Lentera Pendidikan.Com http://www.lenterapendidikan.com/ Lentera Pendidikan id 2017 Lentera Pendidikan.Com www.desa-coding.com Sun, 05 Apr 2020 02:34:33 +0000 Libur Corona, SKB Juga Terapkan Sistem Daring Sekolah http://www.lenterapendidikan.com/berita/sekolah/view/libur-corona-skb-juga-terapkan-sistem-daring.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Pembelajaran daring bukan hanya berlaku untuk siswa sekolah umum saja, tetapi juga berlaku bagi untuk siswa Sanggar Kegiatan belajar (SKB) Program Pendidikan Nonformal ( PNF) kota Palembang.

Kepala sanggar kegiatan belajar (SKB) dan sekolah Filial Kota Palembang, H Herman Wijaya mengatakan, libur masa pencegahan corona yang sekarang di perpanjang sampai dengan 25 April mendatang juga berlaku untuk siswa SKB.

“Mereka siswa SKB ini juga diliburkan ,dan diberikan pembelajaran secara daring,” ucapnya.

Menurut Herman, dalam pembelajaran Daring memang terdapat kendala, sebab para pelajar SKB sebagian besar dari anak yang putus sekolah dan anak jalanan. Jadi tidak semua memiliki sarana gadget untuk melakukan pembelajaran jarak jauh.

“Mengatasi masalah itu, para pengajar sudah menyiapkan tugas bagi mereka yang tak memiliki gerget tersebut, hal ini dilakukan agar mereka tidak ketinggalan pembelajaran,” terangnya.

Herman juga mengungkapkan, untuk masalah praktek yang mengumpulkan banyak orang saat ini ditiadakan sampai kondisi sudah memungkinkan. Meski demikian, pembelajaran teori akan terus diberikan sehingga masa.libur antisipasi corona tidak dijadikan oleh siswa untuk keluyuran dan nongkrong.

“Libur ini bukan untuk  liburan tapi untuk memutuskan mata rantai Covid-19. Jadi para orang tua dapat mengawasi anak mereka jangan sampai berkeliaran di jalan dan nongkrong berkumpul banyak orang,” tukasnya.(LP/Intens.news)

]]>
Sun, 05 Apr 2020 08:10:00 +0000
Permudah Belajar, Disdik Sumsel Luncurkan Aplikasi Sumsel Cerdas Sekolah http://www.lenterapendidikan.com/berita/sekolah/view/permudah-belajar-disdik-sumsel-luncurkan-aplikasi-sumsel-cerdas.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Untuk mempermudah para guru dan siswa dalam pembelajaran daring atau online, Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel kini tengah menguji coba terobosan tersebut yang diberi nama Sumsel Cerdas. 

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Pahlevi mengatakan sangat mengapresiasi dengan adanya terobosan ini. “Saat ini kita memperpanjang belajat dirumah bagi siswa sampai 25 April 2920 karena status Sumsel saat ini bukan lagi waspada. Setiap hari jumlah yang positif bertambah,” ujarnya, Sabtu (4/4/2020).

Karena itu, pembelajaran daring ini sebagai solusi yang dilakukan dari Kemendikbud untuk menganti kegaiatan tatap muka selama ini.

“Alhamdulilah sudah beberapa minggu ini kita sudah lakukan daring. Dan ini kita akan mencoba yang namanya Sumsel Cerdas yang mana aplikasi ini bisa dipantau oleh siapa saja,” jelasnya.

Ia mengatakan, aplikasi ini tentu ada kelebihan dan kekurangan akan tetapi melalui ini juga tak mengurangi pembelajaran karakter bagi seorang siswa sendiri.

“Tdak ada bedanya sama sekali termasuk mungkin di dalam pembinaan karakter pada siswa secara menyeluruh tingkah laku siswa di rumah bisa terpantau oleh guru atau wali kelasnya. Jadi bukan hanya konten isi pembelajaran saja tapi bagaimana tetap pembinaan karakter tingkah laku. Apa yang dilakukan anak di rumah itu juga tidak beda pada waktu dia belajar di sekolah itu juga mudah-mudahan aplikasi ini nanti dapat kita terapkan secara maksimal,” harapnya.

sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Palembang, Nasrul Bani mengatakan aplikasi Sumsel Cerdas ini bisa dipantau oleh siapa saja mulai dari Gubernur hingga orangtua.

“Jadi kita akan lakukan ini pada senin mendatang dengan secara terjadwal. Jadi sistem daring ini bisa langsung digunakan oleh siswa dan guru secara efektif. Aplikasi ini bisa di downloand di Playstore, ios, dan lain sebagainya,” ungkap dia.

“Jadi kita akan lakukan ini pada senin mendatang dengan secara terjadwal. Jadi sistem daring ini bisa langsung digunakan oleh siswa dan guru secara efektif,” tukasnya.(LP/Intens.news)

]]>
Sun, 05 Apr 2020 07:10:00 +0000
Pemakaman Jenazah Pasien Virus Corona di Lampung Barat Berlangsung Lancar Nasional dan Internasional http://www.lenterapendidikan.com/berita/nasional-dan-internasional/view/pemakaman-jenazah-pasien-virus-corona-di-lampung-barat-berlangsung-lancar.html Lentera-PENDIDIKAN.com,LAMPUNG-Jenazah S (71), pasien virus corona yang meninggal dunia di RSU Abdul Moeloek Bandarlampung (RSUAM) pada Sabtu dini hari (4/4/2020), dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) dii kampung halamannya di Lingkungan Srigaluh, Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau, Lampung Barat, Sabtu petang (4/4/2020).

