Lentera Pendidikan.Com http://www.lenterapendidikan.com/ Lentera Pendidikan id 2017 Lentera Pendidikan.Com www.desa-coding.com Fri, 01 Jul 2022 06:51:16 +0000 PTBA Gandeng Tripika Gelar Aksi Bersih Sampah Sungai Enim Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/ptba-gandeng-tripika-gelar-aksi-bersih-sampah-sungai-enim.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM- Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya memberikan imbauan pada masyarakat untuk tidak membuang sampah di Sungai Enim. PTBA bersama unsur Tripika Lawang Kidul, Tim Rescue Perusahaan, dan komunitas pegiat lingkungan mengadakan aksi bersih sampah di Sungai Enim pada Kamis (30/6). Dimulai dari Desa Keban Agung hingga Museum Bukit Asam Eks BDN Tanjung Enim.

Acara diawali dengan pembukaan di halaman Kantor Camat Lawang Kidul, dihadiri General Manager PTBA Unit Pertambangan Tanjung Enim Venpri Sagara, Ketua HLHS Bukit Asam Renny Tri Miranti, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muara Enim Kurmin, Camat Lawang Kidul Andrille Martine, unsur Tripika, serta komunitas pecinta lingkungan setempat.

GM PTBA Unit Pertambangan Tanjung Enim, Venpri Sagara, mengajak masyarakat ikut menjaga ekosistem yang ada di Sungai Enim dengan perilaku sangat sederhana, yakni tidak membuang sampah di Sungai yang masih menjadi sumber penghidupan. Ia berharap aksi bersih-bersih sungai ini bisa menjadi agenda rutin ke depan, tentunya melibatkan pemerintah setempat, masyarakat, dan komunitas yang ada di Kecamatan Lawang Kidul.

Camat Lawang Kidul Andrille Martine menyambut baik kepedulian perusahaan yang ada di wilayahnya dalam upaya memperbaiki kondisi lingkungan. Khususnya dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

"Saya sangat berterima kasih kepada PTBA, dan perusahaan lain yang terlibat dalam aksi bersih-bersih sungai Enim kali ini. Nanti ini bisa menjadi agenda rutin, minimal satu bulan sekali," kata Andrille.

Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kurmin. Ia mengatakan, kegiatan ini menjadi momen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjaga ekosistem yang ada di Sungai Enim. Termasuk menjaga kebersihan air sungai dari sampah-sampah.

"Harapan kita, tidak ada lagi masyarakat membuang sampah di sungai. Kami ucapkan terima kasih kepada PTBA yang sudah menginisiasi dengan menggelar aksi susur Sungai Enim membersihkan dari sampah. Dan saya harapkan keindahan dan kebersihan sungai Enim dapat dinikmati bersama-sama," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HLHS PTBA Renny Tri Miranti menjelaskan, kegiatan ini melibatkan perusahaan mitra PTBA, antara lain PT PAMA, PT SBS, PT Ripansi, serta berbagai komunitas setempat. Menggunakan 9 perahu karet dilengkapi APD, masing-masing peserta membawa kantong plastik untuk mengumpulkan sampah dari sekitar sungai. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut oleh petugas ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Tujuannya untuk mengedukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di Sungai. Karena sungai merupakan sumber penghidupan, yang perlu dijaga kebersihannya," tutur Renny.

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PTBA juga menggelar berbagai kegiatan, antara lain Fun Bike, Upacara HLHS, aksi penanaman pohon di lahan reklamasi tambang. Selain itu diadakan perlombaan terkait Lingkungan Hidup Pertambangan di internal perusahaan, yaitu Lomba Green Workshop. Ada perlombaan terkait pemenuhan aspek lingkungan dan pengelolaan limbah B3 di area kerja perusahaan dan mitra kerja, perlombaan foto dan poster bertema lingkungan 'Satu Bumi untuk Masa Depan', perlombaan video inovasi di bidang pengelolaan lingkungan, perlombaan video yel-yel kegiatan pengujian emisi kendaraan, kampanye lingkungan ke sekolah, dan workshop lingkungan.

]]>
Thu, 30 Jun 2022 22:15:00 +0000
Data dan Distribusi Pupuk Subsidi Harus Dapat Dipantau Pemerintah Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/data-dan-distribusi-pupuk-subsidi-harus-dapat-dipantau-pemerintah.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Pj Sekda Provinsi Sumsel Ir S A Supriono mengatakan, pihaknya berharap distribusi pupuk Subsidi di Sumsel harus sampai kepada petani. Hal tersebut dikarenakan sampai saat ini data mengenai pupuk subsidi belum sepenuhnya sampai kepada Pemprov Sumsel.

"Data berapa banyak pupuk yang disubsidi sampai kepada petani itu saya belum dapat. Saya berharap melalui rapat ini dapat menciptakan sebuah sistem. Dimana data dan distribusi pupuk subsidi semua dapat dipantau. Sehingga pupuk subsidi benar-benar diterima oleh para petani di Sumsel, "ujarnya.

Lebih lanjut Supriono menuturkan, sampai saat ini masyarakat masih perlu mengkonsumsi makanan seperti ikan dan hasil pertanian. Sehingga pupuk masih dibutuhkan dan menjadi kebutuhan pokok bagi semua masyarakat.

"Jika harga produksi pertanian rendah. Maka tentu harga jual akan menjadi murah. Begitu juga sebaliknya jika biaya produksi mahal maka biaya jual bahan pokok akan mahal. Apalagi saat ini
tugas berat sebab saat ini akan masuk akhir tahun," bebernya.

Sehingga, sambung Supriono, mulai dari distributor sampai ke penyaluran pupuk harus jelas. Jadi harus ada kerjasama aktif dengan distributor. Jika pupuk tak sampai maka yang pertama kali disalahkan adalah pemerintah. Bukan pembuatan pupuk seperti PT Pusri.

Jadi dinas terkait harus bisa mengawasi distribusi pupuk dengan jelas dan sampai kepada para petani.

"Saya berharap agar distribusi pupuk ini berjalan baik. Sehingga para petani dapat meningkatkan produksi pangan dengan pupuk subsidi. Serta dapat meningkatkan hasil pertanian dan menjadi peningkatan ekonomi bagi para petani itu sendiri, " ucapnya.

Supriono menjelaskan, bagaimana distribusi dan caranya bagaimana. Semua harus dibukukan dengan data akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Sehingga hasil pertanian dapat dipantau dan ditingkatkan.

"Saya ingin setiap kabupaten dan kota memiliki data akurat terkait pupuk subsidi. Jika distributor menjadi kunci penyaluran pupuk ini, kita harus membangun kerja sama dengan distributor," tandasnya.

