Lentera Pendidikan.Com http://www.lenterapendidikan.com/ Lentera Pendidikan id 2017 Lentera Pendidikan.Com www.desa-coding.com Thu, 24 Sep 2020 07:04:13 +0000 Kabid SMA Dinas Pendidikan Sumsel : Keselamatan dan Kesehatan Siswa Prioritas Utama Sekolah http://www.lenterapendidikan.com/berita/sekolah/view/kabid-sma-dinas-pendidikan-sumsel-keselamatan-dan-kesehatan-siswa-prioritas-utama.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Hingga saat ini wabah pandemi covid 19 masih melanda Indonesia termasuk Sumsel. Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel masih melihat kondisi terbaru pesien covid 19 di setiap kabupaten dan kota untuk penentuan  perpanjangan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring bagi siswa SMA.

Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Marhendata Musai mengatakan, pihaknya masih melihat kondisi terbaru terkait  wabah covid 19 di setiap kabupaten dan kota.

"Kalau mengharuskan diperpanjang, kita usulkan kepada Gubernur agar pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang. Kita lihat dulu wabah covid 19 ini, pasiennya bertambah atau berkurang. Kalau belum menunjukkan penurunan jumlah pesien covid 19, maka PJJ akan diperpanjang hingga Desember," ujarnya saat diwawancarai diruang kerjanya, Rabu (23/9/2020).

Marhendata Musai mengungkapkan, kesehatan siswa adalah prioritas utama. "Bagi kami keselamatan dan kesehatan siswa jadi prioritas. Sebagai contoh, beberapa waktu lalu di Muratara sudah ada SMA yang sekolah tatap muka. Ternyata setelah kita pantau, terjadi penambahan pasien covid 19, kami langsung menelpon ketua MKKS Muratara untuk rapat dengan Kepsek agar sekolah tatap muka dihentikan sementara selama 14 hari," bebernya.

Menurutnya, pembelajaran jarak jauh adalah hal yang penting dalam mencegah penyebaran covid 19. "Kita tidak ingin terjadi cluster baru di sekolah. Jadi pilihan terbaik saat  ini adalah lebih baik siswa belajar dirumah dengan metode daring," ucap Marhendata Musai.

Lebih lanjut dia menuturkan, terkait bantuan kuota internet bagi siswa dari pemerintah minggu ini sudah masuk. Selain itu, Sekolah juga bisa pakai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pembelian kuota internet baik bagi guru dan siswa. "Jadi tidak ada alasan Pembelajaran Jarak Jauh tidak bisa dilaksanakan. Jangan ada alasan PJJ terhambat karena kuota internet," tandas Marhendata Musai.

Sementara itu, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Parmin menambahkan, berdasarkan pantauan yang dilakukan sampai saat ini belum ada SMA di Sumsel yang melakukan pembelajaran tatap muka.

"Kan sudah ada  Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, yang menyatakan satuan pendidikan yang siap dan ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka memiliki opsi untuk melaksanakannya secara bertahap dengan protokol kesehatan yang ketat. Intinya kesehatan anak anak adalah hal yang utama," pungkasnya.

]]>
Thu, 24 Sep 2020 07:10:00 +0000
Bupati Ajak Jaga Imunitas Tubuh Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/bupati-ajak-jaga-imunitas-tubuh.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA- Peraturan mengenai Protokol Kesehatan (Prokes) hingga kini terus disosialisasikan ke tengah masyarakat, terutama mengenakan masker. Selain itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Musi Banyuasin memberikan minuman tradisional, serta rebusan daun sungkai.

Hal itu dilakukan, bertujuan agar meningkatkan daya than tubuh sehingga dapat terhindar dari penyakit yang menular.  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muba, dr H Azmi Dariusmansyah MARS, mengatakan, Dinkes melalui bidang pelayanan kesehatan seksi pelayanan primer dan tradisional, melakukan salah salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh.

“Salah satunya dengan  mengkonsumsi minuman tradisional seperti jamu empon empon. Rebusan daun sungkai yang menurut penelitian efektif meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat terhindar dari penyakit menular,” imbuhnya

Lanjutnya, minuman tradisional, di tengah masa pandemi COVID-19 Dinkes melakukan sosialisasi ke puskesmas untuk menggunakan obat obat tradisional, yang tujuannya untuk peningkatan antibodi.

“Ini kita secara rutin memberikan bantuan minuman tradisional seperti empon – empon dan rebusan daun sungkai untuk pasien di gedung sehat dan juga untuk tenaga kesehatan yang bertugas di gedung sehat,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengingatkan, agar tetap terus menjalankan protokol kesehatan dengan 3M menggunakan Masker, Mencuci tangan sesering mungkin dan Menjaga jarak.

“Satu hal yang perlu dilakukan dan ini sangat penting adalah jaga imunitas tubuh dengan rutin mengkonsumsi minuman  tradisional dan olahraga secara teratur semoga pandemi ini segera berakhir dan tetap jaga kesehatan,” imbuhnya

Terpisah, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin, di tengah wabah Pandemi COVID-19 ini, ia tidak henti - hentinya mengajak masyarakat untuk tetap semangat dan mendisiplinkan diri dalam menghadapi wabah tersebut. "Mari kita bersabar, tetap semangat berjuang. Ini pasti berlalu. Sekarang kita harus tetap waspada," ujar orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini.