Proses pemakaman berlangsung lancar. Pemakaman dilakukan oleh tim khusus Pemprov Lampung yang terdiri atas personel TNI, Polri, dan Sat Pol PP. Keluarga S dan sejumlah warga turut menyaksikan proses pemakaman dari kejauhan.Para petugas pemakaman dari Pemprov Lampung yang berjumlah 10 orang terlihat mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, dengan tubuh tertutup rapat. Mereka dengan cekatan melakukan pemakaman jenazah S.

Tidak seperti jenazah korban virus corona lainnya yang bermasalah saat akan dimakamkan karena ditolak warga, warga Sekincau justru menyambut jenazah dengan sangat baik.

Sejak pagi hari warga bergotong royong menggali liang lahat di TPU setempat. Liang lahat untuk jenazah S lebih dalam dibanding liang lahat pada umumnya.

Lepas magrib, rombongan dari Pemprov Lampung meninggalkan lokasi pemakaman. Warga terlihat berdiri di pinggir jalan untuk melambaikan tangan dan menyampaikan terima kasih.

“Terima kasih… terima kasih…” kata sejumlah warga Sekincau.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Lampung, Reihana, mengungkapkan S adalah pasien virus corona dengan riwayat perjalanan dari tabligh akbar Gowa Sulawesi Selatan selama 5 hari.

“Pada tanggal 27 Maret 2020 pasien inisial S ini pulang ke Lampung dari pengajian di Gowa. Selanjutnya, ia dibawa ke Puskesmas dengan keluhan mual, lemas, dan buang air besar  5 sampai 6 kali sehari. Pada 28 Maret 2020 pukul 07.00 WIB pasien dirujuk ke RSUAM. Saat itu ondisi pasien sudah tidak stabil,” kata Reihana.

Menurut Reihana, saat dirawat di RSUAM pasien mengalami  sesak napas serta memiliki penyakit penyerta penyakit hipertensi dan paru-paru kronis.

“Pasien sudah diberikan alat bantu dan selalu sesak.Kondisinya sudah menurun .Dokter yang mengisolasinya sudah berusaha keras tapi takdir berkata lain. Pasien lansia ini meninggal dunia pada Pukul 00.00 WIB di RSUAM,” kata Reihana.(LP/Intens.news)

]]>
Sun, 05 Apr 2020 06:00:00 +0000
Tak ada Kendala Belajar dengan Konsep e-Learning Universitas http://www.lenterapendidikan.com/berita/universitas/view/tak-ada-kendala-belajar-dengan-konsep-e-learning.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Mencegah penularan Covid-19 yang saat ini semakin merebah, membuat sejumlah universitas menerapkan kuliah sistem E-learning (Online). Salahsatunya Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.Kepala Jurusan Jurnalistik Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN RF, Andi Sumainaduku mengatakan, sejauh ini perkuliahan sistem e-learning tak ada kendala, apalagi teknologi saat ini sudah mendukung.

“Sampai sekarang mahasiswa kuliah tetap aktif, rata-rata dosen menggunakan aplikasi zoom untuk kuliah realtime. Ada juga yang menggunakan WA,” terangnya ketika dikonfirmasi, Sabtu, (4/4/2020).

Sementara itu, Anggraini Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi menyebut, penerapan kuliah sistem e-learning dinilai cukup tepat. Mahasiswa hanya perlu mengosongkan waktu dan menyimak dengan serius selama perkuliahan berlangsung.

“Selagi itu hanya presentasi dan diskusi masih baik jalannya, tapi kalau untuk tugas yang di e-learning dan semacamnya menurut saya kurang efektif,” ungkapnya.

Ia menilai,  karena mahasiswa fokusnya akan terbagi, disamping ingin menyelesaikan tugasnya dengan baik juga sibuk memikirkan deadline.

“Belum lagi kalo sudah deadline  ada saja hambatannya, baik dari sinyal internet, dan lain-lain yang akhirnya mahasiswa itu ngerasa kuliah daring ini sulit,” katanya.

Anggraini tak menapik, perkuliahan sebaiknya secara langsung dan bertatap muka dengan dosen. Dengan demikina, pembahasan yang disampaikan dosen akan lebih mudah untuk diserap.(LP/Intens.news)

]]>
Sun, 05 Apr 2020 05:05:00 +0000
Sistem Lelang Jasa Pengamanan di PLN Unit Induk WS2JB Dinilai Janggal, PT yang Dimenangkan Diduga Ti Ekonomi & Bisnis http://www.lenterapendidikan.com/berita/ekonomi-bisnis/view/sistem-lelang-jasa-pengamanan-di-pln-unit-induk-ws2jb-dinilai-janggal-pt-yang-dimenangkan-diduga-tidak-miliki-surat-izin-operasional.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Sistem lelang jasa pengamanan PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB) syarat kejanggalan. Hal demikian diungkapkan salah satu peserta lelang jasa pengaman dari PT Star Solusi Indonesia, Hermansyah.