]]>
Thu, 30 Jun 2022 21:15:00 +0000
Buruh Bongkar Batubara Diduga Tewas Terlindas Hukum & Kriminal http://www.lenterapendidikan.com/berita/hukum/view/buruh-bongkar-batubara-diduga-tewas-terlindas.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM- Masyarakat Kecamatan Gunung Megang mendadak heboh. Pasalnya, Aman (26) warga Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang yang bekerja sebagai buruh buka tutup angkutan truk batubara ditemukan tewas menggenaskan. Diduga korban tewas terlindas oleh iring-iringan transportir angkutan batubara yang melintas di Hauling PT Duta Bara Utama (DBU) menuju stockfile PT Royaltama Mulya Kencana (RMK).

Dari informasi yang berhasil dihimpun Kamis (30/6/2022), bahwa kejadian yang merenggut korban jiwa tersebut terjadi Rabu (29/6) sekitar pukul 03.00 di jalan Hauling PT Duta Bara Utama (DBU) menuju stockfile PT Royaltama Mulya Kencana (RMK) antara Desa Panang Jaya dengan Desa Gunung Megang. Korban diduga terlindas oleh iring-iringan atau Konvoi angkutan batubara. Akibat kejadian tersebut korban meninggal dilokasi kejadian dengan kondisi bagian kepala belah dua dan tangan patah. Atas kejadian tersebut Polsek Gunung Megang bersama tim Pidsus Satreskrim Polres Muara Enim turun kelokasi kejadian dan melakukan olah TKP dan masih dalam penyelidikan.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIK, menjelaskan bahwa memang ada kejadian tersebut yang merengut satu korban jiwa berinisial A. Dalam insiden tersebut diduga korban yang merupakan buruh buka tutup terpal angkutan batubara meninggal karena terlindas atau terjatuh dari tronton pengangkut batubara.

“Sekarang ini, masih tahap pemeriksaan, saksi-saksi dan masih mengumpulkan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dikatakan Aris, untuk penyebab dan lain sebagainya masih pihaknya didalami dan memeriksa beberapa saksi baik dari masyarakat maupun dari pihak perusahaan. Kendala di lapangan, selain gelap dan sepi juga tidak ada warga yang melihat langsung kejadian tersebut, tahu-tahu secara tidak sengaja melihat korban sudah posisi terlindas menggenaskan. Saat ini, pihaknya sedang mendalami transportir pengangkut batubara milik siapa saja.

Sementara itu, Media Relation PT Royaltama Mulia Kencana (RMK), Tri Subkhi mengatakan, sebagai perusahaan jasa logistik batubara terintegrasi, berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja dengan menerapkan standard keselamatan tinggi di semua area operasi. Terkait insiden kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia seorang warga Desa Panang Jaya tersebut, PT RMK segera bertindak cepat melakukan investigasi di lokasi kejadian. Dari hasil investigasi di lokasi kejadian, pihaknya menyampaikan lokasi insiden kecelakaan berada di luar area operasi PT RMK atau di luar portal pintu masuk ke dalam area operasi PT RMK dan tidak ada karyawan RMK yang terlibat dalam insden kecelakaan ini. Kemudian, tidak ada kendaraan operasional PT RMK yang terlibat dalam insiden kecelakaan ini dan kendaraan serta operator truk yang mengalami insiden kecelakaan membawa muatan batubara dari perusahaan lain yang akan diangkut menuju stockpile di area operasi PT RMK.

“Atas kejadian tersebut manajemen PT RMK menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya dan sangat berharap insiden kecelakaan seperti ini tidak akan terulang lagi di kemudian hari,” ujarnya.

]]>
Thu, 30 Jun 2022 20:40:00 +0000
Lepas 800 Kontingen Sumsel Bertanding di Fornas VI Olahraga http://www.lenterapendidikan.com/berita/olahraga/view/lepas-800-kontingen-sumsel-bertanding-di-fornas-vi.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru didampingi oleh Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Sumsel Hj Samantha Tivani HD, melepas sebanyak 800 kontingen yang akan bertanding pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas)  VI  di Sumsel mulai 1 hingga 7 Juli 2022 mendatang. Pelepasan atlet Fornas Sumsel ini dilakukan di halaman Kantor Gubernur  Sumsel, Kamis (30/6/2022).

Dalam arahannya  Herman Deru mengharapkam  para atlet agar tetap menjaga kekompakan dan semangat bertanding sebab Sumsel sebagai tuan rumah harus sukses baik dalam prestasi maupun selaku tuan rumah. Bahkan dia menyebut Fornas kali ini akan menjadi   pesta olahraga paling spektakuler yang pernah terjadi di negara Republik Indonesia, dimana mampu mempertandingkan olahraga dengan atlet terbanyak yaitu sebanyak 12.000 orang.

“Tapi ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi kita bahwa kita ditunjuk sebagai tuan rumah, kita punya tanggung jawab yang lebih dibandingkan daerah lain yang mengirim kontingennya karena kita tentu harus bersikap ksatria, sportif, juga tentu dengan keramah-tamahan warga  Sumsel,” ungkapnya.

Herman Deru mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat  Sumsel yang telah menjaga nama baik daerah. 

“Dan kepada para atlet, para pegiat olahraga rekreasi ini  laksanakan olahraga dan kompetisi ini dengan penuh kegembiraan, jangan ini dijadikan beban. Kompetisi ini merupakan bagian dari pergaulan. Sebanyak 50 lebih cabang yang akan dipertandingkan semata-mata untuk mempererat tali siturahmi kita antar atlet didalam provinsi, antar atlet diluar provinsi bahkan nantinya kita harapkan akan hadir dari berbagai negara untuk meninjau pelaksanaan ini,” katanya.

Herman Deru menyebut penyelenggaraan Fornas VI di Sumsel bisa terselenggara berkat adanya kegotongroyongan semua pihak.

“Atas partisipasi semua korporasi baik BUMN maupun BUMD maupun perorangan. Saya ucapkan terimakasih atas pengabdiannya pada daerah ini.  Insya Allah imi  manfaat yang besar, manfaat besarnya bukan hanya dengan menjadikan badan kita sehat tapi kita juga secara lamgsung menggerakan IKM dan UMKM,” tambahnya. 

Dia juga memberikan apresiasi pada para atlet Fornas Sumsel atas semangatnya dalam berlatih dan semangat juangnya dalam bertanding.

“Ini merupakan sumbangsih para atlet, sumbangsih Kormi, sumbangsih para panitia yang telah terlibat langsung didalam mengeskalasi pertumbuhan ekonomi kita. Tidak ada kata yang paling pantas yang bisa saya sampaikan kecuali terimakasih yang setinggi-tingginya,” pungkasnya. 

Sementara Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Provinsi Sumsel Hj Samantha Tivani HD dalam laporannya menuturkan, kekuatan kontingen di Provinsi Sumsel sebesar 800 orang pegiat yang masuk dalam kategori pembiayaan APBD, dan ditambah kurang lebih 500 pegiat mandiri dari kabupaten kota yang ada di Sumateta Selatan. 

“Ini sangat luar biasa, antusiasme pegiat dalam mengikuti kegiatan FORNAS VI. dilaporkan juga bahwa hasil rekap pendaftaran pada sistem fornas informasi sistem yang dikelola oleh panitia pusat jumlah total peserta pada fornas vi sebanyak 12.000 orang pegiat dari 34 Provinsi di Indonesia,” tuturnya.

