah-support-program-kampung-tangkal-covid-19-di-muba.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin diwakili Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi herzandi SH MH hadir langsung bersama Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK dan Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Saifudin Khoiruzzamani SSos Mhan pada kegiatan Video Conference, dan Peresmian Kampung Tangkal Covid-19 yang berada di Desa Gaja Mati Village 2 Kecamatan Babat Supat, Kamis (9/7/2020).

Kampung Tangkal Covid-19 sendiri, merupakan gagasan dari Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri MM.  Dalam kesempatan ini, Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIk mengatakan, kampung tersebut disiapkan untuk menghadapi Covid-19 dalam rangka menuju New Normal life.

“Apa itu New Normal, yaitu siap menghadapi tatanan kehidupan yang baru dengan mematuhi protokol kesehatan, dan harus tetap memakai masker, cuci tangan setiap selesai kegiatan dan harus jaga jarak,”ungkapnya.

Untuk menjaga imunitas masyarakat pasa suatu daerah agar virus tidak menyebar secara massif, lanjut Yudi diperlukan kesadaran individu – individu daerah tersebut. Maka dari itu, Kapolda Sumsel menginisiasi terbentuknya Kampung Tangkal Covid-19. Tak hanya itu, untuk menjaga ketahanan pangan, dimana Desa Gajah Mati memiliki potensi sehingga kita ajak bekerja sama dengan Polres Muba.

Sementara, Plt Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H Yudi herzandi SH MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten termasuk Polres Muba telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi kekhawatiran penyebaran Covid-19 serta kerawanan pangan agar tidak terjadi.

Yudi juga mengatakan Pemkab Muba mendukung program ketahanan pangan Kampung Tangguh Covid-19 Kabupaten Musi Banyuasin. Saat ini, lanjut Yudi, Pemkab Muba dan Polres bersama masyarakat bekerjasama dalam memanfaatkan lahan tidur agar kembali produktif. Salah satu upaya yang telah dilakukan dalam rangka mendukung program ketahanan pangan seperti dalam kesempatan ini melaksanakan kegiatan panen udang dan ikan nila, penanaman bibit jagung.

"Saya mewakili Pemerintah Kabupaten  Musi Banyuasin mengatakan akan terus bekerja sama dan semaksimal mungkin melaksanakan program tersebut. Perwujudan program ketahanan pangan  sebagai upaya mencegah  krisis pangan sebagai dampak dari pandemi Covid-19 serta tetap mengantisipasi penyebaran Covid-19,"tandasnya.

Acara diakhiri dengan pelepasan benih ikan nila, penanaman bibit cabe, dan semangka serta panen ikan guramai, patin, dan pepaya di Desa Gajah Mati Kecamatan Babat Supat.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 05:05:00 +0000
Herman Deru-Firli Bahuri Selesaikan Persoalan Aset Golf Kenten Pertamina Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/herman-deru-firli-bahuri-selesaikan-persoalan-aset-golf-kenten-pertamina.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Keinginan Gubernur Sumsel H.Herman Deru SH.MM menyelesaikan persoalan pemanfaatan aset bersama antara Pemkot Palembang, Prabumulih dan Kabupaten Banyuasin dengan PT.Pertamina Persero secara win-win solution kini menemui titik terang. Hal ini ditandai dengan Penandatanganan  Kesepakatan Pemanfaatan Aset Antara Pemerintah Daerah dengan PT Pertamina (Persero) di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel, Kamis (9/7/2020).

Penandatanganan tersebut dilakukan berbarengan dengan Rapat Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi oleh KPK dan dihadiri langsung oleh Ketua KPK RI Komjen Pol Drs Firli Bahuri, M.Si. Penandatanganan kesepakatan ini bahkan diikuti bupati/walikota se Sumsel secara virtual.

Ketua KPK RI Firli Bahuri mengatakan, dalam melakukan pencegahan korupsi KPK membangun 8 pencegahan. Di antaranya dengan memperkuat APIP, pengelolaan dan pengawasan dana desa serta pengelolaan aset daerah.

