Lentera Pendidikan.Com http://www.lenterapendidikan.com/ Lentera Pendidikan id 2017 Lentera Pendidikan.Com www.desa-coding.com Wed, 25 Nov 2020 18:44:29 +0000 Hadiri Harla Kopri PMII, Bupati Muba Dodi Reza : Sinergi Bangun Negeri Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/hadiri-harla-kopri-pmii-bupati-muba-dodi-reza-sinergi-bangun-negeri.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG- Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) genap menginjak usia 53 tahun. Rabu (25/11/2020) Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) Lintas Generasi se-Sumatera Selatan merayakan Hari Lahir ke-53 di Aula PWNU Provinsi Sumatera Selatan yang dihadiri secara langsung oleh Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA.

"Saya ucapkan selamat. Semoga di usia ke-53 ini KOPRI Sumsel makin maksimal berkontribusi membangun negeri," ujar Dodi Reza yang juga Mustasyar PWNU Sumsel.

Menurutnya, KOPRI saat ini tetap eksis dengan pergerakan-pergerakan positif. "Terus pertahankan dan ditingkatkan demi kontribusi nyata kepada masyarakat," ulasnya.

Sementara itu, Ketua IKA PMII Sumsel yang juga Ketua PWNU Sumsel, KH Amiruddin Nahrawi MPdI mengaku, sosok Bupati Muba Dodi Reza adalah sosok yang harus dijadikan panutan kader PMII di Sumsel.

"Beliau ini Tokoh Pemuda yang sukses memberikan kontribusi nyata dalam percepatan pembangunan di Muba, ini harus kita jadikan panutan agar ke depan Kader-Kader PMII yang merupakan generasi penerus bangsa dapat memimpin daerah yang baik nantinya," harapnya.

Ketua PB KOPRI Sumsel, Maya mengucapkan terima kasih atas berkenannya Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menyempatkan waktu untuk menghadiri rangkaian kegiatan Harla KOPRI dan Temu Kangen Alumni Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) Lintas Generasi Se-Sumatera Selatan.

"Dengan tema Kembali Bersatu Merangkai Kasih, Merajut Tali Silaturahmi ini KOPRI berharap semakin lebih baik lagi nantinya ke depan," tandasnya.

Dalam kesempatan rangkaian kegiatan Harla KOPRI dan Temu Kangen Alumni Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Puteri (KOPRI) Lintas Generasi Se-Sumatera Selatan tersebut juga dihadiri Rektor UIN Raden Fatah Palembang Prof Dr Nyayu Khodijah SAg MA dan Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan.

]]>
Thu, 26 Nov 2020 01:10:00 +0000
Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta Nasional dan Internasional http://www.lenterapendidikan.com/berita/nasional-dan-internasional/view/menteri-kkp-edhy-prabowo-ditangkap-kpk-di-bandara-soekarno-hatta.html Lentera-PENDIDIKAN.com,JAKARTA-Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo ditangkap KPK, di Bandara  Soekarno-Hatta sepulang dari Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, Rabu dini hari (25/11/2020) sekitar pukul 01.23 WIB. Penangkapan Menteri KKP terkait dugaan korupsi ekspor benur.

“Benar (ditangkap). Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyelidik KPK. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan sikap. Perkembangannya nanti kami informasikan lebih lanjut,”  kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri, kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Selain Edhy Prabowo, KPU juga menangkap Iis Rosita Dewi (istri Edhy) dan beberapa pegawai KKP. Mereka kemudian  dibawa ke Gedung KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan untuk diperiksa.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron juga membenarkan ihwal penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo.

“Iya betul (Menteri KKP) ditangkap,” kata Ghufron.

Ekspor Benur, Kebijakan ‘Kontroversial’

Menteri KKP Edhy Prabowo termasuk salah satu menteri dalam kabinet Presiden Joko Widodo yang kontroversial. Terutama saat ini menganulir kebijaan larangan mengekspor benih (benur) lobster pada era Kementerian KKP dipimpin Susi Pudjiastuti. Tidak hanya mendapatkan kritikan publik, Edhy pun dikritik keras Susi Pudjiastuti.

Belakangan terendus ada indikasi monopoli dalam ekspor benih lobster tersebut. Indikasi itu ditemukan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU, Deswin Nur, mengatakan pihaknya sampai saat ini masih melanjutkan penelitian terkait dugaan monopoli perusahaan freight forwarding (jasa pengangkutan dan pengiriman) ekspor benih lobster atau bibit bening lobster (BBL).

Menurutnya penelitian dilanjutkan setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saat ini masih di tingkat penelitian. Belum ada keputusan untuk apakah dilanjutkan atau diangkat ke penyelidikan,” kata Deswin Nur, seperti dilansir Tempo.co, Rabu  25 November November 2020.

Deswin mengatakan pihaknya masih akan mengundang pihak-pihak terkait untuk menguatkan bukti. Tanpa menyebutkan secara spesifik nama-nama yang akan dipanggil, Deswin menyatakan pihak tersebut mencakup perwakilan pelaku usaha hingga pengambil kebijakan.