Selain pegiat dari Provinsi Sumsel selaku tuan rumah juga menyiapkan panitia pelaksana induk olahraga sebanyak 1.200 panitia dari 55 inorga yang masuk dalam kategori pembiayaan APBD,  termasuk wasit dan juri yang akan melaksanakan tugas nantinya menjalankan pertandingan.

“Saya bangga dapat berdiri disini melihat pegiat yang akan berjuang membawa nama baik sumsel dalam festival olahraga rekreasi ke VI, tetap jaga sportifitas dan keramahan kita sebagai tuan rumah,” pungkasnya.

]]>
Thu, 30 Jun 2022 19:25:00 +0000
Modus Umpan Cewek, HP Dirampas Paksa Hukum & Kriminal http://www.lenterapendidikan.com/berita/hukum/view/modus-umpan-cewek-hp-dirampas-paksa.html Lentera-PENDIDIKAN.com, MUARA ENIM-Pelajar SMP berinisial WD (14) bersama tiga rekannya Bobi Saputra (18), Denny Lorenza (21) dan Muhamad Satria (19) semuanya warga Muara Enim, berhasil dibekuk. Pasalnya, komplotan ini melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap Muhamad Gustap (19) warga Semende, Kabupaten Muara Enim. Akibatnya korban mengalami kerugian sebuah HP Infinix warna Biru senilai Rp 2,9 juta, Kamis (30/6/2022).

Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa tanggal 28 Juni 2022 sekitar pukul 01.00. Berawal ketika korban sedang berada di Mess Muara Enim. Lalu tiba-tiba korban mendapat chat dari pelaku WD melalui Whatsapp yang intinya meminta dijemput ingin jalan-jalan dan pelaku menunggu di daerah Talang Jawa, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Mendapat chat tersebur, korban sedikit kaget dan menanyakan mau jalan-jalan kemana sebab hari sudah lewat tengah malam. Namun pelaku tetap memaksa meminta dijemput di lokasinya. Kemudian korban pun memberanikan diri menjemputnya meski masih bertanya-tanya dan heran dan ketika sampai dilokasi ternyata pelaku berada di dekat Masjid di Talang Jawa, Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim.

Setelah berhenti, tiba-tiba korban didatangi tiga orang laki-laki dengan menggunakan motor Honda Scoopy warna Merah Muda lis Putih sambil menanyakan Korban orang mana. Lalu dijawab korban bahwa ia adalah orang Muara Enim. Usai menjawab, tiba-tiba salah seorang pelaku langsung memukul korban dan mengenai bagian hidungnya. Kemudian pelaku lainnya menggunakan kesempatan tersebut dengan merampas Hp korban dari tangannya. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,9 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lawang Kidul.

Usai mendapat laporan, Kapolsek Lawang Kidul Iptu Yogie Sugama Hasyim memerintahkan Ps Kanit Reskrim Polsek Lawang Kidul Aiptu Guntur dan Tim Lakid Polsek Lawang Kidul untuk melakukan penyelidikan. Dan tidaklama kemudian, tim Lakid Polsek Lawang Kidul mengetahui keberadaan pelaku dan langsung melakukan pengintaian di daerah Talang Jawa, Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Ketika tiba dilokaso, Tim Lakid melihat para pelaku sedang berada di dalam kontrakan milik Sherly dan tanpa membuang waktu Tim Lakid langsung melakukan penangkapan dan mengamankan para pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya para pelaku dibawa ke Mapolsek Lawang Kidul untuk dilakukan pemeriksaan dan pelaku mengakui perbuatanya.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto melalui Kapolsek Lawang Kidul Iptu Yogie Sugama Hasyim, bahwa para tersangka dalam menjalankan aksinya menggunakan modus pancingan cewek. Setelah korbannya datang para pelaku langsung menjalankan aksinya.

Saat ini, lanjut Kapolsek, pihaknya telah mengamankan empat tersangka bersama barang buktinya satu unit Handphone Readme A6 warna Hitam milik tersangka WD, Satu helai jaket Levis warna Abu-Abu bercak darah,
Satu unit motor Honda Scoopy warna Pink dan Putih, Satu unit Handphone Infinix warna Biru milik korban Muhamad Gustaf, dan Satu buah borgol merk Polri warna Silver. Atas perbuatan tersebut para tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

]]>
Thu, 30 Jun 2022 18:35:00 +0000
Kodam II/Sriwijaya Siap Bersinergi POLITIK http://www.lenterapendidikan.com/berita/politik/view/kodam-iisriwijaya-siap-bersinergi.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-DPD Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi Sumsel melaksanakan kegiatan audiensi dan silaturahmi dengan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi bertempat di Markas Kodam II/Sriwijaya, Kamis (30/6/2022). Dalam audiensi DPD TP Sriwijaya provinsi Sumsel, Pangdam II/Sriwijaya didampingi Aster Kol (Inv) Zubaedi, Sos,MM & Asintel Kol (Inf) Fransiscus Ari Susetio, SE.

Hadir dalam kegiatan tersebut juga hadir Ketua Harian DPD TP Sriwijaya Provinsi Sumsel Darmawan SH MH, Sekretaris DPD TP Sriwijaya Provinsi Sumsel M Ali Pelita S Sos, Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Helmi Nikson Hoed SE, Wabendum Eti Mulyati, SH, MKn.

Ketua DPD Tenaga Pembangunan (TP) Sriwijaya Provinsi Sumsel R Febri Tradjumas Rozak SH MM mengatakan, pihaknya bersyukur Bapak Pangdam II/Sriwijaya menerima dan mendorong program di TP Sriwijaya Provinsi Sumsel agar semakin baik. "Saya sudah menyampaikan kepada Bapak Pangdam II/Sriwijaya kalau TP Sriwijaya Provinsi Sumsel sempat mati suri. Oleh sebab itu, Bapak Pangdam II/Sriwijaya meminta agar dibangun kembali sinergi yang baik antara Kodam II/Sriwijaya dengan TP Sriwijaya," ujarnya.

Lebih lanjut Febri menuturkan, dalam audiensi ini pihaknya menyampaikan program DPD TP Sriwijaya Provinsi Sumsel yang sudah berjalan diantaranya audiensi dengan beberapa OPD, Forkompinda, tokoh masyarakat di Sumsel dan sudah ada Memorandum of Understanding (MoU ) dengan dengan BUMN dan beberapa instansi lainnya.

"Bapak Pangdam II/Sriwijaya meminta supaya kita mengisi kegiatan yang positif. Kita sudah ada MoU dengan BUMN dan beberapa instansi lainnya untuk meningkatkan kinerja kita agar lebih baik lagi kedepannya. Kita ada program jangka pendek diantranya bakti sosial, donor darah dan lainnya," bebernya.