“Pertama PT yang dimenangkan tersebut tidak meiliki Surat Izin Operaional (SIO), artinya jelas tidak memiliki kriteria untuk lelang wilayah Sumsel,” ungkap Herman ke pada Intens.news, Sabtu (04/04/2020).

Ia mengatakan, malah PT yang dimenangkan harga lelangnya jauh lebih tinggi dari PT miliknya, dimana PT Star Solusi Indonesia dengan penawar terendah pertama PT Star Solusi Indonesia dengan nilai penawaran Rp. 28.466.463.099,88, namun yang dimenangkan adalah PT Bangun Sejahtera Abadijaya yang di tetapkan sebagai pemenang dengan penawaran Rp. 28.845.696.350,91

“Nah menjadi persoalan mengapa banyak jasa pengamanan di Sumsel, mengapa dimenangkan dari jasa pengaman Jakarta, sekali lagi yang tidak memiliki SIO bisa lolos dari daftar penyediaan terseleksi dari Polri,” jelas Herman seraya mengatakan pihaknya tengah mempelajari permasalahan ini dengan melaporkan ke pada lembaga ke KPPU.

Sementara itu, Ketua LSM Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Ir Feri Kurniawan, mengatakan, kuat dugaan adanya permasalahan tersebut, ada oknum yang bermain mengatur pengadaan barang jasa yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.

“Lelang pengadan jasa melalui E-Proc yang berpotensi melanggat UU no 5 tahun 1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat,” jelas Feri

Ada permasalahan ini, lanjut dia, pihaknya menemukan pelanggaran oleh  PLN, diduga  PT yang dimenangkan tidak memiliki surat izin operasional untuk wilayah sumsel.

“Bagaimana mungkin, menunjuk pemenang yang tidak mempunyai izin di wilayah bersangkutan dan tanpa diketahui oleh Polisi Daerah Wilayah setempat, karena tidak terdaftar sebagai penyedia jasa keamanan termasuk tenaga keamanan yang akan bertugas,” tandasnya.

Ada lagi, masih kata Feri,  untuk paket Pengadaan Pekerjaan Pengelolaan Gedung dan Administrasi di PT PLN (Persero) UP3 Palembang dan PT PLN (Persero) UP3 Ogan Ilir dengan RKS No. 001/DL/RENDAN/UIWS2JB/2020, dimana pemenang lelang PT Andalan Mitra Prestasi yang di tetapkan sebagai pemenang dengan penawaran Rp. 15.898.400.737,00,.

“Kami menduga adanya pemberian “fee” oleh rekanan yang dinyatakan sebagai pemenang  kepada oknum di PT PLN (Persero) WS2JB.Dan hal ini akan kami tindak lanjuti ke LKPP dan PLN Pusat dan Kementerian yang terkait, karena mafia-mafia pengadaan diduga menjadi sumber korupsi di tubuh PLN,” pungkasnya.

Terpisah, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB) Daryono, ketika dikonfirmasi Intens.news terkait masalah ini tidak banyak berkomentar. “Proses masih belum selesai, silakan dengan humas,” singkatnya.(LP/Intens.news)

]]>
Sun, 05 Apr 2020 04:05:00 +0000
Menentang Kebijakan Pemerintah Soal Pencegahan Virus Corona, Video Walikota Ini Viral di Medsos Nasional dan Internasional http://www.lenterapendidikan.com/berita/nasional-dan-internasional/view/menentang-kebijakan-pemerintah-soal-pencegahan-virus-corona-video-walikota-ini-viral-di-medsos.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PRABUMULIH-Di tengah-tengah gencarnya pemerintah pusat dan sejumlah pemerintah daerah di Indonesia melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19, Walikota Prabumulih, Sumatera Selatan, Ridho Yahya, juga menentang langkah yang dilakukan pemerintah.

Dalam video yang kini viral di media sosial, Ridho mengaku tidak akan meliburkan siswa sekolah. Para PNS juga tetap diminta masuk seperti biasa. Menurutnya, penyakit itu harus dihadapi, bukan untuk ditakuti. Ketika ditanya soal libur bagi anak sekolah, Ridho Yahya justru balik bertanya,”Aku tanyo sekarang dengan libur sekolah sekarang apakah ada penelitian mengatakan penyakit corona gak katek? Gak ado kan? Ada gak penelitian (yang menyimpulkan) libur anak-anak sekolah penyakit berkurang? Ada nggak? Nggak ado kan? Apo gitu….” kata Ridho, dalam dialek Palembang.

Video itu sendiri sebenarnya sudah beredar sejak 16 Maret 2020 lalu. Namun, seiring dengan makin maraknya kasus virus corona di Indonesia, video tersebut menjadi viral. Hal itu karena ucapan Ridho itu berlawanan dengan arus. Dalam video itu Ridho mengaku  tidak akan meliburkan sekolah dan kantor pemerintah daerah.

“Tidak akan saya liburkan. Kalau ada jaminan jika diliburkan maka corona hilang akan ku liburkan besok. Biasa-biasa saja, tenang, kalau kita libur malah tambah resah masyarakat, kita jamin Prabumulih aman,” katanya.