Penelitian KPPU sebelumnya berangkat dari laporan asosiasi yang bergerak di bidang industri BBL. Asosiasi menyatakan eksportir saat ini hanya bisa mengirimkan komoditasnya lewat satu badan usaha logistik.

Titiknya pun diatur melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Perbuatan ini disinyalir membuat tarif ekspor menjadi mahal. KPPU pun memanggil asosiasi seperti Pengusaha Kelautan dan Perikanan Indonesia (APKPI) dan Asosiasi Budidaya Ikan Laut Indonesia (ABILINDO). (LP/Teraslampung)

]]>
Thu, 26 Nov 2020 00:25:00 +0000
Panca Sebut Desa di OI Kekurangan Tenaga Pengajar, Ini Hasil Cek Fakta PALEMBANG http://www.lenterapendidikan.com/berita/palembang/view/panca-sebut-desa-di-oi-kekurangan-tenaga-pengajar-ini-hasil-cek-fakta.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Perang dingin seperti terjadi dalam Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir tahap 2 yang di selenggarakan di Ballroom Hotel Santika Premiere kota Palembang, Rabu (25/11). Dua Paslon yang langsung hadir dalam debat kali ini saling memberikan pertanyaan dengan sentilan Visi Misi yang dinilai tidak efektif untuk mensejahterakan masyarakat.

Seperti yang di utarakan, Pasangan Nomor Urut 01 dengan Panca Wijaya Akbar Sebagai Calon Bupati berpasangan dengan H. Ardani sebagai Calon Wakil Bupati mengatakan jika Fakta yang mereka temukan di lapangan kalau banyak desa - desa pelosok di Kabupaten OI itu kekurangan tenaga pengajar.  Dicontohkan Panca, seperti di Desa Tanjung Temiang Kecamatan Rambang Kuang di temui jika hanya ada 3 Guru Honorer yang menjadi tenaga pengajar.

Cek Fakta

Menurut data yang telah didapatkan, Desa Tanjung Temiang Kab. Ogan Ilir, hanya memiliki satu Sekolah Dasar Negeri yaitu bahwa SD Negeri 12 Desa Tanjung Temiang. Dalam sekolah dasar tersebut terdapat 15 guru dengan jumlah siswa laki-laki 150 dan siswa perempuan 126. Hal ini berbanding jauh dengan statement yang diungkapkan oleh panca bahwa di temui jika hanya ada 3 Guru honorer yang menjadi tenaga pengajar. (http://sekolah.data.kemdikbud.go.id/index.php/chome/profil/702B7195-2BF5-E011-BAFD-EB24A0A2AD9C)

Sesuai dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2013 pasal 2 ayat 2 point 5 setiap SD /MI dianjurkan memiliki satu orang guru untuk setiap 32 peserta didik dan 6 orang guru untuk satuan pendidikan, dan untuk daerah khusus (daerah terpencil) 4 orang guru setiap satuan pendidikan. (http://vervalsp.data.kemdikbud.go.id/vervalpp/formula.php#:~:text=%22Setiap%20SD%2FMI%20tersedia%201,(2)%20poin%205).

Jadi dengan dua data yang didapati ini menunjukan bahwa SD Negeri 12 Tanjung Temiang kabupaten Ogan Ilir memiliki jumlah guru yang jauh melebihi kuota siswanya dengan 15 guru dan total 276 Siswa/siswi.

Sedangkan menurut Pengamat Pendidikan Sumsel Indra Charismiadji mengatakan, dalam kajian akademisi kualitas pendidikan itu terletak pada guru. Idelanya, dalam satu kelas yang berjumlah 32 siswa harus ada satu guru kelas. "Jadi kalau dalam satu sekolah terdapat 320 siswa, maka harus ada minimal ada 10 guru," ujarnya saat diwawancarai via telepon, Rabu (25/11/2020).

Lebih lanjut dia menuturkan, faktanya saat ini perbandingan jumlah guru dan siswa adalah 1:16. Namun masalahnya saat ini, adalah guru banyak bertugas di kota. "Masalahnya adalah guru tidak mau ditempatkan di daerah terpencil," ucapnya.

"Harus ada peran Kepala daerah dan Dinas Pendidikan dalam pemerataan distribusian guru. Mereka tidak bisa lepas tangan, karena kewenangan ada ditangan mereka dalam pendistribusian guru," tambah Indra.

Indara menghimbau agar Kepala daerah memetakan jumlah guru yang ada di daerahnya, termasuk jumlah sekolah. Sehingga dapat dipetakan apakah jumlah guru kurang atau malah berlebih.

"Tidak masalah dalam satu sekolah tidak ada ASN. Karena jika memang kekurangan guru ASN, maka kepala daerah dapat mengangkat tenaga honorer," tandasnya.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 18:50:00 +0000
Kemenko Polhukam Tunjuk Sumsel Sebagai Tuan Rumah GIT Protokol Kesehatan Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/kemenko-polhukam-tunjuk-sumsel-sebagai-tuan-rumah-git-protokol-kesehatan.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatn (Sumsel) H. Nasrun Umar menerima audensi  Deputi Bidkoor Kamtibmas Sekretaris Gugus Tugas GIT Iriyanto, S.Ip., M.Si,  bertempat di ruang kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Selasa (24/11/2020).