"DPD TP Sriwijaya Provinsi Sumsel juga memiliki program jangka panjang yakni akan mengusulkan nama tokoh-tokoh TP Sriwijaya untuk menjadi nama jalan yang ada di Sumsel. Termasuk nama ibu Pearcha Leanpuri agar menjadi nama jalan di Sumsel. Nama tokoh-tokoh yang kita usulkan menjadi nama jalan diantaranya Kolonel (Purn) H Syamsul Bahri Oemar (Tatung), Brigjend (Purn) H Yahya Bahar dan tokoh-tokoh TP Sriwijaya lainnya. Kita juga akan merevitalisasi tugu TP Sriwijaya didepan Musium Tekstil. Kita akan juga akan mengusulkan nama Bapak Taufik Kiemas untuk stadion di Jakabaring. Program jangka panjang juga mengusulkan Residen A.Rozak sebagai Pahlawan Daerah. Intinya, kita merapikan TP Sriwijaya Provinsi Sumsel sesuai dengan visi dan misi program kita," tambah Febri.

Kedepan, sambung Febri, dia berharap Kodam II/Sriwijaya dapat mensuport kegiatan TP Sriwijaya Provinsi Sumsel supaya berjalan maksimal. "Program di TP Sriwijaya Provinsi Sumsel dapat berjalan dengan maksimal sesuai harapan Gubernur Sumsel dan Forkompinda," paparnya.

Sementara itu, Asisten Teritorial Kasdam II/Sriwijaya Kolonel Kav Zubaedi, S.Sos MM menuturkan, terkait audiensi eks Tentara Pelajar yang sekarang TP Sriwijaya, pihaknya Asisten Teritorial mewakili Bapak Pangdam II/Sriwijaya menyambut positif dari program Ketua DPD TP Sriwijaya Provinsi Sumsel. "Ada program yang mungkin bisa dikolaborasikan dan bersinergi khususnya di Teritorial terkait kegiatan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kegiatan yang bisa mengatasi kesulitan orang-orang yang tidak mampu. Ini sangat positif, yang mungkin bisa kita kolaborasikan dengan program Teritorial Kodam II/Sriwijaya bersinergi dengan DPD TP Sriwijaya Provinsi Sumsel," ucapnya.

Zubaedi mengungkapkan, harapannya kedepan sesuatu itu tumbuh dan berkembang dan harus lebih baik dari saat ini. Apalagi beberapa waktu lalu Ketua DPD TP Sriwijaya Provinsi Sumsel Pak Febri menyampaikan kalau TP Sriwijaya Provinsi Sumsel sempat mati suri.

"Dengan audiensi ini semoga TP Sriwijaya Provinsi Sumsel bisa lebih eksis lagi, bangkit dengan karya nyata, dan dengan program sentuhan-sentuhan yang diterima masyarakat yang kurang mampu," tandasnya.

]]>
Thu, 30 Jun 2022 17:05:00 +0000
DWP Muba Gelar Khitanan Massal Gratis Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/dwp-muba-gelar-khitanan-massal-gratis.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar sunatan (khitan) massal sebagai bagian dari implementasi program organisasi DWP, khususnya di Bidang Sosial Budaya.

Kegiatan ini, bekerjasama dengan BPBD Muba, Baznas Muba dan Puskesmas Balai Agung yang dilaksanakan di Gedung Dharmawanita Sekayu dan diikuti 30 anak perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Muba, Kamis (30/6/2022).

"Terdapat 30 anak berusia 4 sampai 11 tahun yang mengikuti sunatan massal hari ini. Untuk pesertanya kita utamakan dari golongan ekonomi kurang mampu baik dari masyarakat umum ataupun dari keluarga anggota DWP itu sendiri,"ujar Ketua DWP Muba Hj Indah Musni Wijaya melalui Hj Dewi Yudi ketua Bidang Sosial Budaya DWP Muba.

Dijelaskan Dewi, adapun tujuan kegiatan sunatan massal ini yaitu,
menunaikan kewajiban sebagai umat muslim. Mewujudkan generasi yang lebih sehat dan soleh. Menjalankan visi dan misi DWP yaitu mensejahterakan anggota dan keluarganya, serta sebagai upaya kepedulian sosial DWP Muba terhadap masyarakat disekitar khususnya yang kurang mampu.

"Melalui kegiatan Khitan Massal, diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat Muba. Semoga anak-anak yang telah dikhitan segera sembuh, menjadi anak yang cerdas, berakhlak dan menjadi anak yang soleh, berbakti kepada agama, egara dan bangsa,"ungkapnya.

Sementara itu, Penasehat DWP Muba Hj Asna Aini Apriyadi mengapresiasi atas inisiasi DWP Kabupaten Muba, telah menggelar khitanan massal bagi anak-anak.

"Semoga kedepannya DWP Muba semakin berinovasi menciptakan banyak program baik dibidang Ekonomi, Pendidikan maupun Sosial Budaya, menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk mendukung dalam setiap program-program DWP agar menjadi lebih baik dan bermanfaat. Melalui sunatan massal ini semoga bisa menumbuhkan rasa solidaritas sosial terhadap sesama, dan juga mampu membangun kekerabatan serta kebersamaan kita dalam satu kekeluargaan DWP Kabupaten Muba,"ulasnya.

Siti Aminah merupakan orang tua dari Fardan Aparizi berusia 4 tahun, salah satu anak yang mengikuti khitanan massal, menyambut dengan senang kegiatan tersebut.

"Saya ucapkan terima kasih kepada segenap DWP Kabupaten Muba sudah mengadakan khitanan massal untuk kami. Semoga dengan telah dilakukan sunat ini, anak kami jadi lebih sehat lagi,"pungkasnya.

]]>
Thu, 30 Jun 2022 16:20:00 +0000
51 Orang Anggota Polres Muara Enim Naik Pangkat Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/51-orang-anggota-polres-muara-enim-naik-pangkat.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam upacara Kenaikan Pangkat Anggota Polres Muara Enim Periode 1 Juli 2022, sebanyak 51 anggota Polres Muara Enim naik pangkat satu tingkat di Mapolres Muara Enim, Kamis (30/6/2022).

"Kenaikan pangkat ini bukan untuk gagah-gagahan," ujar Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto.

Menurut Kapolres Muara Enim bahwa anggota Polres Muara Enim yang naik pangkat terhitung mulai tanggal 1 Juli 2022 berdasarkan surat telegram Kapolda Sumsel Nomor : STR/135/VI/Kep/2022 tanggal 28 Juni 2022 tentang kenaikan pangkat reguler perwira sebanyak 1 personel yakni dari Ipda ke Iptu dan surat telegram Kapolda Sumsel Nomor : STR/467,468,469,470,470/VI/Kep/ 2022 tanggal 24 juni 2022 tentang kenaikan pangkat kenaikan pangkat reguler Bintara sebanyak 50 personel yang diantaranya Bripka ke Aipda 10 personil, Brigadir ke Bripka 11 personil, Briptu ke Brigadir 2 personil, dan Bripda ke Briptu 27 personil.