Dalam video itu Ridho mengaku heran kok pemerintah pusat justru membuat masyarakat resah dengan meliburkan pegawai dan menutup fasilitas umum.Sejak video itu tersebar luas, Wakil Ketua DPRD Prabumulih, Ahmad Palo, menyayangkan sikap Walikota Ridho Yahya.

“Yang menjadi intruksi pemerintah pusat hendaknya dilakukan di daerah. Misalnya l imbauan memberikan pembatasan dengan kegiatan yang bersifat mengumpulkan masa yang begitu besar atau banyak yang mudah melakukan penularan ke warga lainnya,” kata Palo.

Ucapan Walikota Prabumulih itu tidak hanya disayangkan oleh warga Prabulih. Banyak warganet yang menilai orang nomor satu di Prabumulih itu kebablasan. Apa lagi saat ini sudah banyak warga di berbagai daerah di Indonesia yang meninggal dunia karena virus corona. Di Sumatera Selatan, dua orang meninggal karena virus corona.

“Ini walikota paling aneh di dunia. Kok masih ada ya hari gini walikota seperti ini?” tulis warganet di Facebook.

“Entah apa yg merasuki otaknya bapak ini sampai takabur sekali, semoga dia dirahmat oleh Allah, amiiin…” tulis salah seorang pemilik akun Facebook.(LP/Teraslampung)

]]>
Sun, 05 Apr 2020 03:40:00 +0000
Bupati Parosil Apresiasi Warga Sekincau Lambar yang Siapkan Liang Lahat untuk Jenazah Pasien Virus C Nasional dan Internasional http://www.lenterapendidikan.com/berita/nasional-dan-internasional/view/bupati-parosil-apresiasi-warga-sekincau-lambar-yang-siapkan-liang-lahat-untuk-jenazah-pasien-virus-corona.html Lentera-PENDIDIKAN.com,LAMPUNG-Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memberikan apresiasi yang tinggi kepada warga Kelurahan Sekincau, Kecamatan Sekincau Lampung Barat, yang telah bergotong-royong menyiapkan liang lahat untuk memakamkan jenazah pasisn virus corona yang meninggal dunia di RSU Abdul Moeloek Bandarlampung, Sabtu dini hari (4/4/2020). Menurut Parosil, yang dilakukan oleh warga Sekincau merupakan wujud asli orang Indonesia yang suka bergotong royong, bekerja sama untuk kebaikan bersama.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lambung Barat menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Sekincau yang telah memberikan penghargaan yang baik kepada warga lain yang meninggal dunia karena virus corona. Apa yang dilakukan oleh warga Sekincau sudah sesuai dengan ajaran Islam, karena memakamkan jenazah itu fardu kiyafah atau kewajiban bagi sesama muslim,” kata Parosil, Sabtu, 4 April 2020.

Menurut Parosil, yang dilakukan warga Sekincau menunjukkan bahwa rasa kekeluargaan dan kegotongroyongan masih hidup dengan baik.

“Ini juga sebagai wujud pelaksanaan keimanan kepada agama. Agama Islam telah mengajarkan bahwa memakamkan jenazah merupakan fardhu kifayah. Muslim punya kewajiban untuk menghormati jenazah dengan memandikan, mengkafani, menyolatkan, dan memakannya. Karena warga Sekincau yang meninggal ini pasien positif virus corona, sudah ada prosedurnya. Yang memakamkan nanti adalah tim khusus,” kata Parosil.

Parosil menyatakan, di tengah-tengah adanya penolakan pemakaman jenazah pasien virus corona di beberapa daerah, sikap warga Sekincau layak dicontoh.

“Mari kita terus kembangkan rasa kekeluagaan dan rasa kebersamaan ini. Mudah-mudahan dengan adanya kebersamaan dan persatuan ini wabah virus Covid-19 segera berlalu,” katanya.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyampaikan berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya  kepada keluarga Bapak Suyut. Semoga selalu diberi ketabahan dan kekuatan,” imbuhnya.(LP/Teraslampung)

]]>
Sun, 05 Apr 2020 02:15:00 +0000
Surya Panca : 1 PDP di Muara Enim Negatif Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/surya-panca-1-pdp-di-muara-enim-negatif.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM-Juru bicara Covid -19 Kabupaten Muara Enim, Surya Panca Diharta mengatakan, Pemda Muara Enim menganggarkan Rp80 miliar dalam penanganan Covid 19 di bumi Serasan Sekundang. Pernyataan tersebut dibenarkannya ketika dikonfirmasi, Sabtu (4/4/2020).

“Ya benar sekitar 80 miliar Pemda kita menggelontorkan dana melalui dana APBD tidak terduga 2020 dalam penanganan Covid- 19 di Muara Enim diperuntukan untuk logistik persiapan penanganan covid 19, Alat Pelindung Diri (APD) medis dan insentif tenaga medis pada  gelombang satu ini,” katanya.

Dikatakan Panca, untuk anggaran Refocusing tahap pertama ini, pihaknya terus melihat perkembangan situasi wabah covid-19 bagai mana kedepannya, dan tidak menutup kemungkinan pula pihaknya akan menggelontorkan bantuan logistik kepada Masyarakat dalam tahap ke dua nanti.