Dalam audensi Sekda menyebut  merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental dan Keputusan Menko Polhukam Nomor 74 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Gerakan Indonesia Tertib (GIT).

Pemerintah Provinsi Sumsel langsung menindak lanjutinya dengan diterbitkannya Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel Nomor 37 Tahun 2020 mengenai Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Pada Situasi Covid-19.

“Pemerintah Provinsi Sumsel akan memandu kegiatan ini sesuai dengan rujukan yang tertuang dalam Pergub 37 sebagai tindak lanjut dari  program Kemenko Polhukam RI gerakan Indonesia tertib,” tuturnya.

Lebih lanjut Nasrun menambahkan, Pemprov Sumsel akan segera mengumpulkan semua stakeholder terkait untuk mendukung penuh kegiatan  GIT yang diinisiasi langsung oleh Kemenko Polhukam RI.

“Kita akan libatkan  semua stakeholder, mudah-murahan apa yang kita harapkan akan tercapai sesuai dengan tujuan,” pungkasnya.

Sementara itu Deputi Bidkoor Kamtibmas Sekretaris Gugus Tugas GIT Iriyanto menegaskan, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), sebagai koordinator pelaksanaan Gugus Tugas Gerakan Indonesia Tertib (GIT) akan melaksanakan kunjungan kerja ke Sumsel rangka Rembuk dan Aksi Nyata Tertib Pelaksanaan Protokol Kesehatan pada tanggal 24 hingga 27 November 2020 mendatang.

“Hari ini kita audensi dengan Gubernur yang diterima oleh Sekda. Kita sampaikan Kemenko Polhukam sebagai koordinator pelaksanaan GIT akan  melakukan  Aksi Nyata Tertib Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Sumsel,” pungkasnya.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 17:20:00 +0000
Warga Antusias Beli Motor Barang Rampasan di Kejari Muara Enim Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/warga-antusias-beli-motor-barang-rampasan-di-kejari-muara-enim.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Diluar dugaan, penjualan motor murah dari barang rampasan cukup diminati. Terbukti dari 15 motor yang ditawarkan sebanyak 10 motor langsung dibeli langsung oleh masyarakat di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Muara Enim, Rabu (25/11/2020).

Dari pengamatan di lapangan, masyarakat dari pagi sudah hadir dalam kegiatan tersebut, dan semakin lama masyarakat yang datang semakin banyak untuk membeli motor tersebut. Dimana, masyarakat bisa melihat langsung kondisi motor yang akan dibelinya dengan bandrol yang telah ditetapkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muara Enim.

"Jadi jika berminat bisa langsung bayar ke petugas BRI. Siapa cepat mereka dapat bukan sistim lelang," ujar Kajari Muara Enim Mernawati SH di sela-sela Kegiatan Penjualan Langsung Barang Bukti dan Barang Rampasan Berupa Kendaraan Bermotor dan Barang Lainnya.

Menurut Mernawati, Penjualan langsung ini bertujuan untuk mempercepat penyelesaian Barang Rampasan sehingga mengurangi tunggakan, sesuai dengan arahan Jaksa Agung TI " Zero tunggakan “ yang tercantum dalam Perja No 9 tahun 2019 dan No 10 tahun 2019 sesuai dengan Pasal 24 Ayat (1) dimana Penjualan Langsung dapat dilakukan apabila nilai taksiran barang rampasan tidak lebih dari Rp 35 juta.

Dikatakan Mernawati, Penjualan langsung Barang Rampasan dan Barang Sitaan Kejari Muara Enim ini adalah yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht). Dan Penjualan Langsung yang merupakan Barang-barang Negara yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Muara Enim, yang nantinya diharapkan dengan Penjualan Langsung ini dapat memaksimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Kegiatan ini, lanjut Mernawati adalah kegiatan yang pertama kali dilakulan Kejari Muara Enim untuk penjualan langsung barang rampasan bermotor yang telah mempunyai hukum tetap oleh Kejari Muara Enim. Kedepan, untuk barang rampasan yang nilainya dibawah Rp 35 juta, akan dilelang secara online. Semoga pelaksanaan kegiatan Penjualan Langsung Barang Rampasan ini dapat berjalan dengan lancar dan kegiatan ini menjadi salah satu peningkatan kualitas pelayanan publik serta bermanfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim dan bagi Kejaksaan Negeri Muara Enim pada khususnya.

"Kami mohon maaf apabila dalam penyambutan dan pelaksanaan kegiatan pada hari ini terdapat kekurangan," ujarnya.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 15:35:00 +0000
Dodi Reza Bakar Semangat Peserta LK II HMI Sumbagsel Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/dodi-reza-bakar-semangat-peserta-lk-ii-hmi-sumbagsel.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG- Puluhan peserta Intermediate Training (LK II) Tingkat Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Cabang Palembang, Rabu (25/11/2020) di Wisma Atlet Jakabaring Sport City terpukau dengan kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA.

Kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA ini mendapatkan undangan untuk menjadi narasumber dalam rangkaian Intermediate Training (LK II) Tingkat Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel)

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Koordinator Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.  

"Kalau sukses dan mendapatkan kesempatan jadi Kepala Daerah, komitmen kita yang paling utama itu adalah menjalankan roda Pemerintahan yang baik dan bersih," ucap Dodi Reza yang juga Mantan Ketua Umum, Perhimpunan Pelajar/Mahasiswa Indonesia (PPI), Belgia, 1994 - 1996.

Menurutnya, bekal kejujuran seorang kepala daerah bisa dimulai dengan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti organisasi HMI dengan memulainya pada rangkaian LK II.

"Dan yang paling penting itu adalah komitmen kita sendiri untuk menjalankan dan menahkodai pemerintahan yang bersih dan baik," ujar Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia ini.

Dodi menceritakan, sebagai upayanya mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, Pemkab Muba bertahap mengimplementasikan pelayanan publik secara digital.  Dikatakannya, ada sejumlah inovasi digitalisasi pelayanan publik yang sudah diterapkan di lingkungan Pemkab Muba, diantaranya di DPM-PTSP Muba dimana telah menerapkan SAJI Muba (Siap Antar dan Jemput Izin Mudah Berbantuan), Hallo SAJI, dan Kantong SAJI.

Kemudian, inovasi lainnya yakni Si Randik dimana pembayaran KIR cukup dengan scan barcode saja atau sistem QRIS, Public Service 119 Dinkes Muba yang mengakomodir pelayanan kesehatan hanya lewat telepon.

"Kemudian Anjungan Capil Mandiri yang mana mesin cetak KTP, KK, Akte Kelahiran bisa dicetak hanya dalam waktu lima menit dan Kominfo Muba Call Center 112 yang melayani kebutuhan masyarakat Muba. Nah, pelayanan digitalisasi ini semua guna menunjang dalam upaua mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih," terangnya.

Peraih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Piala Kementerian Dalam Negeri ini menambahkan, Pemkab Muba atas realisasi-realisasi public service 4.0 tersebut mendapatkan anugerah predikat Zona Hijau Pelayanan Publik dari Ombudsman RI.

"Tentu capaian-capaian realisasi inovasi dan prestasi ini berkat komitmen dan kerja keras OPD di lingkungan Pemkab Muba serta dukungan positif dari seluruh warga masyarakat Muba," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Intermediate Training LK II Lovi Andiko mengaku, kehadiran Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menjadi keuntungan dan kebaikan tersendiri bagi peserta LK II HMI.

"Ini kesempatan yang luar biasa, kita semua mendapatkan wejangan yang berkualitas dari Bupati Muba," ungkapnya.

Ketua Umum HMI Koordinator Komisariat UIN Raden Fatah Palembang M Nurhadi Mulia mengatakan, Intermediate Training HMI yang dikenal dengan LK 2, merupakan salah satu proses pematangan perkaderan secara Intelektual dan spiritual yang ada di HMI. Oleh karna itu, kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini agar benar-benar menghasilkan kader-kader yang militan. Baik secara kultural maupun secara kedirian.

“Sehingga nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh pendahulu-pendahulu kita di HMI tidak mengalami pergeseran,” tandasnya.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 13:05:00 +0000
Muba Raih Juara Satu Keluarga Samawa di Sumsel Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/muba-raih-juara-satu-keluarga-samawa-di-sumsel.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA- Berbagai penghargaan dan capaian prestasi terus ditorehkan oleh Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), termasuk kali ini Kecamatan Keluang Kabupaten Muba berhasil menyisihkan 16 Kabupaten/Kota lainnya di Sumsel dengan keberhasilannya menyabet juara 1 Keluarga Samawa (Sakinah, Mawaddah, Waramah) dan Bahagia Sejahtera tingkat Provinsi Sumsel.  Capaian prestasi ini diraih setelah melalui seleksi ketat dari level Kabupaten hingga ke tingkat Provinsi.

"Alhamdulillah Muba umumnya dan khususnya Kecamatan Keluang telah melahirkan Juara I keluarga Samawa, Bahagia sejahtera Provinsi Sumsel mengungguli 16 Kabupaten/Kota lainnya di Sumsel," ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Muba, Dewi Kartika SE MSi, Selasa (24/11/2020).

Menurutnya, capaian prestasi ini tidak terlepas dukungan yang maksimal dari Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA, Ketua TP PKK Muba Thia Yufada Dodi Reza, Sekretaris Daerah Drs Apriyadi MSi, dan Asisten I Muba Yudi Herzandi SH MH.

"Atas capaian prestasi ini Kecamatan Keluang Muba berhasil mendapatkan uang tunai Rp25 juta," bebernya.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan selamat atas capaian prestasi yang diraih. "Atas nama pribadi dan Pemkab Muba saya ucapkan selamat. Pertahankan dan terus ditingkatkan dan semoga keluarga Samawa di Muba lebih banyak lagi," ucapnya.