Dikatakan Kapolres, bahwa kenaikan pangkat merupakan salah bentuk penghargaan pimpinan terhadap hak personil di lingkungan Polri, kenaikan pangkat adalah wujud perhatian dan penghargaan dari organisasi pimpinan Polri terhadap anggota yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, loyalitas dan pengabdian terbaiknya terhadap tugas yang dibebankan kepadanya dengan penuh rasa tanggung jawab.

Dan tentu dengan kenaikan pangkat harus berbanding lurus dengan peningkatan kinerja personel , jadikan kenaikan pangkat sebagai cambuk untuk meningkatkan profesionalisme dalam tugas , ubahlah pola pikir dan budaya lama yang kurang baik dimana pelaksanaan tugas hanya sekedar menggugurkan tanggung jawab tanpa ada niat menjadi lebih baik lagi serta berikan pelayanan prima sebagai upaya memupuk dan mewujudkan kepercayaan masyarakat yang ada. Dalam rangka menciptakan kondisi Kamtibmas yang mantap dan dinamis, perlu disiapkan personil Polri yang dibekali dengan semangat kejuangan, profesionalisme, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, yang diselaraskan dengan pola pikir, akhlak yang baik dan tingkah laku terukur.

"Sadar atau tidak peran Polri bagi masyarakat sudah tak terbatas, kehadiran Polri sampai pelosok negeri di tanah air diperlukan untuk memastikan terlaksananya agenda-agenda negara berjalan dengan rasa aman , lancar dan kondusif yang sampai saat ini tidak dapat digantikan dengan alat secanggih apapun," jelasnya.

Masih dikatakan Aris, bahwa saat ini Polri terus melakukan peningkatan profesionalisme dan pembenahan atas kinerja seluruh personel Polri khususnya di jajaran Polda Sumsel guna memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sebagai upaya meningkatkat kepercayaan masyarakat kepada insan Polri.

Harapannya kedepan seluruh personel Polres Muara Enim dapat menyikapi dan melaksanakan seluruh perintah dari pimpinan dengan bersungguh sungguh serta penuh rasa tanggung jawab sehingga tugas pokok Polri sebagai aparat Kamtibmas, pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat serta selaku penegak hukum yang profesional, humanis dan modern dapat terlaksana dengan baik.

Sehubungan dengan kenaikan pangkat ini, lanjut Aris, perlu ia ingatkan kembali bahwa kenaikan pangkat bukanlah merupakan suatu hak dari pada anggota Polri yang telah memenuhi persyaratan, namun semua itu berdasarkan suatu keputusan dan penilaian pimpinan Polri mulai dari pola tingkah laku, (kedisiplinan, dedikasi, dan pelaksanaan tugas yang telah anda berikan kepada kesatuan instansi Polri yang kita banggakan.

Dengan kenaikan pangkat ini pula diharapkan akan menumbuhkan dan memberikan semangat pengabdian tugas, dalam rangka menciptakan kondisi Kamtibmas yang kondusif, guna keberhasilan pembangunan di segala bidang khususnya diwilayah hukum Kabupaten Muara Enim. Oleh karena itu, kenaikan pangkat setingkat lebih lebih tinggi akan menambah beban tugas yang lebih dan lebih besar lagi. Untuk itu bagi anggota Polri yang naik pangkat segera lakukan berbagai pembenahan, atau perbaikan, khususnya terhadap sikap dan perilaku, serta profesionalisme yang berdasarkan etos kerja yang tinggi. Kenaikan pangkat ini hendaknya dapat dijadikan pedoman sebagai langkah awal yang lebih baik lagi dari sebelumnya, sehingga dapat memperbaiki kelemahan yang ada dan meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat, seperti pelayanan yang cepat, tepat dan tuntas serta dengan penuh keikhlasan, sopan santun, komunikatif dan simpatik.

]]>
Thu, 30 Jun 2022 15:15:00 +0000
Apriyadi Sambangi Lokasi Kebakaran Ulak Teberau Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/apriyadi-sambangi-lokasi-kebakaran-ulak-teberau.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA- Kebakaran hebat yang melanda warga Dusun IV Desa Ulak Teberau Kecamatan Lawang Wetan, Rabu (29/6/2022) siang mengundang keprihatinan Pj Bupati Drs Apriyadi MSi. Kebakaran yang disebabkan oleh kecelakaan tunggal mobil yang membawa olahan minyak tersebut menyambar sedikitnya empat unit rumah milik warga.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, dan hari ini saya ingin warga yang menjadi korban tetap semangat dan bertahap bantuan akan diberikan Pemkab Muba," ucap Pj Bupati Apriyadi saat menyambangi warga yang terkena kebakaran, Kamis (30/6/2022) pagi.

Lanjutnya, melalui Dinsos Muba dan Dinas terkait lainnya telah turun langsung memberikan bantuan dan fasilitas kebutuhan lainnya.

"Saya juga mengajak masyarakat Muba kalau ada pakaian layak yang tidak terpakai bisa disalurkan ke korban kebakaran untuk mengurangi sedikit beban korban kebakaran," ajaknya.

Apriyadi mengungkapkan, saat ini sopir yang membawa olahan minyak yang menjadi penyebab kebakaran tersebut sudah dalam pengejaran pihak Kepolisian. "Semoga nanti akan tuntas ditangani aparat penegak hukum," harapnya.

Sementara itu, salah satu korban kebaran, Imron mengucapkan Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemkab Muba dan Pj Bupati Apriyadi.

"Alhamdulillah bantuan sudah kami Terima, dan Pemkab Muba sangat cepat mengevakuasi kami selaku korban kebakaran," tuturnya.

Kepala BPBD Muba didampingi Plt Kadinsos Muba, Ibnu Saad SSos MSi mengatakan bantuan telah diserahkan kepada pihak korban kebakaran di Desa Ulak Teberau.

"Adapun bantuan yakni 5 Paket Sembako, 5 Paket Perlengkapan Makan, 5 Paket Peralatan Sekolah, dan bantuan kebutuhan sehari-hari dari Dinsos Muba, serta bantuan uang dari pak Pj Bupati Muba Apriyadi," ungkapnya.

"Semoga bantuan bisa mengatasi sementara kebutuhan korban kebakaran," pungkasnya.

Dalam kesempatan menyambangi korban kebakaran di Desa Ulak Teberau tersebut Pj Bupati Apriyadi turut didampingi Dandim 0401 Muba, Letkol ARM Dede Sudrajat SH, Kepala Perangkat Daerah Muba dan Camat Lawang Wetan Candra SKM MSi.

]]>
Thu, 30 Jun 2022 13:10:00 +0000
Festival Sriwijaya XXX Momentum Bangkitkan Pariwisata Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/festival-sriwijaya-xxx-momentum-bangkitkan-pariwisata.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG- Spektakuler dan meriah begitulah suasana Pembukaan Festival Sriwijaya XXX tahun 2022, Rabu (29/6) malam di Halaman Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) 2 Palembang yang dalam kesempatan ini dihadiri Pj Bupati Muba H Apriyadi diwakili Pj Sekda Musni Wijaya SSos MSi.