Lebih lanjut Dodi mengatakan, masyarakat diminta untuk berperan serta dan aktif dalam hal pencegahan penyebaran, dimulai dari pendisiplinan diri sendiri dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Ayo sama-sama kita mencegah penyebaran. Mulai sekarang berdisiplinlah," ajak Dodi.

Berbagai upaya, telah dilakukan termasuk meringankan beban masyarakat terdampak COVID - 19 dengan memberikan bantuan. Bantuan itu diberikan oleh pemerintah pusat maupun daerah, baik berupa uang maupun sembako.

"Ada optimisme yang harus kita jaga kalau tahun depan ada kegiatan, tentu Protokol Kesehatannya sudah jauh lebih baik, harus diatur semuanya. Mulai dari sekarang berdisiplin. Ayo kita cegah penyebaran, supaya tahun depan kita bisa memulai lagi berbagai kegiatan," tukasnya.

]]>
Thu, 24 Sep 2020 06:00:00 +0000
Ditangkap Polisi Karena Mencuri HP Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/ditangkap-polisi-karena-mencuri-hp.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Gustian Adinata alias Yian (28) warga Dusun Tanjung, Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, berhasil dibekuk setelah mencuri HP milik Eli Sinaga (38) warga  Desa Kempar, Kecamatan Kempar, Kabupaten Kempar, Provinsi Riau. Sedangkan rekan pelaku Agi (25) warga Desa Sleman, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim masih buron, Rabu (23/9/2020).

Kejadian pencurian tersebut terjadi pada hari Kamis tanggal 3 September 2020 sekitar pukul 14.30 di dalam mess PT. Wika di Jalan Lintas Baturaja tepatnya samping Laponta Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Pada saat kejadian, korban sedang istrihat didalam mess. Kemudian datanglah pelaku dengan berpura - pura bertamu dan langsung merampas Handphone milik korban. Setelah pelaku berhasil mengambil Handphone milik korban pelaku langsung berlari keluar mess dan diluar telah menunggu teman pelaku yang siap dengan sepeda motornya dan langsung tancap gas melarikan diri kearah Tanjung Enim. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,6 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lawang Kidul untuk ditindak lanjuti.

Setelah menerima laporan, langsung dilakukan penyelidikan sekitar dua pekan akhirnya menemukan titik terang dimana Reskrim Polsek Lawang Kidul mendapatkan informasi bahwa pelaku yang bernama Gustian Adinata alias Tian terlihat sedang berada dirumahnya.

Kemudian  Kapolsek Lawang Kidul AKP Azizir Alim, SH, MM memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Yulisman SH beserta anggota Unit Reskrim Polsek Lawang Kidul melakukan penangkapan pelaku Gustian Adinata yang sedang berada didalam rumahnya. Dari hasil interogasi pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian dengan kekerasan bersama temannya yang bernama Agi Destarian alias Bregew (DPO) dengan mengambil paksa Handphone Samsung A20 warna Biru milik korban dan Handphone tersebut sudah pelaku jualkan kepada orang lain.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Lawang Kidul AKP Azizir Alim, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang tersangka Gustian Adinata alias Yian bersama barang buktinya yakni satu helai pakaian kaos oblong warna Hitam dan

satu helai celana pendek warna Putih, untuk penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan rekan tersangka masih dalam pengejaran sebab indentitasnya sudah dikantongi. Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 365 ayat 1 dan 2 ke 2 KUH Pidana tentang Pencurian Dengan Kekerasan. 

]]>
Thu, 24 Sep 2020 05:05:00 +0000
Bersama Rois Syuriah PWNU Sumsel, Bupati Muba DRA All Out Syiar Agama Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/bersama-rois-syuriah-pwnu-sumsel-bupati-muba-dra-all-out-syiar-agama.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex menerima Jajaran Rois Syuriah Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan yang dikomandoi Kyai Afandi, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9/2020).

Rois Syuriah PWNU Sumsel KH Abdul Hadi menyampaikan tujuannya menghadap Bupati Muba adalah untuk bersilaturahmi sekaligus meminta dukungan terkait kegiatan Peringatan Hari Santri ke-22 dan Lomba Baca Kitab Kuning yang akan dilaksanakan di Kecamatan Sungai Lilin, pada tanggal 31 Oktober 2020 mendatang.

"Dalam pelaksanaannya nanti protokol kesehatan COVID-19 akan tetap kita patuhi," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Muba menuturkan Pemerintah Kabupaten Muba sangat memperhatikan untuk syiar agama Islam, dan memberikan bantuan kepada pondok pesantren yang ada.

"Apa yang bisa kami perbuat, kami lakukan khususnya untuk Nahdatul Ulama. Terkait dengan acara, kami menyambut baik, hanya saja kami  menitip pesan pada saat pembukaan kalau misalnya bisa diatur, dilakukan seminimal mungkin dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan," ucap Dodi.

Sementara itu Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Muba H Opi Pahlopi selaku Ketua Ikatan Persaudaraan Pesantren se-Kabupaten Muba mengatakan anggaran untuk kebutuhan syiar agama Kabupaten Muba ditahun 2021 adalah sebesar Rp.10 miliar.

"Dana tersebut sudah disetujui DPRD, InshaAllah dana akan kita gunakan sebagaimana mestinya," ujar dia.

]]>
Thu, 24 Sep 2020 04:25:00 +0000
Begal Sadis, Babak Belur Dihajar Massa Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/begal-sadis-babak-belur-dihajar-massa.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Satu dari dua pelaku begal yakni Syawaludi (24) warga Desa Tanjung Miring, Kecamatan Sungai Rotan, Kabulaten Muara Enim, babak belur dihajar massa. Sedangkan rekannya EG (35) warga sedesanya menjadi buronan Polisi, Selasa (22/9/2020).