“Alhamdulillah pada saat ini Muara Enim  khususnya Satu Pasien Dalam Pantauan ( PDP) yang di rujuk ke RSMH Palembang kamarin, dari hasil Lab menunjukkan Negatif dari Virus Covid – 19 dan 161 Orang Dalam Pantauan ( ODP) Trus menunjukkan penurunan dalam pemantauan,” pukasnya.(LP/Intens.news)

]]>
Sun, 05 Apr 2020 01:30:00 +0000
Bupati Muaraenim Langsung Tinjau Jalan Amblas Di Desa Danau Gerak Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/bupati-muaraenim-langsung-tinjau-jalan-amblas-di-desa-danau-gerak.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM-Untuk memastikan masyarakat tidak terisolir, Plt Bupati Muaraenim H Juarsah SH bersama rombongan langsung melakukan peninjauan lokasi jalan amblas di Desa Danau Gerak, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muaraenim, Sabtu (4/4/2020) sore.

Dalam rombongan tersebut ikut serta Dandim 0404 Muaraenim Letkol Inf Syafruddin, Kapolres Muaraenim AKBP Donni Eka Syahputra, anggota DPRD Muaraenim M Candra, Camat Semende Darat Laut, Camat Semende Darat Tengah dan Camat Semende Darat Ulu, Danramil Semende, Kapolsek Semende, Perangkat Desa dan ratusan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati Muaraenim Juarsah dan rombongan melakukan peninjauan ke lokasi longsor dan melihat jalan putus sekitar 10 meter karena amblas ke dalam jurang kedalaman sekitar 10 meter. Jalan tersebut amblas akibat diguyur hujan deras sepanjang malam. Akibat longsor yang terjadi sekitar pukul 06.00,  akses ja|an dari Desa Danau Gerak menuju Desa Cahaya Alam dan Desa Pelakat terputus sehingga warga di dua desa tersebut terancam lumpuh dan terisolir.

Plt. Bupati Muaraenim H Juarsah, meminta OPD terkait, yaitu Dinas PUPR, BPBD dan Dinas Sosial yang turut dalam peninjauan tersebut untuk segera melakukan penanganan dan perbaikan jalan tersebut agar keadaan dapat kembali normal. Dan untuk sementara dibuat jalan alternatif sementara sehingga warga bisa beraktifitas sembari menunggu perbaikan yang permanen.

"Ini akses jalan utama warga, jadi jangan sampai warga terisolir. Kita akan upayakan buat jalan sementara sembari mencari solusi yang terbaik," ujarnya.

]]>
Sun, 05 Apr 2020 00:50:00 +0000
Herman Deru: Mudik ke Sumsel, Isolasi 14 Hari Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/herman-deru-mudik-ke-sumsel-isolasi-14-hari.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG - Gubernur Sumsel H. Herman Deru kembali meminta agar warga Sumsel yang ada di perantauan untuk tidak mudik ke di tengah merebaknya wabah virus Corona atau Covid-19. Dia juga menekankan, warga tersebut tetap berada di perantauan selama wabah Covid-19 masih menyerang secara masif di Indonesia demi keamanan bersama. Bahkan dia menegaskan, jika pun nantinya para perantau tetap nekat mudik ke Sumsel, maka para perantau tersebut akan berstatus ODP dan harus menjalani isolasi selama 14 hari.

"Sejak awal ketika ada mahasiswa yang minta diizinkan pulang melalui Ketua DPR kita sudah tanggapi itu. Pada prinsipnya mereka boleh pulang. Tapi syaratnya mereka harus di karantina dulu dan berstatus ODP," kata HD saat dibincangi, Sabtu (4/1/2020).Syarat tersebut, lanjutnya, ditujukan untuk semua pemudik tanpa terkecuali. Termasuk juga pemudik lebaran. Hal itu guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Hal itu merupakan syarat untuk semua pemudik dan saya tegaskan harus disiplin dan diawasi. TNI dan Polri juga berperan untuk hal itu," tegasnya.

Diketahui, Sumsel sendiri telah membuat ODP Center atau rumah sehat Covid-19 yang berada di wisma atlet Jakabaring Sport City untuk menampung ODP.

"Kalau masih bisa ditahan dan tidak mendesak, kami tetap anjurkan jangan mudik dulu demi keamanan dan kenyamanan bersama. Jika tetap nekat, maka ingat harus diisolasi 14 hari. Kita sudah siapkan rumah. Rumah sehat di Jakabaring namanya ODP Center," terangnya.

Ditanya soal perkembangan Covid-19 di Sumsel, HD optimis jika kasus tersebut akan minim. Sebab, jika dilihat dari kasus pertama yang terkonfirmasi merupakan kasus import atau imported case.

"Kalau ditanya optimis atau tidak. Ya kita harus optimis minim. Karena dilihat dari kasus pertama merupakan import dan kasus positif lain dari lingkungan keluarga itu sendiri yang salah satu anggota keluarganya pernah berpergian ke daerah terpapar seperti kasus di Prabumulih. Untuk itulah, kita minta agar perantau tidak mudik dulu agar jika mereka mungkin terpapar Covid-19, tidak menularkan ke keluarganya yang ada di Sumsel ini," bebernya.