Dodi menambahkan, akan memberikan hadiah keberangkatan umroh, dirinya akan memfasilitasi keberangkatan umroh tersebut nantinya ketika pandemi COVID-19 berlalu.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 06:00:00 +0000
Sering Transaksi Narkoba, Dua Pemuda Diringkus Polisi Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/sering-transaksi-narkoba-dua-pemuda-diringkus-polisi.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dua pemuda yakni Andi Nata (36) dan Gilang Ramadhan (19) keduanya warga Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Barat, Kota Prabumulih, berhasil ditangkap karena sering bertransaksi Narkoba di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Senin (23/11/2020) sekitar pukul 23.00.

Aksi tersebut diungkap berawal dari  informasi yang di terima personil  Polsek Lembak dari masyarakat bahwa di Desa Lembak, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, sering dijadikan tempat transaksi Narkoba. Berdasarkan informasi tersebut Kapolsek Lembak Iptu  Desi Azhari memerintahkan Kanit Reskrim untuk mendapatkan melakukan penyelidikan tentang kebenaran dari informasi tersebut yang mana hasil penyelidikan personil Lembak mencurigai dua orang yang gerak-geriknya dicurigai sedang membawa Narkoba di lokasi kejadian. Nqmun, saat personil Polsek Lembak hendak mendekati para pelaku pada saat itu salah satu pelaku sempat membuang barang bukti tersebut ketanah. Dan ketika di interogasi akhirnya para pelaku mengakui bahwa barang bukti tersebut miliknya.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Iptu Desi Azhari membenarkan penangkapan dua tersangka tersebut bersama barang bukti  yaitu Satu paket narkotika jenis Sabu seberat 2,35 gram, Timah bungkus Rokok, Satu buah HP merk Coolpad A118 warna Hitam, Satu buah HP merk Nokia 110 warna Hitam dan Satu unit sepeda Motor Jenis Matic Merk  Yamaha Mio M3 Warna Putih-Biru tanpa Nopol,  yang telah diamankan di Mapolsek Lembak untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 05:20:00 +0000
PT MBI Gelontorkan 7 Milyar CSR Bantu 2 Sekolah di Muba Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/pt-mbi-gelontorkan-7-milyar-csr-bantu-2-sekolah-di-muba.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Wakil Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi melakukan Peresmian dan Serah Terima Gedung SD Negeri Balin Desa Loka Jaya Kecamatan Keluang dan Gedung SD Negeri 1 Jantibun Desa Supat Barat Kecamatan Babat Supat, CSR dari PT Musi Banyuasin Indah, di SD Negeri Balin Desa Loka Jaya Kecamatan Keluang, Selasa (24/11/2020). Dalam sambutannya Wabup Muba mengucapkan terima kasih kepada PT MBI yang telah menggelontorkan dana CSR untuk membangun dua sekolah tersebut.

"Tidak banyak perusahaan yang membangun, menggelontorkan CSR-nya selengkap ini. Membangun Kabupaten Muba ini, memang bukan domain Pemkab Muba saja. Ini contoh yang bagus, kolaborasi antara pemerintah perusahaan, dan sekolah,  yang wajib kita contoh kedepan untuk perusahaan-perusahaan yang lain," ujar Beni.

Lanjut Beni pada tahun 2019 Negara ini Menteri Keuangan atas arahan Presiden Republik Indonesia telah menetapkan bahwa dimulai tahun 2020 dan seterusnya, perusahaan diberi fasilitas pemotongan pajak penghasilan bruto, sistem ini menguntungkan perusahaan, apabila perusahaan tersebut melaporkan penggunaan dananya untuk membantu dibidang riset pendidikan dan koperasi.

"Itu cara negara mendorong agar perusahaan itu mengeluarkan uang, dalam aturan itu jika perusahaan mengeluarkan dananya 1 miliar maka seandainya pajak perusahaan 2 miliar cukup dibayar 1 miliar. Kedepan ini kita dorong perusahaan di Muba ini seperti itu," kata Wabup.

Menurut laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Musni Wijaya SSos MSi bentuk fasilitas pendidikan yang diserah-terimakan dari PT MBI kepada SD Negeri Balin Kecamatan Keluang antara lain, Pembangunan Gedung RKB sebanyak 9 (sembilan) kelas, rehab gedung sebanyak 19 unit, pembangunan pagar keliling sekolah, meja belajar peserta didik 480 buah, meja guru 46 buah, marching band dan alat kesenian tradisional, gitar 3 buah, jam dinding 22 buah, kipas angin 44 buah, AC 4 buah, ruang Laboratorium 2 unit, komputer 10 unit, lemari 20 buah, WC guru 2 buah, WC siswa perempuan 5 buah, WC siswa laki-laki 6 buah, ambal 6 buah, Al Qur'an 8 buah, kotak sampah 20 buah, sapu 20 buah, legar 3 buah, tabir pembatas sekolah, dan penataan halaman.