Pelaku ditangkap setelah gagal melakukan begal motor terhadap Amin Syukur (30) dan istrinya Suratmi (31) warga Desa Lunas Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI. Kejadian begal tersebut pada hari Minggu tanggal 20 September 2020 sekitar pukul  21.00 di Jalan Raya Desa Modong, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim. Pada saat itu, korban Amin Syukur yang membonceng istri dan anaknya menggunakan motor Honda Beat warna Putih lis Hitam BG 4605 OY, baru pulang dari Palembang menuju ke rumahnya Desa Lunas Jaya. Ketika motornya

melintas di jalan dari Desa Alai menuju Desa Modong tepatnya di depan kandang Ayam Desa Modong, korban mendahului satu unit sepeda Motor Yamaha Vega R warna Hitam Merah yang dikendarai dua orang laki laki yang tidak dikenal. Tidak lama kemudian sepeda motor yang dikendarai dua pelaku tiba-tiba mengejar dan memepet sepeda motor korban dari arah sebelah kanan sambil  salah seorang pelaku berteriak meminta korban menghentikan motornya. Gelagat tidak baik, korban tidak mau menghentikan laju kendaraannya sehingga pelaku marah dan mencoba memukul korban dengan sepotong kayu dan mencoba menarik tangan istri korban namun terlepas. Merasa upayanya sia-sia, kemudian salah satu pelaku EG (DPO) yang duduk dibelakang langsung menodongkan dan menembak sebanyak satu kali ke arah sepeda motor korban namun korban tetap memacu kendaraannya. Dalam kondisi genting, tiba-tiba dari arah berlawanan datang sebuah mobil truck. Karena takut dan panik sehingga sepeda Motor yang dikendarai korban hilang keseimbangan lalu terjatuh kearah sebelah kiri jalan, sedangkan sepeda motor kedua pelaku jatuh ke sebelah kanan jalan. Kemudian korban menyelamatkan istri dan anaknya, dan disaat bersamaan mobil truk berhenti untuk memberikan pertolongan kepada korban. Melihat mobil truck tersebut berhenti memberikan pertolongan, kedua pelaku langsung tancap gas melarikan diri kearah Desa Modong dengan menggunakan sepeda motor.

Setelah aman, korbanpun langsung menghubungi keluarganya di Desa Pandan memberitahukan jika dirinya baru saja ditodong. Lalu pihak keluarga korban langsung menghubngi Polsek Tanah Abang, Kabupaten PALI dan berupaya mencari serta mencegat kedua pelaku berdasarkan ciri ciri sepeda motor dan pakaian yang digunakan kedua pelaku. Setelah dilakukan pencarian, keesokan harinya, anggota Polsek Tanah Abang memberikan informasi bahwa sekitar pukul 03.00 telah berhasil mengamankan salah seorang pelaku atas nama Sawaludi yang babak belur dari amukan massa.

Karena menderita luka-luka, pelaku dibawa ke Puskesmas Tanah Abang untuk diobati dan setelah itu diamankan ke Polsek Tanah Abang, Kabupaten PALI. Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Sungai Rotan langsung menuju ke Polsek Tanah Abang, dan ketika dilakukan interograsi pelaku mengakui jika memang benar ia bersama rekannya EG (DPO) telah melakukan penodongan sepeda Motor di Desa Modong dengan cara memepet dan menembak korban. Kemudian pelaku dan barang bukti langsung dibawa dan diamankan ke Polsek Sungai Rotan untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra, membenarkan jika pihaknya telah mengamankan satu orang tersangka begal dari masyarakat dengan kondisi babak belur dengan luka di bagian kepala, dagu, kaki dan mengalami luka memar pada bagian sekitar mata dan wajah. Selain itu, juga mengamankan juga barang bukti yakni satu unit sepeda motor Honda Beat warna Putih lis Hitam BG 4605 OY, Satu unit sepeda motor Yamaha Vega R warna Merah Hitam, Satu buah tas pinggang Merk Biskuat warna Merah Hitam, dan Satu buah kunci Letter T warna Hitam. Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 365 jo 53 KUHPidana.

]]>
Thu, 24 Sep 2020 03:15:00 +0000
DJP Sumsel-Babel Sebut Muba Daerah Terbaik Implementasi KSWP Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/djp-sumsel-babel-sebut-muba-daerah-terbaik-implementasi-kswp.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus mengukir prestasi cemerlang dengan kerja nyata dan serta komitmen dalam membangun kemajuan Kabupaten Muba.

Kali ini, Rabu (23/9/2020) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral pajak (DJP) Provinsi Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP)Terbaik di Tingkat Pemerintah Daerah dan Rekonsiliasi Pajak-pajak Pusat dari tahun 2017 sampai tahun 2020 di provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan kepulauan Bangka Belitung kepada Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9/2020).

Dalam kesempatan ini, Kepala Kanwil DJP Sumatera Selatan dan kepulauan Bangka Belitung Dr Ir Imam Arifin mengatakan bahwa pihaknya mengapresiasi langkah dan komitmen Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dr H Dodi Reza Alex yang sudah mengelola KSWP tersebut dengan baik.