"Ini harus didukung kepatuhan masyarakat soal social distancing, physical distancing dan stamina juga harus dijaga. Kita juga sudah mulai membagikan vitamin agar daya tahan tubuh masyarakat tetap terjaga," pungkasnya.

Sebelumnya, HD juga telah menginstruksikan kepada semua pihak untuk memperketat pintu masuk ke sumsel, termasuk jalur-jalur tikus baik di darat maupun air. Bahkan beberpa hari lalu, sedikitnya 72 pemudik yang tiba di Palembang melalui Bandara SMB II Palembang diboyong terlebih dulu ke ODP Center guna dilakukan pemeriksaan dan isolasi.

]]>
Sat, 04 Apr 2020 18:00:00 +0000
Dinkominfo Muba Fasilitasi Aplikasi Zoom Clouds Meeting pada rapat paripurna Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/dinkominfo-muba-fasilitasi-aplikasi-zoom-clouds-meeting-pada-rapat-paripurna.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Meski saat ini aktifitas roda pemerintah dibatasi akibat dampak dari wabah Covid-19 atau virus corona, namun jajaran eksekutif dan legislatif di Kabupaten Musi Banyuasin tetap memaksimalkan proses roda pemerintahan dan pelayanan publik untuk warga Muba. 

Dengan fasilitas kecanggihan teknologi, Senin (6/4/2020) Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bersama DPRD Muba tetap akan melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Penjelasan Raperda Inisiatif Pemkab Muba serta Penyampaian Penjelasan Raperda Prakarsa DPRD. 

"Nantinya anggota dewan yang hadir secara fisik hanya untuk memenuhi kuorum rapat, dan wajib kita jalankan sesuai dengan protokol kesehatan, sisanya anggota dewan tetap mengikuti paripurna melalui aplikasi zoom clouds meeting yang telah dipersiapkan bersama dengan tim Dinas Komunikasi dan Informatika Muba ," ungkap Sekretaris DPRD Muba, Thabrani.

Lanjutnya, sesuai protokol kesehatan dan waspada Covid-19 keberadaan anggota dewan yang secara fisik akan diberi jarak satu meter serta menggunakan APD terutama masker. "Berjalannya rapat nanti akan tetap memprioritaskan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19," terangnya.

Kemudian, untuk anggota dewan yang tidak hadir atau mengikuti jalannya rapat menggunakan aplikasi akan diberikan user ID serta pasword untuk bisa mengakses aplikasi zoom cloud meeting yang telah dipersiapkan 

"Untuk anggota dewan yang tidak hadir secara fisik dan OPD silakan mengikuti secara online melalui aplikasi Zoom Clouds Meeting. Akan kami bagikan ID meeting dan Passwordnya," jelas Thabrani.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadinkominfo) Muba, Herryandi Sinulingga AP menerangkan, dengan menggunakan aplikasi zoom clouds meeting yang tren saat ini kita gunakan tujuanya agar proses rapat paripurna nantinya tetap berjalan seperti biasanya, hanya saja yang membedakan dilakukan secara online sebagian orang  tanpa kehadiran fisik. 

"Aplikasi ini nantinya akan digunakan oleh jajaran eksekutif dan legislatif di masing-masing tempat tanpa hadir secara fisik, nanti akan diberikan user ID serta pasword agar bisa mengakses aplikasi tersebut dan mengikuti proses rapat," secara live ulasnya.

Dijelaskan, zoom adalah aplikasi komunikasi video dengan platform cloud yang mudah dan andal untuk konferensi video dan audio, kolaborasi, obrolan, dan webinar di seluruh perangkat seluler, desktop, telepon, dan sistem ruang.

" Dan bagi Masyarakat Muba dan Rekan media serta organisasi kemasyarakatan lainya juga nantinya akan disiapkan tayangan secara streaming, yang dapat menyaksikan secara live di kanal sosial media yang kita siapkan sehingga  pelaksanaan rapat paripurna tersebut tetap bisa dijangkau dan dan disaksikan warga Musi Banyuasin", pungkasnya.

]]>
Sat, 04 Apr 2020 17:25:00 +0000
Kabar Baik, Satu Pasien Positif Corona di Sumsel Sembuh Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/kabar-baik-satu-pasien-positif-corona-di-sumsel-sembuh.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Kabar baik datang dari tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Sumsel. Dimana satu dari 12 pasien positif terjangkit Covid-19 yang telah menjalani perawatan di RSMH Palembang dinyatakan sembuh.

Kabar baik tersebut diketahui saat Pemprov Sumsel menggelar video conference dengan awak media, Sabtu (4/4/2020) petang. Juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Sumsel Zen Ahmad mengatakan, pasien yang sembuh tersebut merupakan pasien nomor 12 yang tercatat sebagai warga Palembang. Pasien perempuan tersebut sebelumnya dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan pada Jum'at (3/4) kemarin.

"Pasien yang sembuh ini adalah pasien yang diumumkan positif kemarin. Saat itu pasien langsung dilakukan perawatan di RSMH," kata Zen.

Namun, lanjutnya, setelah dilakukan perawatan dan uji spesimen sebanyak dua kali, pasien tersebut dinyatakan negatif Covid-19.