Kemudian fasilitas untuk SD Negeri Jantibun Kecamatan Babat Supat, pembangunan gedung RKB 6 kelas, rehab gedung 7 unit, pagar keliling, meja belajar siswa, 250 buah, meja dan kursi guru 6 buah, musholla 1 unit, rumah guru 4 unit, kantin, WC 6 unit, komputer 10 buah, kipas angin 36 buah, kotak sampah 10 buah, tower, sumur air bersih, lemari kelas 6 buah, dan papan tulis 8 buah.

"Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan fasilitas sarana dan prasarana yang telah diberikan oleh PT Musi Banyuasin indah melalui program CSR dengan adanya bantuan ini tentunya akan membuat SD Negeri Balin dan SD Negeri Jantibun mampu untuk bersaing dalam meningkatkan mutu pendidikannya," ucap Musni.

Sementara Asisten General Manager PT MBI Fuginfa menuturkan dari 16 pembangunan sekolah dari CSR PT MBI di Indonesia dua sekolah terpilih di Kabupaten Muba.

"Kita dari perusahaan melakukan kerjasama dengan Disdikbud bersama sekolah, dan menata semuanya dengan teratur. Semua bangunan ini, di planning dengan teliti sehingga lebih cantik dan nyaman untuk anak sekolah. Total biaya realisasi sebanyak 7 miliar untuk keseluruhan dua sekolah. Terima kasih semua dukungan yang diberikan kepada PT MBI, mendukung kami sehingga berhasil merenovasi sekolah ini dengan baik," tandasnya.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 04:25:00 +0000
Gubernur Resmi Hadirkan Satu Ambulan Satu Desa untuk 3500 Desa/Kelurahan se-Sumsel Pemerintahan http://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/gubernur-resmi-hadirkan-satu-ambulan-satu-desa-untuk-3500-desakelurahan-se-sumsel.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Gubernur Sumsel H Herman Deru kembali meluncurkan programnya yang sangat menyentuh masyarakat bertepatan dengan hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 tahun 2020 yang diperingati Selasa (24/11/2020) di Griya Agung.  Tanpa mengandalkan APBN dan APBD, Herman Deru sukses menghadirkan Satu Ambulans Satu Desa yang on call bagi 3500 desa se Sumsel.

Dikatakan Gubernur Herman Deru program ini digagasnya sebagai gerakan kemanusiaan karena inovasi ini murni melibatkan masyarakat dalam hal penyediaan sarana fasilitas kesehatannya ( mobil ambulans).

"Banyak kita lihat di medsos dan viral orang sakit dibawa pakai gerobak atau pakai motor. Saya terinspirasi itu, dan mengajak masyarakat untuk mau mengikhlaskan kendaraannya menjadi ambulans dan Pemprov menjamin akan membebaskan pajaknya untuk satu tahun berjalan," tegasnya.

Menurutnya solusi ini sangat efektif, sehingga mobil warga itulah yang akan dipasang lampu rotator, emblem dan dibebaskan pajak agar dapat melayani warga tak mampu yang membutuhkan.

"Bagi pemilik, kendaraan mereka ini masih bisa digunakan karena inikan tidak dipakai setiap saat melainkan saat darurat saja. Misalnya ada keluarga tidak mampu yang akan melahirkan dan butuh diantar ke fasilitas kesehatan terdekat," beber Herman Deru.

Meski baru diluncurkan, Herman Deru menuturkan, sudah ribuan warga yang mendaftar. Iapun berharap program ini dapat berjalan dan membantu masyarakat Sumsel untuk lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan.

"Kalau menggunakan APBD kalikan saja misalkan ambulan paling sederhana Rp300 juta untuk 3500 desa. Berarti ada Rp1 triliun APBD yang harus kita sisihkan. Tapi inikan tidak, malah lebih low cost," katanya.

Dia pun tak heran jika program ini langsung diganjar penghargaan oleh MURI meski baru diluncurkan. Pasalnya melalui program ini Sumsel menjadi provinsi pertama yang menginisiasi keterlibatan masyarakat untuk menangani kesehatan di lapangan tentunya tetap dengan dukungan insentif bebas pajak dari Pemprov Sumsel.

Dalam peringatan HKN itu, Gubernur Sumsel H.Herman Deru tidak hanya meluncurkan Program Satu Ambulans Satu Desa, tapi juga meluncurkan Program lain yang tak kalah bagusnya yakni Sumsel Tanggap PSC 119 terintegrasi.

Program ini kata Herman Deru diluncurkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan langsung ke nomor 119 yang terintegrasi dengan pihak kepolisian juga Satu Ambulans Satu Desa.

Selain dua program di atas, salah satu programnya yang juga mendapat penghargaan MURI adalah Penghargaan untuk Keluarga Samawa Sejahtera dan Bahagia. Sumsel mendapat MURI karena menjadi Provinsi pertama yang menyelenggarakan program ini di Indonesia.

" Kita memberikan penghargaan ini bertujuan untuk menyampaikan pada masyarakat arti arti pentingnya kerukunan, bahwa status Sumsel yang zero konflik ini juga diawali dari kerukunan dalam keluarga," tambahnya.