Ia juga katakan, akan senantiasa mendukung program kerja pemerintah daerah di Muba, dalam rangka mewujudkan Muba Maju Berjaya 2022 melalui pemberian pelayanan perpajakan terbaik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Terima kasih, pak Bupati beserta jajarannya yang hadir atas sambutannya kepada kami hari ini. Pak Bupati, kami katakan Kabupaten Muba ini adalah salah satu kabupaten terbaik di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan dalam Implementasi Konfirmasi Status Wajib Pajak. Oleh karena itu, kehadiran kami disini selain untuk silahturahmi dan ingin belajar, kami juga akan sekaligus menyerahkan secara langsung apresiasi kami kepada Pemkab Muba yaitu DPMPTSP sebagai DPMPTSP terbaik dalam Implementasi KSWP di Tingkat Pemerintah Daerah dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2020,"ungkapnya.

Sementara,  Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA didampingi Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengucapkan terima kepada Kementerian Keuangan RI melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral pajak (DJP) provinsi Sumatera yang telah memberikan Pemkab Muba penghargaan

"Terkait dengan upaya upaya yang kami lakukan adalah bagaimana kita mengelola sumber-sumber keuangan daerah, termasuk juga optimalisasi pajak retribusi untuk digunakan kembali untuk daerah kita .Alhamdulillah tim kita memang cukup solid terkait pajak dan retribusi pengelolaan keuangan dan perizinan,"ungkapnya

Meskipun telah berkali-kali mendapatkan ranking dan apresiasi dari pemerintah pusat, justru memacu kita untuk menambah lagi apa sebetulnya yang menjadi sumber sumber-sumber yang bisa kita optimalkan, dan apa yang menjadi pelayanan bisa kita lebih optimalkan lagi. Jadi dengan melayani, berinovasi dan juga mengali sumber sumber yang ada di Muba ini saya pikir penghargaan akan datang dengan sendirinya,"katanya.

Dodi juga menambahkan Pemkab Muba juga senantiasa menjunjung tinggi prinsip keadilan dalam setiap pelaksanaan tugas perpajakan. "Kami siap membantu dan bekerjasama dengan kementerian juga senantiasa akan bersinergi dan membuka komunikasi yang baik dengan semua pihak. Jadi konsen kami kedepannya adalah bagaimana agar bisa mengerakkan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional karena jika daerahnya sehat pasti ekonomi sehat," pungkasnya.

]]>
Thu, 24 Sep 2020 02:50:00 +0000
Kemenag Gelar Doa Bersama Untuk Menteri Agama Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/kemenag-gelar-doa-bersama-untuk-menteri-agama.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Jajaran aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan membaca yasin dan doa bersama untuk kesehatan Menteri Agama RI Jenderal (purn) Fachrul Razi di Mushola Kanwil Kemenag Sumsel, Rabu (23/9/2020).

Kegiatan ini dihadiri langsung Kakanwil Kemenag Sumsel Dr. Drs. H. Mukhlisuddin SH, MA, Kabag Tata Usaha H. Abadil S.Ag, M.Si, para kepala bidang, kasubbag, dan kasi, serta sejumlah pegawai Kanwil Kemenag Sumsel.

Kakanwil Kemenag Sumsel H. Mukhlisuddin menuturkan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud kebersamaan di lingkungan Kemenag. Menurutnya, kegiatan pembacaan yasin dan doa untuk Menteri Agama juga juga berarti mendoakan warga Kemenag Sumsel secara keseluruhan.

“Kalau kita berbuat baik untuk orang lain, yakinlah bahwa perbuatan tersebut juga untuk kebaikan kita sendiri. Kalau kita mendoakan orang lain atau dalam hal ini Menteri Agama, itu artinya kita mendoakan diri kita juga,” ujarnya.

Mukhlisuddin berharap, Menteri Agama segera kembali pulih setelah sempat divonis terpapar Covid-19. Sehingga dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

“Kita berdoa semoga Bapak Menteri Agama bisa kembali bekerja dengan normal, memimpin warga Kementerian Agama, dan menjalankan tugasnya dengan paripurna,” harapnya.

Sementara itu, Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Dr. H. Saefudin M.Si menambahkan, kegiatan pembacaan yasin dan doa untuk Menteri Agama tidak hanya dilaksanakan di Kanwil Kemenag Sumsel. Namun juga di Kantor Kemenag Kabupaten/Kota serta madrasah dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan.

“Selain mendoakan Pak Menteri Agama, kita juga mendoakan kesembuhan bagi rekan-rekan ASN Kemenag yang mendapatkan cobaan sakit, tidak hanya karena terpapar Covid-19, namun juga segala macam penyakit. Semoga kita semua senantiasa senantiasa sehat dan bisa menjalankan aktivitas pelayanan dengan baik,” harap Saefudin.

]]>
Thu, 24 Sep 2020 01:25:00 +0000
Imbau Pedagang Segera Pindah Lapak Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/imbau-pedagang-segera-pindah-lapak.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Menyikapi masih adanya beberapa pedagang yang masih saja menggelar dagangan di jalan dari arah Jalan Kapten A Rivai menuju ke arah Pasar Inpres, Pemkab Muba melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Muba didampingi Tim Pemantauan dan Pengamanan Pasar dari TNI, Polsek Sekayu serta Sat Pol PP Muba turun langsung ke lokasi guna melakukan himbauan dan arahan serta menyampaikan Surat Pemberitahuan Peringatan Ketiga kepada para pedagang di lokasi tersebut, Rabu (23/9/2020).

Dalam penjelasannya Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Muba, Azizah SSos MT menyampaikan bahwa sesuai dengan ketentuan peraturan tentang PKL dan Izin Usaha Perdagangan serta Tata Ruang Kabupaten Muba, maka dilarang melakukan aktivitas perdagangan di kawasan tersebut.