"Sudah kita lakukan perawatan dan uji spesimen. Hasilnya pasien tersebut negatif. Pasien tersebut besok sudah kita perbolehkan pulang," terangnya.

Saat ini terkonfirmasi ada 12 pasien positif Covid-19 di Sumsel, dimana dua diantaranya meninggal dunia, dan satu dinyatakan sembuh.Untuk diketahui, di Sumsel ada 1.525 orang yang berstatus ODP. Dimana 472 dinyatakan sehat, sementara 1.055 masih dilakukan pemantauan.Sedangkan PDP berjumlah  44 orang dan 24 orang sudah selesai pengawasan dan dinyatakan negatif Covid-19.

]]>
Sat, 04 Apr 2020 16:20:00 +0000
Pasien Positif Virus Corona Asal Lampung Barat Meninggal Dunia Nasional dan Internasional http://www.lenterapendidikan.com/berita/nasional-dan-internasional/view/pasien-positif-virus-corona-asal-lampung-barat-meninggal-dunia.html Lentera-PENDIDIKAN.com,LAMPUNG- Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif virus corona atau Covid-19 asal Lampung Barat yang dirawat di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUM) meninggal dunia, Sabtu dinihari (4/4/2020) sekitar pukul 00.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima teraslampung.com, satu orang PDP postif terpapar Covid-19 yang meninggal dunia di RSUAM tersebut merupakan pasien ke-10, berjenis kelamin laki-laki, berusia 71 tahun berasal dari Kecamatan Sekincau , Lampung Barat.Ia memiliki riwayat perjalanan di Gowa, Sulawesi Selatan (Selatan). Pasien tersebut menjalani perawatan di ruang isolasi penanganan Covid-19 RSUAM sejak sepekan lalu, dan dinyatakan positif terpapar virus Corona atau Covid-19 pada Kamis 2 April 2020.

Dengan begitu, sampai hari ini Sabtu 4 April 2020 jumlah kasus PDP positif Covid-19 di Provinsi Lampung yang meninggal dunia menjadi dua orang.Informasi bertambahnya PDP postif Covid-19 yang meninggal dunia di Lampung tersebut, berdasarkan update perkembangan data yang diunggah di akun instagram dinkeslampung Sabtu (4/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB. Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung, Reihana, membenarkan kabar tersebut.

“Ya benar, bertambah satu orang PDP positif Covid-19 di Lampung meninggal dunia di RSUAM Sabtu dini hari tadi,”ujarnya melalui pesan WhatsApp-nya kepada teraslampung.com, Sabtu (4/4/2020).

Pasien yang meninggal dunia tersebut, kata Reihana, warga Lampung Barat berinisial Si berusia 71 tahun dan pasien 10 PDP positif terpapar Covid-19 yang menjalani perawatan di ruang isolasi Covid-19 RSUAM.

“Pasien berinisial Si tersebut, memiliki riwayat perjalanan mengikuti kegiatan tabligh akbar di daerah Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel),”jelasnya.

Sementara Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus dalam keterangan persnya membenarkan informasi tersebut ada salah satu warganya yang dirawat di RSUAM meninggal dunia, Sabtu (4/4/2020) sekitar pukul 00.00 WIB.

“Ya benar, atas nama kepala daerah dan juga tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menyampaikan bela sungkawa dan rasa duka mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberikan kesabaran dan ketabahan,”kata Parosil.

Pasien yang meninggal dunia tersebut, kata Parosil, sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Alimudin Umar, lalu dirujuk di di RSUAM dan menjalani perawatan karena positif terpapar virus Corona atau Covid-19.

“Sebelum dinyatakan positif Covid -19, pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan ke daerah Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel),”ujarnya.

Parosil mengutarakan, Pemkab Lambar, menindaklanjutinya dan berkoordinasi dengan keluarga almarhum mengenai pemakamannya, dan ada tawaran dari Pemprov pemakamanya bisa dilakukan di Bandarlampung. Pihak keluarga almarhum, menyetujui adanya tawaran pemakaman tersebut.

Mengingat standar pemakamannya tidak boleh dihadiri keluarga, lanjut Parosil, maka kami mengimbau agar pihak keluarga tetap mendoakan almarhum dari rumah. Selain itu juga, ia mengajak semua warga Lambar mendoakan almarhum agar dilapangkan kuburnya dan ditempatkan di surganya Allah SWT.

“Saya berharap, masyarakat jangan panik tapi tetap meningkatkan kewaspadaan dan juga terapkan hidup pola hidup bersih dan sehat serta ikuti anjuran pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Mari sama-sama berdoa, semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir,”pungkasnya.

Sebelumnya, pada Senin 30 Maret 2020 lalu, satu PDP 02 positif Covid-19 usia 35 tahun asal Bandarlampung yang sempat menjalani perawatan di ruang isolasi penanganan Covid-19 di RSUAM meninggal dunia.