"Kita optimis melalui event yang diselenggarakan oleh Pemprov Sumsel di bawah kepemimpinan bapak Gubernur Herman Deru ini tidak hanya melestarikan seni adat dan budaya di Sumsel tetapi andil dalam mendongkrak pariwisata pasca pandemi," ucap Musni saat hadir Pembukaan Festival Sriwijaya XXX tahun 2022.

Lanjutnya, saat ini Pemkab Muba juga terus menggenjot perekonomian di Muba dari sektor pariwisata dan UMKM. "Ini juga menjadi konsen Pemkab Muba saat ini," terangnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menuturkan selain untuk mengenalkan dan melestarikan seni, adat dan budaya, penyelenggaraan Festival Sriwijaya XXX tahun 2022 yang begitu spektakuler juga diyakini mampu menjadi salah satu cara membangkitkan pariwisata Sumsel ke kancah nasional bahkan internasional. 

Menurut Herman Deru, sejak dua tahun terakhir tak bisa dipungkiri pandemi Covid 19 benar-benar memberi banyak pengaruh dan dampak negatif tak hanya bagi sektor perekonomian namun juga pariwisata dan ekonomi kreatif. 

Saat ini berbagai aktivitas pariwisata sudah mulai bergerak aktif kembali meski tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Berbagai upaya juga dilakukan pemerintah mengantisipasinya dengan vaksinasi dan booster agar kondisi kedepan lebih baik dan bebas dari pandemi. 

"Karena itu Saya percaya dan yakin penyelenggaraan festival ini dapat menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumsel," ujar Presiden Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Indonesia tersebut. 

Melalui kesuksesan penyelenggaraan Festival Sriwijaya 29 Juni-6 Juli 2022 ini pula ditargetkannya dapat  meningkatkan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri. 

Bahkan sebagai salah satu agenda yang masuk dalam Kharisma event Nusantara  yang telah dinobatkan Kemenparekraf, Pemprov Sumsel dipastikan Herman Deru akan terus  kualitas event Festival Sriwijaya dengan suguhan yang lebih apik sehingga semakin layak menjadi sajian di kancah nasional maupun internasional. 

Sementara itu Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaran Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa, mengatakan Festival Sriwijaya yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara diakuinya terus mengalami perkembangan yang luar biasa dari tahun ke tahun. 

Iapun berharap penyelenggaraan ini semakin mendorong semangat luhur dalam meningkatkan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal serta dapat memacu pertumbuhan ekonomi kreatif. 

"Sumsel sudah memiliki brand wisata olahraga yang berkualitas salah satunya Ranau Gran Fondo. Ini kita tunggu pelaksanannya ke depan. Dan dengan festival ini, event pariwisata tidak hanya berkembang di Palembang namun di kab/kota lainnya," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu Ia juga mengungkapkan bahwa Sumsel kembali memberi kabar gembira, karena salah satu utusannya asal Palembang masuk final ajang Karya Musik Anak Komunitas yang puncaknya diadakan besok (30 Juni) malam. 

"Masyarakat patut berbangga karena ada perwakilan besok di final," terangnya. (Humas Muba)

]]>
Thu, 30 Jun 2022 08:10:00 +0000
GubernurLepas Keberangkatan Atlet Soina Sumsel Ikuti Pesonas di Semarang Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/gubernurlepas-keberangkatan-atlet-soina-sumsel-ikuti-pesonas-di-semarang.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru  secara khusus memberikan  motivasi dan semangat bagi para atlet asal Sumsel yang akan bertanding pada  Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas)  ke-1 di Kota Semarang Jawa Tengah mendatang.
 
Ditermui disela-sela menerima Ketua Umum Pengurus Daerah Special Olympics Indonesia Sumsel, Mondiyaboni di ruang tamunya, Rabu (29/6/2022).  Gubernur Herman Deru mendoakan agar para atlet utusan Sumsel mampu memberikan prestasi terbaiknya diajang tersebut.
 
"Saya penuh rasa bangga bisa menerima pengurus serta atlet ini. Semoga dalam kompetisi ini bisa mengharumkan nama Sumsel dan memperbaiki prestasi," kata Herman Deru.
 
Lebih lanjut Herman Deru menambahkan meskipun para atlet yang ikut dalam  event tersebut dikhususkan  bagi para penyandang  tunagrahita  atau memiliki keterbatasan perkembangan mental, tingkah laku, dan kecerdasan. Namun dia tetap memberikan apresiasi atas kemampuan yang dapat ditampilkan para  kontingen Sumsel pada ajang bergengsi tersebut.
 
“Tetap semangat dan optimis,” imbuhnya.
 
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Daerah Special Olympics Indonesia Sumsel, Mondiyaboni mengatakan pada Pesonas nanti akan ada 44 atlit 16 pendamping yang akan berangkat pada 4 Juli 2022 mendatang menuju  Semarang Jawa Tengah.
 
Dijelaskannya, adapun atltet yang akan  akan bertanding pada 10 Cabor diantaranya bulutangkis, bola basket renang, lari, tenis meja, bocce, futsal, senam irama, senam daerah dan leader ship.

"Atlit utusan Sumsel yang berangkat ini nantinya  Insya Allah  akan   membawa nama baik Sumsel,"tandasnya.

]]>
Wed, 29 Jun 2022 23:15:00 +0000
Pengurus KNPI Muara Enim Pertanyakan Surat Mandat Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/pengurus-knpi-muara-enim-pertanyakan-surat-mandat.html Lentera-PENDIDIKAN.com, MUARA ENIM-H Adriansyah SE menyambangi Kantor KNPI Kabupaten Muara Enim. Pasalnya, dirinya sudah mendapat mandat perpanjangan kepengurusan sebagai Ketua KNPI Kabupaten Muara Enim dari Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sumatera Selatan.

"Saya kesini resmi dan telah menerima mandat untuk perpanjangan sebagai Ketua KNPI Muara Enim. Dan hari ini Saya ngantor di gedung KNPI,” ujar H Adrianysah SE dalam jumpa persnya, Rabu (29/6/2022).

Menurut Adriansyah bahwa dirinya telah menerima mandat perpanjangan sebagai Ketua KNPI Muara Enim versi Haris Pertama berdasarkan keputusan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia ( DPD KNPI) Provinsi Sumatera Selatan Nomor : KPTS.11/DPD.KNPI SS/VI/2022 tentang pengesahan komposisi dan personalia Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Muara Enim masa bhakti sampai dengan tahun 2022 (Perpanjangan) keputusan tersebut ditetapkan pada tangal 24 Juni 2022 yang ditandatangani Ketua Karateker keputusan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Kadir Tandjung dan Sekretaris Hari Azwar.

Tujuan SK perpanjangan tersebut, lanjut Ardiansyah, adalah untuk mengadakan reorganisasi (Penyusunan) kembali organisasi. Kenapa diperpanjang DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan, artinya tidak pernah ada Musda sebelum itu. Sebab jika Musda KNPI sebelumnya diakui tidak mungkin diperpanjang oleh DPD KNPI Provinsi Sumsel. Dan itu artinya bahwa Musda sebelumnya itu tidak ada, dan tidak pernah diakui oleh kader-kader provinsi. Terbukti per 24 Juni 2022 SK dirinya sebagai Ketua KNPI Muara Enim diperpanjang untuk melaksanakan Musda Kabupaten Muara Enim.