"Para pedagang diminta agar segera kembali berdagang/berjualan di tempat yang sudah disediakan Pemkab Muba, yaitu di Pasar Randik Sekayu. Surat pemberitahuan sudah disampaikan sebanyak tiga kali dan apabila masih tetap berjualan di tempat tersebut, maka akan diambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,"ujar Azizah.

Dikatakan Azizah, para pedagang diberi waktu tiga hari sejak diterimanya surat tersebut untuk kembali ke tempat mereka di Pasar Randik. Pemkab Muba sudah merelokasi dan menyediakan tempat di Pasar Randik sejak satu tahun lalu, maka bagi yang masih membandel menggelar dagangan di pinggir jalan tersebut tentu akan diambil tindak tegas.

"Karena kita ingin kawasan ini tertib dan tidak lagi terjadi adanya pedagang-pedagang yang berjualan di tempat ini. Tugas kami adalah menjaga ketertiban umum dan menjadikan kawasan tersebut sesuai dengan peruntukannya,"jelasnya.

Sementara itu Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi menghimbau agar masyarakat yang sampai saat ini masih membuka lapak atau berdagang di sepanjang Jalan Kapten A Rivai menuju ke arah pasar Inpres, kiranya mematuhi aturan yang telah di tetapkan Pemkab Muba.

"Setahun yang lalu Pemkab Muba sudah menyediakan fasilitas di Pasar Randik Sekayu, kan sudah disepakati bersama bahwasannya para pedagang di relokasi kesana agar kawasan ex.Pasar Talang Jawa dapat tertib dan rapi. Maka dari itu tolong kerjasamanya dari para pedagang agar tetap mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan,"pungkasnya.

]]>
Thu, 24 Sep 2020 00:15:00 +0000
Sisir SDM Usia Produktif Bidang Kelistrikan Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/sisir-sdm-usia-produktif-bidang-kelistrikan.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dibawah kepemimpinan Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA dan Wakil Bupati Muba Beni Hernedi SIP terus melakukan percepatan pencapaian visi dan misi.

Salah satunya di bidang ketenagakerjaan, kali ini Bupati Muba Dr Dodi Reza diwakili Wakil Bupati Muba Beni Hernedi mulai menyisir dan menginventarisir SDM lokal usia produktif bidang kelistrikan untuk mendapatkan pelatihan dari BLK-Disnaker Muba dengan menggandeng PLN.

Pelaksanaan Kesepakatan Bersama (MoU) dan Perjanjian Kerjasama kali ini dilakukan Pemkab Muba bersama PLN (Persero) Wilayah Sumsel.

"Kerjasama ketenagakerjaan kali ini kita fokuskan di bidang kelistrikan, jadi kita menyisir SDM lokal di usia produktif untuk mendapatkan pelatihan dari BLK-Disnaker dengan bekerjasama bersama PLN Sumsel," ungkap Wabup Muba Beni Hernedi yang juga Ketua PMI Muba.

Dijelaskan Beni, ada beberapa kerjasama yang dijajaki nantinya, diantaranya kerjasama Pelatihan dan Penyiapan Kompetensi  dan wirausaha bagi Pencari Kerja Lokal khususnya usia produktif (pemuda/milenial) agar bisa bersaing di pasar kerja industri terutama di perusahaan dlm wilayah Muba khususnya.

Lalu, Kerjasama Pelatihan dan Penyiapan bagi Pencari Kerja Lokal khususnya usia produktif (pemuda/milenial) untuk Jurusan Kelistrikan.

"Kemudian, Kerjasama pemagangan seluruh peserta pelatihan yang dilaksanakan oleh BLK-Disnaker Muba terutama Jurusan Kelistrikan," imbuhnya.

"Pelatihan dan Penyiapan Tenaga Pencari Kerja Lokal Penyandang Disabilitas agar dpt diterima bekerja di sektor swasta dan pembinaan kewirausahaan," tambahnya.

Beni menambahkan, tujuan kerjasama ini dilakukan guna membangun Komitmen bersama mengurangi angka kemiskinan.

"Selain itu, membangun Komitmen bersama mengurangi angka pengangguran dan Peningkatan SDM para Pencari Kerja Muba agar dapat bersaing di pasar kerja industri," ulasnya.

Kepala Disnaker Muba, Mursalin menerangkan kerjasama ini juga lanjutan dari kerjasama-kerjasama sebelumnya dalam upaya pemberdayaan SDM lokal di Muba agar dapat terserap dalam dunia kerja.

"Selain itu, dengan kerjasama ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan daya saing SDM tenaga kerja di Muba," ucapnya.

Lanjut Mursalin adapun dalam pertemuan tersebut PLN sepakat membangun kerjasama dengan BLK-Disnaker Muba dalam pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) - jurusan kelistrikan utk pencari kerja di Muba sekaligus siap menerima program pemagangan-sertifikasi industri di PLN utk seluruh jurusan selain kelistrikan.

"Hal ini merupakan langkah strategis untuk penyiapan tenaga kerja bidang keistrikan di Muba. Karena sertifikasi bidang kelistrikan dapat diserap oleh pasar kerja sektor lainnya seperti perkebunan, kehutanan, pertambangan dan lain-lain," ulasnya.

Selain itu pula, pelatihan kewirausahaan yang berbasis kemitraaan dalam hal pelatihan, modal usaha dan pemasaran dan Siap membantu infrastruktur kelistrikan untuk wilayah relokasi trasnmigrasi Jud nganti SP3.