Pasien tersebut, merupakan seorang PNS yang bekerja di Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi wilayah Lampung (BP2JK) Dirjen Bina Kontruksi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan telah dimakamkan di TPU Kota Baru.(LP/Teraslampung)

]]>
Sat, 04 Apr 2020 14:35:00 +0000
Ini Alasan Dodi Reza Anjurkan Warga Pakai Masker Berbahan Kain Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/ini-alasan-dodi-reza-anjurkan-warga-pakai-masker-berbahan-kain.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Pandemi Covid-19 atau virus corona ini terus disiasati Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Muba agar tidak menular ke warga Kabupaten Muba. Banyak cara yang sudah ditempuh.  Diawali rapid test massal hingga memperketat akses di titik-titik perbatasan wilayah Muba. 

Dalam waktu dekat Bupati Muba Dr Dodi Reza bersama penjahit di Muba bakal membuat 10 ribu masker berbahan kain yang akan dibagikan gratis kepada masyarakat. 

"Kenapa masker kain? Di tengah pandemi Covid-19 ini kita harus melindungi diri dengan masker.  Masker kain sangat efektif untuk digunakan warga yang sehat. Sedangkan masker surgical, N95 atau yang selama ini sempat menimbulkan gejolak karena yang sehat juga melakukan kepanikan dengan memborong masker bedah akhirnya saat ini  barangnya  langka dan harganyapun melambung tinggi, Padahal  masker bedah tidak diperuntukkan bagi orang sehat. Masker bedah  untuk tenaga medis dan digunakan untuk pasien ODP, PDP, maupun positif Covid-19," terangnya.

Lanjutnya, masker kain nantinya dianjurkan untuk dipakai saat bepergian di luar rumah oleh orang yang sehat jika mendesak keluar rumah 

"Kendati masker kain bisa digunakan untuk mencegah virus corona, masyarakat tetap diimbau untuk menjaga jarak aman 1 – 2 meter," terangnya.

Dodi berkeyakinan, dengan gerakan masker Muba nantinya dapat menghambat proses penyebaran dan meminimalisir dari pandemi  virus corona 

"Bahwasanya kita sering berpendapat jika yang sehat tidak perlu memakai masker,  tapi  kita yang sehat  belum tentu dapat terhindar dari virus covid-19. Sehingga pada saat kita bertemu dengan orang yang  daya tahannya menurun berpotensi  menyebabkan virus dari tubuh kita  masuk ke mereka yang daya tahan tubuhnya lagi menurun dan menjadi penyakit. Jadi yang sehat pun kita imbau memakai masker kain," ulasnya.

]]>
Sat, 04 Apr 2020 13:40:00 +0000
Jalan Amblas di Muaraenim, Desa Danau Semende Terisolir Hukum & Kriminal http://www.lenterapendidikan.com/berita/hukum/view/jalan-amblas-di-muaraenim-desa-danau-semende-terisolir.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM-Diguyur hujan lebat beberapa hari terakhir di wilayah semende, menyebabkan ruas jalan menuju Desa Danau Gerak yang menghubungkan antara Desa Cahaya Alam dan Desa Pelakat, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muaraenim, putus total karena amblas sepanjang sekitar 10 meter di Desa Danau Gerak, Kecamatan SDU, Kabupaten Muaraenim, Sabtu (4/4/2020).

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian jalan amblas tersebut diketahui sekitar pukul 06.00, setelah diguyur hujan deras beberapa hari di Semende. Meskipun tidak ada korban jiwa,  namun jalur transportasi putus sehingga kendaraan baik roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas.

“Jalan longsor tersebut akibat curah hujan yang turun terus seminggu belakangan ini. Akibatnya jalan retak dan amblas ke dalam jurang," ujar Ihlam warga setempat.

Menurut Ilham, jalan tersebut amblas diketahui sekitar pukul 06.00 ketika warga akan melintas setelah semalaman diguyur hujan. Dan akibat amblas tersebut otomatis jalur transportasi putus total. Jalan yang amblas sepanjang sekitar 10 meter dengan kedalaman jurang sekitar 20 meter, dan yang retak retak sekitar 50 meter.

” Dia berharap Agar jalan ini cepat diperbaiki memingat ini jalan satu- satunya untuk keluar masuk ke Desa Danau Gerak,” harap Ilham.

Kepala Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Muaraenim HM Tasman SSos MSi, membenarkan adanya bencana alam jalan amblas sehingga membuat jalur transportasi lumpuh. Saat ini, pihaknya telah melakukan pengecekan dilapangan bersama instansi terkait untuk mencari jalur alternatif sementara sehingga masyarakat bisa keluar masuk desa dahulu.

Ketika dikonfirmasi ke Kapolres Muaraenim AKBP Donni Ekas Syaputra, juga membenarkan adanya bencana jalan amblas tersebut. Dan pihaknya bersama dengan Bupati Muaraenim Dandim 0404/Muaraenim, Kapolsek Semendez Danramil Semende, Camat SDU, dan pihak terkait sedang menuju ke lokasi untuk meninjau jalan amblas tersebut. Dan rencananya nanti, pihaknya akan menempatkan petugas dan memasang garis Police Line dilokasi jalan amblas tersebut serta akan membuat jalur alternatif untuk sementara waktu sehingga masyarakat bisa keluar masuk desa terutama untuk Sembako.

"Alhamdulilah tidak ada korban jiwa, hanya jalan saja yang amblas," ujarnya.

]]>
Sat, 04 Apr 2020 12:50:00 +0000