" Nah hari ini masuk dalam program pengelolaan aset daerah. Di Sumsel kita sudah tertibkan aset berupa lahan di Kenten Rp9 triliun. Supaya ada kemanfaatan tambah PAD baik kota/kab maupun provinsi. Ini juga tertibkan untuk memastikan bahwa aset negara tidak hilang," tegas Firli di hadapan awak media.

Menurutnya penertiban aset bersama Pemda dan BUMD serta BUMN tidak hanya dilakukan di Palembang, Sumsel. Tapi baru-baru ini KPK juga diakuinya juga melakukan penertiban aset negara di Sulsel dengan nilai yang cukup besar mencapai Rp21 triliun.

Mengenai kelanjutan pengelolaan aset ini diharapkannya dapat termanfaatjan dengan baik sehingga dapat memacu pertumbuhan ekonomi, sekaligus membuka lapangan pekerjaan. Dalam kesempatan itu, Firli juga sempat berpesan kepada semua kepala daerah yang hadir untuk menjaga situasi di masa pandemi ini tidak menjadi kondisi yang lebih buruk.

"Saya titip agar semua bisa jaga sistuasi pandemi ini tidak jadi kondisi yang lebih buruk. Apa yang kita lakukan sekarang pasti akan berpengaruh dengan Sumsel ke depan. Masa sulit ini perlu dikelola agar tidak gaduh dan tidak ada penyalahgunaan wewenang penggunaan anggaran, "ujarny

Selain pengawasan dalam pengelolaan aset dserah, saat ini kata Firli ada beberapa fokus area yang dilakukan KPK dalam rangka mendukung tercapainya sasarna strategis (KPK wide).  Di antaranya adalah korupsi terkait dalam bisnis seperti penerimaan dan laporan admnistrasi ekspor, impot, bea cukai dan pajak. Kemudian korupsi politik seperti penetapan regulasi, pendanaan partai, suap menyuap dan jual beli suara dan ketiga adalah korupsi pada penegakan hukum berupa proses berperkara, yudikatif (badan peradilan, pidana, perdata dan niaga) dan keempat adalah korupasi layanan publik di bidang pendidikan, kesejahteraan, kesehatan pusat pelayanan dan fasilitas publik.

Di tempat yang sama Gubernur Sumsel H.Herman Deru mengatakan berterimakasih atas inisiasi KPK sehingga lahirnya kesepakatan ini. Berkat gerak cepat KPK diakuinya masalah pemanfaatan aset yang sempat lama tersumbat kini dapat selesai sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

" Kita sangat berterimakasih sekali. Karena inisiasi KPK timbullah kesepakatan ini. Terimakasih juga pada Korsupgah KPK, BPKP yang telah memberikan masukan sehingga kita tidak habis waktu untuk bersengketa," jelasnya.

Bukan hanya penertiban aset, menurut HD pihaknya juga sangat membutuhkan bimbingan pimpinan KPK tentang bagainana cara mencegah sejak dini penyalahgunaan penggunaan anggaran ataubdana terkait refocusing dan realokasi di masa pandemi.

"Sumsel memang tidak sekaligus dalam melakukan refocusing dana tapi bertahap. Karna kita perlu memikirkan laju ekonomu, infrastruktur dan pendidikan.  Makanya kami harapkan betul bimbingannya . Agar jangan sampai tanah kelahiran ketua KPK justru jadi contoh buruk. Kami ingin ini terselenggarak sebaik mungkin," jelas HD.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 04:05:00 +0000
Muba Dukung dan Siap Terapkan Aplikasi Songket Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/muba-dukung-dan-siap-terapkan-aplikasi-songket.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Semenjak pandemi Covid-19 ada banyak kegiatan dalam tatanan baru yang menuntut kita untuk lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas namun tetap produktif yang kita lakukan guna meminimalisir covid-19.

Berbagai aplikasi buat untuk mempermudah segala kegiatan untuk mengurangi tatap muka.Juga membuat menjadi lebih canggih dan lebih memahami ilmu teknologi (IT). Seperti Sosialisasi Pembinaan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) dan Sosialisasi Aplikasi Sistem Pengelolaan Kepegawaian Terpadu (Songket) oleh Kantor Regional VII BKN Palembang hari ini, Kamis (9/7/2020) bertempat di Virtual Room Dinkominfo Muba.