"Kemudian, PLN siap bekerjasama penyaluran program kebeasiswaaan para pencari kerja di Muba.

Sementara itu, Manager PLN UP3 PLB Nanang Prasetyo, menyambut baik kerjasama dalam bidang pemberdayaan SDM lokal Muba di bidang kelistrikan. "Kami siap bekerjasama dengan Pemkab Muba, apalagi tujuan kerjasama ini sangat positif sekali," terangnya.

Nanang berharap, agar melalui kerjasama ini nantinya pihak PLN dapat turut andil berkontribusi meningkatkan kualitas SDM Muba di bidang kelistrikan. "Semoga nantinya kerjasama ini berjalan lancar dan baik," tandasnya.

]]>
Wed, 23 Sep 2020 22:05:00 +0000
Herman Deru Harapkan "FOKKUS" Fokus Syiarkan Islam Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/herman-deru-harapkan-fokkus-fokus-syiarkan-islam.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG- Keberadaan ustadz dan ustadzah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ustadz dan Ustadzah (FOKKUS) Sumsel diharapkan dapat memperluas syiar dan dakwah Islam di tengah masyarakat, mengingat  tugasnya yang sangat multifungsi.

"Saya ucapkan selamat atas terbentuknya FOKKUS Sumsel. Saya tertarik forum ini karena  fungsinya sangat mulia. Ustdz dan ustadzah dimaknai  multifungsi,  ada kalanya menjadi guru, penceramah, imam, atau sebagai  penyelenggaraan pengurusan jenazah, pembaca doa, tahil atau zikir," ucap Herman Deru saat menerima pengurus  FOKKUS Sumsel periode  2019-2023 bertempat di ruang audensi gubernur, Rabu (23/9/2020).

Di kesempatan itu HD berharap FOKKUS Sumsel dapat membuat peraturan organisasi yang jelas kriteria seorang ustadz atau ustazah. Selain itu Herman Deru juga memberikan masukan agar anggota FOKKUS  berlaku  secara umum tidak hanya terbatas pada aliran tertentu saja. Mengingat  FOKKUS terbentuk tidak lain tujuannya untuk syiar dan dakwah Islam.

"Karena tujuan forum ini untuk syiar demi kemaslahatan umat. maka jelas yang ingin didapat bukan profit," harapnya sembari menyebut, dirinya  akan usakan untuk hadir pelantikan pengurus FOKKUS  dalam waktu dekat.

Sementara itu sebelumnya  Ketua FOKKUS Sumsel  M. Solihin mengucapkan terimakasih atas kesediaan gubernur meluangkan waktunya  menerima audensi pengurus FOKKUS Sumsel.

"Terimakasih pak Gubernur telah menerima audensi kami. Sekaligus kami laporkan forum ini sudah memiliki legalitas dan siap membantu suksesnya program Pemprov Sumsel," terangnya.

Solihin menyebut,  FOKKUS Sumsel ini sudah resmi menjadi satu organisasi yang dalam waktu dekat akan menggelar pelatihan khotib dan bilal se-Sumsel.

"Ini semua kita programkan sesuai dengan masukan dan saran dari pak Gubernur," tandasnya.

]]>
Wed, 23 Sep 2020 21:10:00 +0000
Lagi, Tenaga Medis RSMH Meninggal Karena Covid-19 Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/lagi-tenaga-medis-rsmh-meninggal-karena-covid-19.html Lentera -PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Satu lagi tenaga medis di RSMH Palembang I Wayan Sukanata yang bertugas di bagian Radiologi atau perekaman (Rontgen)  meninggal dunia pada hari Rabu (23/9), pukul 03.00 WIB setelah terpapar Covid-19.

Humas RSMH Palembang, Ahmad Suhaimi mengatakan, tenaga medis tersebut sudah menjalani perawatan di RSMH Palembang selama 8 hari sejak terpapar Covid-19.

“Setelah berjuang melawan Covid-19 yang sudah terpapar dalam tubuhnya. Tenaga medis ini dirawat dan diisolasi secara ketat, namun Tuhan berkata lain, dan I Wayan Sukanata meninggal dunia. Ini menjadi duka mendalam untuk kami," katanya.

Suhaimi menuturkan, sebelumnya ada salah satu perawat yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19.

“I Wayan Sukanata adalah tenaga medis kedua kami yang sudah gugur. Karena itu, kami memberikan penghormatan saat melepas jenazah dari RSMH Palembang,” terang Suhaimi.

Suhaimi menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tracking dan tracing kepada rekan kerja di RSMH, juga kepada keluarga.

“ Keluarga dari I Wayan Sukanata dalam kondisi sehat dan ikut melepas jenazah ke pemakaman,” ungkapnya.

Untuk standar prosedur pemakaman tetap di laksanakan dengan protokol Covid-19 meskipun I Wayan Sukanata dikebumikan di TPU Nagaswidak, Plaju.

“ Standar Covid-19 tetap diberlakukan Meskipun tenaga medis yang memakamkannya di pemakaman umum, jenazah langsung dibawa ke pemakaman dari RSMH Palembang, ” ujarnya.

Semua tenaga medis yang bertugas di RSMH selalu dibekali dengan APD. Bahkan tenaga medis juga wajib menerapkan standar protokol kesehatan selama bertugas.

"Kami belum mendapat informasi darimana asal I Wayan terpapar Covid-19. Tapi memang sangat penting kita semua patuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. 