Untuk program ini, Pemprov bekerjasama dengan melibatkan BKKBN dan Kanwil Agama sebagai penilai yang kompeten.

Selain peluncuran Sumsel Tanggap, Satu Ambulan Satu Desa, serta Pemberian Penghargaan pada Keluarga Samawa serta penyerahan penghargaan dari MURI pada tiga program tersebut, dalam acara peringatan HKN itu juga dilakukan penyerahan bantuan alat-alat kesehatan kepada beberapa rumah sakit rujukan. Bantuan itu berupa ventilator, tabung oksigen, APD dan lainnya kepada beberapa rumah sakit perwakilan.

Sesaat setelah acara, Gubernur Sumsel H.Herman Deru didampingi Forkopimda tampak langsung meninjau puluhan mobil ambulans desa yang sudah siap melayani warga Sumsel. Mobil ambulans-ambulans ini lengkap mewakili 17 Kabupaten dan Kota se Sumsel dari beragam jenis dan merk. Lengkap dengan emblem dan lampu rotar khas Mobil ambulans.

Hadir dalam kesempatan itu, Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Peningkatan Pelayanan Brigjen TNI Purn dr Jajang Edy Priyatno, Sp.B., M.A.R.S, Ketua DPRD Sumsel Hj R.A Anita Noeringhati, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH, Plt Kajati Sumsel, Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru, Wakil Ketua TP PKK Sumsel Hj Fauziah Mawardi Yahya, Pjs Bupati OKU M Zaki Aslam, Pjs Bupati OKU Selatan Nora Elisya serta para insan kesehatan.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 02:10:00 +0000
Sabu Disembunyikan Dalam Dashboard Motor Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/sabu-disembunyikan-dalam-dashboard-motor.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Berbagai macam cara untuk menghindari dari tangkapan Polisi. Seperti yang dilakukan oleh Sapriadi (38) warga Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, memilih menyembunyikan paket Sabu di dalam dashboard motor Matic. Namun aksinya diketahui sehingga diamankan oleh Polsek Lembak di Jalan Raya Desa Modong menuju Desa Alai tepatnya di depan Rumah Makan Berkah HSK , Desa Alai Utara, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, Selasa (24/11/2020).

Penangkapan tersebut bermula ketika adanya informasi dari masyarakat yang di terima personil Polsek Lembak bahwa di lokasi kejadian sering dijadikan tempat transaksi narkoba.Berdasarkan informasi tersebut Kapolsek Lembak, Iptu Desi Azhari, memerintah Kanit Reskrim untuk melakukan penyelidikan tentang kebenaran dari informasi tersebut yang mana hasil penyelidikan personil Lembak mencurigai gerak-gerik seorang laki-laki yang membawa motor matic karena dicurigai sedang membawa narkoba. Kemudian personil Polsek Lembak langsung menghadang pelaku kemudian melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti satu paket narkotika jenis sabu di dasboard sebelah kiri sepeda motor yang di pakai pelaku.

Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra melalui Kapolsek Iptu Desi Azhari membenarkan pihaknya telah mengamankan satu tersangka bersama barang bukti  satu paket narkotika jenis sabu seberat 1.05 gram, Satu buah masker warna Merah, Satu buah HP merk Xiaomi Type A5 warna Putih dan Satu unit sepeda Motor Jenis Matic Merk Yamaha Mio Soul warna Putih-Merah BG 2242 CO. Selanjutnya pelaku dan barang bukti di bawa ke Mapolsek Lembak untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 01:10:00 +0000
Pemkab Muba Gelar Rembug Kontak Tani Nelayan Andalan Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/pemkab-muba-gelar-rembug-kontak-tani-nelayan-andalan.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perternakan hari ini menyelenggarakan Kegiatan Rembug Paripurna dalam rangka Pemilihan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2020-2025 di Kabupaten Muba, Selasa (24/11/20) bertempat di Aula Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perternakan.

Bupati Musi Banyuasin Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Ir H Yusman Sriyanto MT,  mengatakan rembug ini merupakan kegiatan musyawarah yang sangat baik dalam membuat keputusan dengan adanya kesepakatan bersama untuk mencari yang terbaik. Kegiatan yang telah dilakukan ini cukup strategis dalam rangka menjamin proses regenerasi kepengurusan dalam suatu organisasi, yang dapat mendukung pengembangan organisasi untuk kedepannya.

"Serta bertujuan bukan hanya sebagai wadah berkumpulnya para petani dan nelayan, Namun juga mampu memberikan peran yang berarti bagi daerah di Kabupaten Muba, mewujudkan petani yang berkompeten, tercapainya swasembada dan kedaulatan pangan,"Ucapnya.

Selain itu, pertanian di indonesia masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional, termasuk juga di Kabupaten Muba yang menetapkan pertanian sebagai salah satu sektor yang sangat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Di samping dukungan agrosistem juga ditentukan fasilitas yang memadai.