Pada kesempatan tersebut  Kepala BKPSDM Muba Sunaryo SSTP MM mengatakan menyambut baik adanya aplikasi Songket yang merupakan sistem pengelolaan kepegawaian terpadu secara online.

"Ada hikmah di balik covid-19 kita di paksa untuk lebih modern, maka dari itu kami akan mendukung aplikasi ini. Mudah mudahan ini bisa menjadi pelayanan yang efektif dan efisien. Semoga dapat di terapkan dengan baik dan tepat,"Ucapnya.

Sementara itu, Tri Lestari Nugraheni SSos selaku Kepala Seksi Pengelolaan Arsip Kepegawaian Instansi yang di dampingi oleh rekannya Ika Uly Prasasty Manurung SKom Pranata Komputer Peratama dari Kanreg VII BKN Palembang, menjelaskan aplikasi ini muncul karena ada keterbatasan tatap muka selama Covid-19.

Aplikasi Songket yang mengakomodir pelayanan kepegawaian secara digital mulai diimplementasikan untuk pelayanan usul kenaikan pangkat jabatan struktural untuk periode 1 Oktober 2020 di empat lnstansi Daerah yaitu Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Batanghari  dan Kabupaten Muko-Muko.

Diadakannya Sosialisasi aplikasi Songket ini pengelolaan kepegawaian di lnstansi Daerah secara bertahap minggu ini untuk Sumsel dan yang terakhir itu di Babel. Dengan harapan semuanya dapat menerapkannya sesuai dengan prosedur yang telah dijelaskan.

"Kedepannya aplikasi songket ini akan diterapkan keseluruh lnstansi Daerah se-wilayah kerja Kanreg VII BKN Palembang yang meliputi berbagai usul kenaikan pangkat baik jabatan struktural, fungsional, maupun penyesuaian ijazah,"Ungkapnya.

Sistem dengan aplikasi songket  berorientasi pada paperless, dokumen yang telah scan dapat dipertanggungjawabkan, dokumen yang tersimpan secara digital juga dapat digunakan selama masih sesuai dengan per-UU.

"Adapun manfaat dari digitalisasi dokumen yaitu tidak perlu khawatir tentang keamanan data, lebih banyak menghemat waktu, kolaborasi yang mudah dan simple untuk dilakukan, integrasi yang lebih baik, lebih mudah dalam melakukan pemulihan dokumen begitu juga mendistribusikannya,"Tandasnya.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 03:15:00 +0000
Tiga Kurir Narkoba di Tuntut 17 Tahun Penjara Hukum & Kriminal http://www.lenterapendidikan.com/berita/hukum/view/tiga-kurir-narkoba-di-tuntut-17-tahun-penjara.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desmalita SH menuntut ketiga terdakwa kurir narkotika sabu seberat 972,94 gram yakni Alfian, Muhammad Reza Fahlevi dan Teuku Reza Johansyah,masing masing selama 17 tahun pidana penjara dan denda 1 miliar subsider 6 bulan. Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Kls 1 A Khusus Palembang secara visual, Kamis (9/7/2020).

"Perbuatan ke tiga terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat 2 UU RI no 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,"ujar JPU.

Usai mendengarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), majelis hakim yang diketuai Efrata SH menunda jalan persidangan pekan depan dengan agenda pledoi atau pembelaan dari penasehat hukum terdakwa pada persidangan selanjutnya.

Dalam dakwaan JPU, kejadian bermula pada Minggu tanggal (02/02/2020) sekira pukul 16.00 wib tepatnya di Daerah Irigasi Jeuneb Desa Lok Kusam Banda Aceh, terdakwa menerima bungkusan plastik warna hitam yang didalamnya berisikan Narkotika jenis shabu dengan berat brutto lebih kurang 1 kilogram, yang mana Narkotika jenis sabu tersebut diantarkan oleh orang yang tidak dikenal atas suruhan AL (DPO) untuk  terdakwa jual kembali kepada orang lain.