Dijelaskannya, turunan SK tersebut sangat jelas berdasarkan hasil kongres di Papua yang ketuanya adalah M Rifai Darius yang turunannya ke Ridho dan dirinya. Kemudian, hasil Kongres di Bogor dan Ternate Ketuanya Haris Pertama karena terjadi konflik turunannya karateker DPD KNPI Sumsel Ahmad Kadir Tandjung. Artinya SK dirinya adalah perpanjangan berdasarkan SK 2016 sampai akhir 2022 versi Haris Pertama.Adanya perpanjangan kepengurusan KNPI Muara Enim, dirinya akan melakukan konsolidasi-organisasi. Melakukan evaluasi terhadap perangkat organisasi yang berhimpun di KNPI, mengevaluasi pelaksanaan tugas-tugas dan organisasi hingga ketingkat kecamatan. Lalu terus kemudian berkomunikasi dengan organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Muara Enim.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan konsolidasi terhadap seluruh pimpinan kecamatan karena SK pimpinan kecamatan banyak yang berakhir, apakah harus diperpanjang atau kita ganti orangnya. Selain konsolidasi, kita akan memverifikasi organisasi kepemudaan berdasarkan hasil kongres di Ternate dan penjadwalan musda,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Muara Enim Deny Eka Chandra didampingi Ketua Harian Rasuan melalui pengurus Ahmad Solihin, menjelaskan bahwa kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Muara Enim telah melaksanakan Musda pada tanggal 31 Maret 2022. Sebelum melaksanakan Musda, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan. Dan pada saat itu yang bisa mengeluarkan rekomendasi ataupun yang bisa mengeluarkan surat karateker itu DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan kepemimpinan Muhamad Hidayat dan Rubi selaku Sekretarisnya. Setelah melalui konsultasi dan koordinasi, kami disuruh membuat permohonan untuk mendapatkan karatekernya dengan diberikan waktu selama tiga bulan untuk melaksanakan musyawarah daerah. Setelah satu bulan lebih, akhirnya digelar Musda dan tanpa halangan berarti.

“Sampai saat ini kami sudah melaksanakan konsolidasi ke provinsi memberi jadwal dan menghadap kepala daerah bahwa intinya kami akan melaksanakan pelantikan hasil Musda yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2022 nanti di Balai Agung Serasan Sekundang,” ujarnya.

Mengenai masalah H Adriansyah mendapatkan mandat, itu tentu perlu dipertanyakan dan perlu penjelasan lebih lanjut tentang siapa yang mengeluarkan mandat tersebut baik itu sebagai Ketua defenitif maupun ketua karateker serta siapa yang menandatangani. Karena sampai saat ini, Ketua DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan belum ada ketua defenitif.

"Artinya kalau memang ketua karateker siapa, pltnya siapa dan sebagainya. Tapi yang pasti kantor DPD KNPI Provinsi Sumatera Selatan ditempati oleh saudara Muhammad Hidayat sebagai ketua,” katanya.

Selain itu, pada 1 Juli ada rapat kerja nasional Komite Nasional Pemuda Indonesia di Jakarta, dan yang mendapatkan undangan itu saudara Muhammad Hidayat. Artinya DPP mengundang Muhammad Hidayat dan Rubi Indiarta. Bahwa pengakuan dalam hal ini Muhammad Hidayat dan Rubi Indiarta yang secara tidak langsung diakui oleh DPP KNPI. Dan jika H Adriansyah mendapatkan perpanjangan mandat untuk DPD KNPI Kabupaten Muara Enim, dirinya akan mengajak saudara Deny Eka Chandra berkomunikasi dengan saudara H Adriansyah biar permasalahan clear.

“Nanti jika perlu, setelah kami bertemu dengannya, awak media akan kami undang,” tutup Sholihin.

]]>
Wed, 29 Jun 2022 22:10:00 +0000
Komitmen Dorong Pemda Optimalkan Penggunaan Produk Dalam Negeri Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/komitmen-dorong-pemda-optimalkan-penggunaan-produk-dalam-negeri.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Pemerintah Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesiaa (RI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menggelar Rapat koordinasi pengawasan intern keuangan dan pembangunan daerah (Rakorwasinkeubangda) tingkat Provinsi Sumsel bertempat di Hotel Aryaduta, Rabu  (29/6/2022).
 
Rakor dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Sumsel H. Herman Deru, Kepala BPKP RI Dr. Muhammad Yusuf Ateh, Ak., MBA, Direktur Koordinasi Supervisi dan pencegahan KPK RI (Korsubga) wilayah I Brigjen Didik Agung Widjanarko., S.Ik., M.H tersebut mengusung tema kolaborasi dan sinergi APIP dan satuan pengawasan intern BUMD/BUMN dan badan usaha lainnya dalam pengawasan percepatan program penggunaan produk dalam negeri Daerah.
 
Gubernur Sumsel H   Herman Deru dalam arahannya menyebut, implementasi percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Sumsel sudah optimal dan sudah sesuai dengan komitmen Pemprov  pada acara Businnes Maching pada  24 Maret 2022 beberapa waktu  di  Nusadua  Bali, yaitu menggunakan paling sedikit 40% nilai anggaran belanja barang dan jasa.
 
“Bersyukur kita hari ini mendapat bimbingan dari BPKP dan juga dari KPK, ini tentu upaya preventif, dimana beberapa persoalan menjadi persoalan dunia pasca pandemi, meningkatnya komoditas inflasi yang tidak terkendali di beberapa negara,  meskipun indonesia tidak termasuk 62 negara yang terancam bangkrut,” ungkapnya.
 
Ditegaskan sebagai bagian dari Cinta  NKRI, sudah seharusnya   Provinsi  Sumsel memiliki konsep mencegah inflasi dan  krisis pangan dengan menggalakan Gerakan  Sumsel Mandiri Pangan. 
 
“Gerakan Sumsel Mandiri Pangan merubah mindset masyarakat dari pembeli menjadi penghasil.  Bukan hanya sayur-mayur, warga juga diajak memenuhi sendiri kebutuhan protein keluarga seperti berternak ayam dan ikan lele. Melalui upaya ini diharapkan Sumsel menjadi daerah yang mampu menjaga ketahanan pangannya, atau tidak tergantung lagi dengan daerah lain,” katanya. 
 
Lebih jauh bapak pembangunan Sumsel  ini menuturkan, Pemprov Sumsel bersama dengan 17 Kabupaten/kota   telah membentuk Tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (Tim P3DN) sesuai dengan   Instruksi Gubernur Sumatera Selatan Nomor: 005/Instruksi/VI/2022 Tentang Transaksi Pengadaan Langsung Dengan Usaha Mikro Dan Usaha Kecil Melalui Program pada Pengadaan Tanggal 5 April 2022. 
 