]]>
Wed, 23 Sep 2020 20:05:00 +0000
Update COVID-19 Muba: Penambahan 2 Kasus dan 1 Bayi Berusia 4 Bulan Meninggal Dunia Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/update-covid-19-muba-penambahan-2-kasus-dan-1-bayi-berusia-4-bulan-meninggal-dunia.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Rabu (23/9/2020) mengkonfirmasi penambahan 2 kasus konfirmasi baru dan 1 kasus konfirmasi yakni kasus 138 meninggal dunia.

"Ya, ada penambahan 2 kasus konfirmasi baru dan 1 kasus yakni bayi berusia 4 bulan dari Kecamatan Lalan yang meninggal dunia," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P. 

Povi menerangkan, bayi berusia 4 bulan yang meninggal dunia tersebut dimakamkan sesuai protokol pemakaman COVID-19. "Atas nama Gugus Tugas Penanganan COVID-19 serta Pemkab Muba kami mengucapkan turut berduka cita dan bela sungkawa," ucapnya.

Lanjutnya, tercatat hingga 23 September 2020 terdata ada sebanyak 103 kasus sembuh dan 10 kasus meninggal dunia. "Kemudian, pasien yang masih dirawat ada sebanyak 31 orang," ulasnya.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 23 September 2020 tercatat ada sebanyak 401 ODP 4 selesai pemantauan masih dipantau 397 orang, 765 kontak erat 659 kontak selesai pemantauan 106 kontak erat yang masih dipantau, 145 PDP 3 proses pengawasan 123 selesai pengawasan.

]]>
Wed, 23 Sep 2020 19:55:00 +0000
Bupati Muara Enim Minta SERD Berkontribusi Maksimal Bagi Pembangunan Daerah Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/bupati-muara-enim-minta-serd-berkontribusi-maksimal-bagi-pembangunan-daerah.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH, menegaskan lokasi unit usaha PT. Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) berada di wilayah Kabupaten Muara Enim sehingga selayaknya perusahaan mempunyai kontribusi terhadap daerah, baik melalui dana bagi hasil maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).

"Lokasi usaha PT. SERD memang berada dalam wilayah Kabupaten Muara Enim, tepatnya di Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), sehingga tidak ada dasar bagi oknum tertentu untuk mengklaim lokasi PT. SERD berada di kabupaten/kota lainnya," tegas Juarsah pada pertemuan dengan direksi PT. Supreme Energy di Hotel Hilton, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/9/2020).

Menurut Juarsah, dengan telah terbitnya Permendagri Nomor 111 Tahun 2019 maka secara legal (de yure) lokasi usaha PT. SERD memang berada dalam wilayah Kabupaten Muara Enim, tepatnya di Desa Segamit, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) sehingga tidak ada dasar bagi oknum tertentu untuk mengklaim lokasi PT. SERD berada di kabupaten/kota lainnya. Dirinya juga memastikan agar nantinya setelah beroperasi, PT. SERD dapat melaksanakan kewajiban dalam kompensasi daerah melalui dana bagi hasil dan bonus produksi geothermal. Termasuk juga program CSR dan mendahulukan tenaga kerja lokal, khususnya bidang non-terampil sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Adapun beberapa usulan kami, lanjut Juarsah yaitu membantu penerangan jalan umum tenaga surya di Desa Segamit dan Desa Aremantai, pengadaan mobil pemadam kebakaran, mobil penyuplai air, truk pengangkut sampah, empat unit motor pengangkut sampah, pembangunan tembok penahan longsor di Desa Segamit, peningkatan ruas jalan Desa Segamit - Danau Deduhuk, mesin pengering biji kopi dan juga pengelolaan kopi pascapanen.

Ditambahkan Asisten Perekobang H Amrullah Jamaludin bahwa pihaknya juga mengusulkan kesediaan PT. SERD sebagai pembina program kampung iklim (Proklim) dari Kementerian Lingkungan Hidup RI, untuk beberapa desa di sekitar perusahaan. Diharapkan kedepan, Kabupaten Muara Enim dapat kembali meraih penghargaan Proklim tingkat nasional.

Menanggapi hal tersebut, Executive Vice President PT. Supreme Energy, Prijandaru Effendi yang didampingi oleh Senior Manager Business Relation Ismoyo Argo mengatakan bahwa perusahaan akan komitmen untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dan sesuai Permen ESDM Nomor 202 Tahun 2019, maka PT. SERD akan menyetorkan 2,5 persen dari laba perusahaan sebagai dana bagi hasil usaha dan 0,5 persen bonus produksi kepada Kabupaten Muara Enim. Dan untuk usulan lainnya juga akan menjadi perhatian dan prioritas perusahaan untuk ditindaklanjuti, termasuk program CSR yang telah berjalan akan terus ditingkatkan. Direncanakan pula nantinya Gubernur Sumatera Selatan dapat meninjau langsung lokasi PT. SERD sekaligus menyerahkan Permendagri Nomor 111 Tahun 2019 mengenai batas wilayah Kabupaten Muara Enim dan Kabupaten Lahat kepada kedua pemerintah daerah.

]]>
Wed, 23 Sep 2020 18:00:00 +0000
Ketua TP PKK Muba Gandeng Bank Sumsel Babel Bina UMKM Gambo Muba Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/ketua-tp-pkk-muba-gandeng-bank-sumsel-babel-bina-umkm-gambo-muba.html Lentera-PENDIDIKAN.com, MUBA-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Banyuasin Hj Thia Yufada Dodi Reza menawarkan kolaborasi kepada Bank Sumsel Babel untuk membina UMKM di bawah Dekranasda Muba dengan produk Gambo Muba.