Kemudian terdakwa berangkat ke Lampung bersama sama rekannya yaitu Muhamad Reza Pahlevi (berkas terpisah) dan temannya yang lain yaitu Teuku Reza Johansyah,dengan mengunakan kendaraan mobil,sesampai di kota lampung,terdakwa menghubungi orang yang akan membeli narkoba tersebut,

Selanjutnya terdakwa juga menghubungkan teman Yanga ada di LP Batam, dan menyuruh membawa ke Palembang.

Sesampainya di Palembang, pada hari Jum’at tanggal (07/02/2020) sekira pukul 21.00  wib, terdakwa menghubungi orang yang akan membeli narkotika jenis sabu tersebut dan sepakat bertemu di Jalan Radial tepatnya di Halaman Parkir Alfamart Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang.

Pada saat teman Muhammad Reza Fahlevi akan menyerahkannya kepada si  pembeli  , tiba tiba terdakwa dan Muhamad Reza Fahlevi  langsung diamankan oleh anggota Dit Res Narkoba Polda Sumsel , yang mana orang yang akan membeli Narkotika jenis shabu tersebut merupakan anggota Kepolisian dari Dit Res Narkoba Polda Sumsel yang menyamar sebagai pembeli  (undercoverbuy).

]]>
Fri, 10 Jul 2020 02:05:00 +0000
Global Qurban ACT Sumsel Mudahkan Masyarakat untuk Qurban via Online Ekonomi & Bisnis http://www.lenterapendidikan.com/berita/ekonomi-bisnis/view/global-qurban-act-sumsel-mudahkan-masyarakat-untuk-qurban-via-online.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Menyambut Hari Raya Iduladha, umat muslim dari berbagai elemen masyarakat biasanya telah mempersiapkan hewan terbaik untuk di kurbankan. Namun, isu pandemi yang masih menyelimuti negeri selama beberapa bulan terakhir membuat pemerintah menerapkan pembatasan sosial terhadap segala bentuk aktivitas yang dapat menimbulkan kerumunan orang. Hal ini pun berimbas pada sistem pelaksanaan qurban yang berbeda di tahun ini.

Mengacu pada surat edaran Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan RI Nomor 0008/SE.PK.320/F/0  /2020 tentang pelaksanaan kurban dalam situasi Covid 19.  Pemerintah Kota Palembang pun mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk membeli hewan qurban di tahun ini melalui pemesanan daring/online.

Global Qurban dari Aksi Cepat Tanggap Sumatera Selatan (ACT Sumsel) pun menyambut baik imbauan tersebut. Lembaga kemanusiaan ini sudah mulai menggaungkan ajakan berqurban sejak awal Juni 2020 lalu. Mengusung tema Labbaik Berqurban Terbaik, ACT memanfaatkan teknologi informasi untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan ibadah qurban secara daring/online di laman resmi GlobalQurban.com .

Selain melalui laman resminya, Global Qurban juga bekerjasama dengan penyedia toko daring, aplikasi pembayaran nontunai, serta Gerai Retail seperti Giant, Hero, Transmart dan 212 Mart untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam menunaikan ibadah kurban secara online dan offline. Tak hanya itu, ada juga Agen Qurban yang siap memberikan pelayanan berkurban dengan berbagai penjelasannya.

“Ibadah Qurban menjadi salah satu bukti ketakwaan seorang muslim terhadap Tuhannya, dan Global Qurban ACT dalam hal ini ingin memfasilitasi umat muslim agar lebih mudah dalam menunaikan qurbannya, kami sangat menyambut baik upaya pemerintah dalam memberikan solusi terbaik bagi masyarakat yang memiliki niat berqurban namun terhalang karena adanya pandemi saat ini, tentu saja Qurban melalui daring/online bisa sangat memudahkan ya," jelas Deni selaku Kepala Cabang ACT Sumsel.

Dia menjelaskan, rangkaian program Global Qurban ACT merupakan program pemulihan dalam krisis perokonomian di masa pandemi. Selain menginisiasi Agen Qurban, ACT menargetkan 200 hewan qurban setara sapi dapat diimplementasikan untuk masyarakat prasejahtera maupun yang terdampak covid di beberapa kabupaten di Sumsel.

"Dengan pengalaman belasan tahun, Global Qurban berupaya memperluas manfaat kurban hingga ke berbagai belahan dunia. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan qurban dengan mudah melalui Global Qurban dapat ditunaikan melalui website (www.globalqurban.com/cabang/palembang)," pungkasnya. 