“Upaya tersebut tentunya  menumuai   hambatan dilapangan, untuk itu  melalui kegiatan ini  kita berharap  dapat memberikan kontribusi besar bagi Pemda berupa solusi atas permasalahan yang ada,” pungkasnya. 
 
Untuk diketahui, Sejak tahun 2018, Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dilakukan untuk pemberdayaan industri dalam negeri. Produk Dalam Negeri wajib digunakan untuk PBJ yang bersumber dana dari APBN/APBD, Hibah, PPP dan mengusahakan sumber daya yang dikuasai negara. Produk Dalam Negeri & BMP minimal 40% dalam TKDN & BMP. Melalui Perpres Nomor 2 tahun 2022 dilakukan percepatan peningkatan penggunaan oduk dalam negeri (P3DN) dan UMKM.
 
Perwakilan BPKP Sumsel  bekerja sama dengan APIP membantu Pemerintah Daerah merealisasikan 40% belanjanya untuk pengadaan PDN sesuai Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2022. Melalui pengawasan atas perencanaan dan realisasi pengadaan dalam rangka pemenuhan target P3DN, serta memastikan keberlanjutan program P3DN dengan memantau pelaksanaan atas kebijakan yang mendukung keberpihakan pada produk lokal Sumatera Selatan.

]]>
Wed, 29 Jun 2022 21:05:00 +0000
Kopbara dan Asmara Bantu Salurkan Banjir Bandang Tanjung Enim Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/kopbara-dan-asmara-bantu-salurkan-banjir-bandang-tanjung-enim.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM-Patut diacungi jempol pada Koperasi Batu Bara (Kopbara) sekaligus yang tergabung dalam Asosiasi Masyarakat Batu Bara (ASMARA) yang telah memberikan bantuan sosial kemanusiaan pada para korban banjir di Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, pada Rabu (29/6/2022).

Aksi peduli kemanusiaan ini diberikan oleh Ketua Kopbara sekaligus ASMARA Key Jon melalui Pengurus Kopbara, memberikan langsung ke Posko Siaga Banjir di Tanjung Enim yang diterima langsung oleh Camat Lawang Kidul Andrile.

Pada kegiatan peduli kemanusiaan banjir ini, kata Key Jhon bantuan sembako ini berupa beras 200 karung ,Mie Instant 200 dus serta 4 dus sarden yang dibagikan secara langsung pada masyarakat yang sudah terdata di Posko Induk Pasar Tanjung Enim maupun yang dibagikan langsung oleh relawan.

"Alhamdulillah, pada hari ini kami rekan- rekan pengurus Asosiasi Masyarakat Batubara (ASMARA ) dan juga Koperasi Pengangkutan Batubara telah mendistribusikan bantuan sembako bagi warga terdampak pasca banjir. Artinya pada hari ini kita berkontribusi dalam peduli kemanusiaan pada musibah banjir yang melanda warga kita .Sebagai kelompok masyarakat, Kopbara dan Asmara merasa tergugah untuk berpartisipasi aktif menanggulangi musibah ini," tutur Key Jhon.

Dalam kesempatan itu, ia berharap bantuan ini dapat membantu dalam meringankan kebutuhan para korban banjir. Sehingga, setelah ini masyarakat tetap kembali normal dan juga semangat lagi setelah terkena musibah banjir benerapa hari lalu.

"Harapan kami bantuan sembako dapat bermanfaat bagi saudara kita , Tetap sabar dalam menghadapi musibah , tetap sehat dapat beraktivitas seperti biasanya," tandasnya.

Sementara Camat Lawang Kidul Andrile mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh pihak Kobara dan rekan- rekan dari ASMARA dalam hal ikut membantu meringankan beban para korban banjir.

"Mudaha-mudahan, bantuan ini bermanfaat dan sekali lagi saya ucapkan terima kasih," ucapnya.

]]>
Wed, 29 Jun 2022 20:25:00 +0000
Perikanan dan Perternakan di Sumsel Masih Hasil Impor Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/perikanan-dan-perternakan-di-sumsel-masih-hasil-impor.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Rapat sinkronisasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (SMP) tahun 2022,berlangsung selama satu hari di Hotel Aston Palembang Rabu (29/6/2022). Rapat tersebut dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan dan gizi keluarga secara berkelanjutan. Serta mengubah pola pikir di masyarakat dari membeli menjadi penghasil pangan sendiri.

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan, pihaknya fokus terhadap ketahanan pangan. Karena Sumsel memiliki potensi baik secara personal maupun alam.

Harus ada yang memulai dalam simpul apapun. Sadari dulu bahwa di desa memiliki kemampuan untuk mengajak. Jangan hanya terpaku jumlah besarnya target saja. Tapi yang terpenting keberlangsungan dari program itu sendiri," ujarnya.

“Kita merasa asing dengan minyak sayur dari bahan kelapa. Padahal waktu dulu bahan minyak sayur berasal dan pertama dibuat dari kelapa. Kita harus menyadari itu dan kembali membangun potensi itu semua,” tambah Herman Deru.

Lebih lanjut Herman Deru mengungkapkan, Sumsel pada kondisi dikaruniai alam dan sumber daya manusia dalam bidang perikanan dan perternakan. Namun saat ini masih mengimpor dari luar Sumsel. Sungguh sangat disayangkan hal ini terus terjadi. Perlu menjadi perhatian khusus terutama bagi dinas terkait untuk mengatasi masalah ini semua.

"Untuk kegiatan yang selama ini sudah berjalan harus lebih masif lagi. Pemasaran dan market harus jelas terlebuh dahulu, harus ada klaster khusus barang yang akan dijual dan dihasilkan," bebernya.

Herman Deru menjelaskan, produk yang dihasilkan tidak harus memakai biaya besar. Ini menjadi tugas pemerintah dalam memikirkan hal tersebut. Seperti saat ini bahan pangan yang lagi melambung adalah cabai. Harus menjadi tanaman wajib dirumah agar ketika cabai mahal tidak menjadi masalah terutama bagi rumah tangga yang menanam cabai tersebut.

“Saat ini cabai merah mahal jenis tertentu. Kita mesti mempunyai solusi agar cabai merah mahal tersebut tak jadi masalah. Jadi jika cabai jenis kriting mahal makan solusinya harus menanam cabai lain. Jadi tidak ada lagi istilah kekurangan pangan lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan dan Perternakan Provinsi Sumsel
Ruzuan Efendy MM menambahkan, untuk program Sumsel mandiri pangan sendiri sudah di launching pada 2 Desember 2021. Bagaimana merubah mendset dan perilaku masyarakat Sumsel untuk bisa mandiri pangan. Saat ini target masih daerah dengan ekonomi masih rendah.

"Program ini merupakan langkah awal untuk mengurangi biaya hidup. Setelah itu menjaga dari kekurangan gizi, serta menurunkan angka stanting," katanya.

“Jika program ini berjalan terutama di tingkat skala keluarga bisa menjaga gizi di keluarga itu sendiri," tandasnya.

]]>
Wed, 29 Jun 2022 19:20:00 +0000