"Produk ini kita mengunggulkan dari sisi pemanfaatan limbah dan modal tidak besar serta pemberdayaan ibu-ibu," kata Ketua TP PKK Muba saat mendampingi Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menerima audiensi Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin, di Ruang Audiensi Bupati Muba, Rabu (23/9/2020).

Lanjutnya, dari sektor permodalan Gambo Muba tidak ada masalah karena produk tersebut merupakan kain jumputan yang pewarnaannya memanfaatkan limbah Gambir, jadi tidak membutuhkan modal terlalu banyak. Namum ia mengajak Bank Sumsel Babel membantu dari sisi pemasaran supaya Gambo Muba lebih dikenal lagi didaerah luar.

"Pemasaran Gambo Muba di Muba sendiri sudah sangat baik, untuk itu kita bicara soal pemasaran di luar daerah," ujarnya.

Kemudian Ketua TP PKK Muba juga menyampaikan bahwa Kabupaten Muba akan segera punya rumah kemasan yang malayani semua produk, dimana disana akan ditempatkan desain grafis dan mesin pencetak.

"Karena kelemahan UMKM kita didesa itu soal kemasan, oleh karena itu kita berinisiatif membangun rumah kemasan," tuturnya.

Dirut Bank Sumsel Babel Achmad Syamsudin mengatakan terkait pembinaan UMKM sangat sependapat, karena pembinaan UMKM sejalan dengan program pihaknya yang menginginkan setiap cabang ada binaan.

"UMKM memang harus kita bantu, mungkin kita akan duduk bersama supaya ini bisa berjalan, kami sangat antusias soal Pembinaan UMKM ini," ucapnya.

]]>
Wed, 23 Sep 2020 17:25:00 +0000
KA Serelo Rute Kertapati – Lubuklinggau Beroperasi Kembali Ekonomi & Bisnis http://www.lenterapendidikan.com/berita/ekonomi-bisnis/view/ka-serelo-rute-kertapati-lubuklinggau-beroperasi-kembali.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mengoperasikan perjalanan Kereta Api Serelo Rute Kertapati – Lubuk Linggau (PP) mulai tanggal 24 September 2020 setelah sempat berhenti sejak 1 April 2020 untuk menekan penyebaran covid-19.

Kepala Divisi Regional III Palembang, Tamsil Nurhamedi, menyampaikan beroperasinya KA Serelo ini dalam rangka menyambut HUT KA ke 75 tahun tanggal 28 September nanti dan sebagai komitmen  PT KAI.

"Untuk terus menyediakan transportasi bagi masyarakat yang murah dan hemat waktu perjalanan serta tetap aman di masa pandemi covid-19," ujarnya

Sementara itu Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti menjelaskan para penumpang yang akan berpergian wajib mengikuti protokol kesehatan, dengan mengikuti syarat dan ketentuan bagi calon penumpang yaitu, dalam kondisi sehat, wajib menggunakan masker, suhu tubuh tidak melebihi 37,3, menunjukkan surat bebas Covid-19 melalui hasil rapid test atau PCR yang masih berlaku (14 hari), menggunakan baju lengan panjang/jaket, face shield dan jaga jarak. Penumpang yang bertiket akan mendapatkan Faceshield dari PT KAI, sedangkan bagi penumpang infant (anak dibawah 3 tahun) tidak disediakan dan menyediakan sendiri.

"Bagi penumpang yang telah memiliki tiket dan belum melakukan rapid tes untuk mendapatkan surat keterangan bebas covid 19, masyarakat tidak perlu khwatir karena PT KAI dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia (PT RNI) bersinergi memberikan kemudahan untuk menyediakan pelayanan rapid test dengan harga terjangkau RP 85.000 di Stasiun Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi dan Lubuklinggau," tuturnya

Aida juga menghimbau, agar masyarakat yang hendak menggunakan kereta api untuk melakukan test rapid maksimal 1 hari sebelum keberangakatan kereta api, untuk menghindari penumpukan penumpang. Serta datang ke stasiun kereta api lebih awal minimal 60 menit sebelum keberangkatan agar tetap nyaman dan aman serta protokol jaga jarak dapat berjalan dengan baik di stasiun.

Okupansi penumpang akan dibatasi menjadi 70 % dari tiket yang dijual dan penempatan tempat duduk akan diatur berdasarkan system dalam pemesanan tiket serta berlaku jaga jarak. Pemesanan tiket dijual H-7 keberangkatan, para penumpang dapat melakukan pemesanan tiket yang dijual H-7 keberangkatan. Pemesanan tiket secara online dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, dan mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya. Sementara itu untuk penjualan tiket di loket stasiun hanya melayani tiket go show atau dilayani 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

"Kami berharap agar seluruh penumpang dapat menjalankan protokol kesehatan dengan baik, fasilitas pendukung protokol kesehatan telah kami sediakan di stasiun keberangkatan, yaitu  pembatas jarak social, tempat cuci tangan, handsanitizer, petugas pengukur suhu tubuh, penyemprotan rutin menggunakan desinfektan di stasiun maupun di dalam no kereta dan fasilitas lainnya, agar perjananan menggunakan kereta api dapat berjalan aman dan menyenangkan," tutup Aida.

]]>
Wed, 23 Sep 2020 16:25:00 +0000