]]>
Fri, 10 Jul 2020 01:35:00 +0000
KPK Awasi Pengelolaan Dana Covid 19 Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/kpk-awasi-pengelolaan-dana-covid-19.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada seluruh Kepala Daerah untuk tidak bermain-main dengan pemanfaatan dana Covid 19. Bahkan KPK tidak main-main telah menyiapkan 15 Satgas Pencegahan Penyalagunaan Anggaran Covid-19 tersebut.

"Kita serius, bahkan kita telah siapkan delapan Satgas tambahan apabila kekurangan untuk menangani penyalahgunaan dan Covid 19 itu," tegas Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol Drs Firli Bahuri MSi, dalam Video Conference (Vidcon) di Ruang Rapat Bupati Muaraenim  Kamis (9/7/2020).

Dalam Vidcon tersebut, juga dihadiri Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemkot Prabumulih dan Pemkab Muba yang melakukan  penandatanganan kerjasama pemanfaatan aset antara Pemerintah Daerah dan PT. Pertamina (Persero) yang diwakilkan oleh Dirut Pertamina dan Kepala Daerah masing-masing.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Firli Bahuri, mengatakan ada empat fokus kerja KPK diantaranya Korupsi Bidang Bisnis yang banyak terdapat resiko Fraud Bisnis. Korupsi Bidang Politik meliputi penetapan regulasi pendanaan partai, suap menyuap, jual beli suara. Korupsi Bidang Penegakan Hukum terkait Proses berpekara dan Yudikatif. Korupsi bidang layanan publik mencangkup, Pendidikan, Kesehatan, Kesejahteraan, Pusat Pelayanan, Fasilitas Publik.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Sumsel ini menegaskan Beliau juga menjelaskan terkait permasalahan korupsi yang begitu besar disuatu daerah, KPK mempunyai terobosan berupa tiga pendekatan yaitu pendekatan pendidikan masyarakat, pendekatan pencegahan dengan melakukan kajian dengan memperbaiki sistem, dan pendekatan penindakan agar memberikan kesadaran hukum bagi masyarakat.

Sementara itu Plt Bupati Muaraenim H Juarsah mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Muaraenim siap mendukung penuh langkah KPK dalam penanganan korupsi, terkait temuan BPK-RI mengenai aset Pemkab Muaraenim yang belum bersertifikat, akan segera dipercepat penyelesaian, sehingga semua aset milik Pemkab Muaraenim bersertifikat dan legal.

]]>
Fri, 10 Jul 2020 00:50:00 +0000
Palembang Tertinggi Kasus Covid-19 Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/palembang-tertinggi-kasus-covid-19.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG- Tidak ada habis - habisnya Kasus Covid-19 di Sumsel, per hari ini kamis (9/7/2020), jumlah virus corona kembali bertambah 56 orang kini total kasus positif covid-19 di Sumsel menjadu 2.475. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumsel, Yusri, mengatakan penambahan kasus covid-19 hari ini berasal dari 7 daerah di Sumsel.

"Ya, palembang 44 orang, OKI 1 orang, Banyuasin 2 orang, Ogan Ilir 3 orang, Muba 1 orang, Muaraenim 1 orang, dan Lahat 4 orang,” katanya

Ia juga mengatakan, untuk jumlah total orang dalam pemantauan (ODP) per hari ini sebanyak 9094 orang. Untuk yang selesai dipantau sebanyak 7437 orang dan yang masih dipantau sebanyak 1657 orang.

Kemudian pasien dalam perawatan (PDP) sebanyak 1154 orang, PDP yang selesai dirawat sebanyak 728 orang dan masih dalam pengawasan dirawat sebanyak 426 orang.

“Untuk pasien sembuh ada penambahan sebanyak 8 orang, semuanya yang berasal dari Palembang. Jadi total yang sembuh di Sumsel 1230 orang,” ujarnya

Selanjutnya, untuk kasus meninggal hari ini ada penambahan sebanyak 1 orang dari Palembang, hingga total yang meninggal menjadi 114 orang.

]]>
Thu, 09 Jul 2020 19:50:00 +0000