"Kemampuan para petani sebagai pelaku utama harus mempunyai visi dan misi untuk memajukan kesejahteraan petani dengan perkembangan teknologi para petani,"ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumatera Selatan H M Baasyir DA yang sudah berjalan 8 tahun menjabat sebagai Ketua KTNA, mengungkap bahwasanya Sumsel merupakan penyumbang pangan terbaik di Indonesia secara Nasional. Dari seluruh masyarakat yang ada di Indonesia, tidak sedikit yang bergerak di bidang pangan sebagai seorang petani.

"Jadi Pemerintah dan KTNA saling membutuhkan satu sama lainnya untuk mensejahterakan masyarakat. Karena dilihat dari potensi yang ada Muba ini sangatlah luar biasa,"ungkapnya.

Pembangunan pertanian merupakan suatu proses yang ditunjukan untuk mengembangkan serta menambah produksi pertanian yang berkualitas dan berdaya saing. Untuk mewujudkan semua itu harus bekerjasama dengan baik serta berkoordinasi. Karena dalam KTNA ini lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

"Kita di Provinsi Sumatera Selatan selalu memantau kegiatan yang ada di daerah-daerah. Jadi untuk yang telah terpilih menjadi Ketua KTNA di Muba untuk periode 2020-2025, berikanlah yang terbaik dalam menyusun program untuk kedepannya,"bebernya.

Ketua KTNA Muba terpilih yang merupakan putra daerah Muba, Abusari Burhan SH MSi mengatakan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, atas 16 suara yang secara aklamasi telah memberikan kepercayaan pada dirinya sebagai Ketua KTNA untuk periode 2020-2025. 15 suara diperoleh 15 kecamatan dan 1 suara dari Provinsi.

"Akan ada satu program yang benar-benar ditonjolkan, yaitu mempunyai satu penyuluh di satu desa. Setiap kecamatan ada petugas peternakannya beserta petugas hama penyakit,"tandasnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perternakan Ir A Thamrin, Plt Ketua KTNA Kabupaten Muba Novarizal SIP, Ketua dan Sekretaris KTNA di seluruh Kecamatan Muba.

]]>
Wed, 25 Nov 2020 00:50:00 +0000
Jadi Percontohan Pengelolaan ZIS, Pansus VI DPRD Bangka Belajar ke Muba Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/jadi-percontohan-pengelolaan-zis-pansus-vi-dprd-bangka-belajar-ke-muba.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Sukses dalam pengelolaan zakat, infaq dan sodakoh (ZIS) ASN di lingkungan Kabupaten Musi Banyuasin, kini Kabupaten Muba menjadi percontohan bagi daerah lain. Hal ini dibuktikan dengan adanya Kunjungan Kerja Pansus VI DPRD Kabupaten Bangka beserta rombongan ke Kabupaten Muba dalam rangka Studi Banding Pengelolaan ZIS yang disambut langsung oleh Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi, Selasa (24/11/2020) di Ruang Rapat Serasan Sekate.

Dalam sambutannya, Ketua pansus VI DPRD Kabupaten Bangka Marianto SSos mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat diberikan oleh Pemkab Muba kepada rombongannya. Marianto juga menerangkan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Muba karena sukses meraih prestasi dari berbagai program program inovasi, terutama dalam hal penerapan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Musi Banyuasin Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) dan Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Muba Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pesta Rakyat.

"Saat ini, kami sedang menggodok perda terkait pengelolaan ZIS, untuk menyempurnakan perda yang pihaknya susun sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal efisien dan efektif kepada masyarakat di kabupaten Bangka, maka kami lakukan Studi banding ini,"terangnya.

Oleh sebab itu, pihaknya memilih Kabupaten Muba sebagai daerah untuk studi banding, apalagi pengelolaannya di Kabupaten Muba sudah sukses dilaksanakan, dan juga pengelolaan ZIS di Muba ini mendapatkan peringkat ke 7 pengelolaan ZIS terbaik di Indonesia.

"Alhamdulillah, hari ini kita dapat kesempatan melakukan studi banding untuk mempelajari Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah. Pada kesempatan ini, Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Pemkab Muba atas sambutan yang luar biasa ini, dan ucapan terima kasih juga atas kesediaan Pemkab Muba bersama Baznas yang ikhlas berbagi pengalaman dengan kami. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan dari Kabupaten Muba ini bisa kami terapkan juga dengan baik untuk Kabupaten Bangka,"ungkapnya.

Hal senada, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA melalui Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi dalam sambutannya juga mengucapkan selamat datang. Dikatakan Apriyadi, pihaknya merasa bangga karena ZIS yang dikelolanya dijadikan percontohan bagi kabupaten Bangka.

"Kami Pemkab Muba sangat bangga atas kehadiran Pansus VI DPRD Bangka beserta rombongan di Kabupaten Muba. Kami Pemkab Muba dengan senang hati siap untuk membantu dan berbagi pengetahuan terkait Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelohan Zakat, Infak, dan sedekah serta pengalaman dalam pengelolaan ZIS ini. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini bermanfaat bagi kita semua. Dan Semoga apa yang telah diberikan dapat diterapkan di Kabupaten Bangka bahkan lebih baik dari Kabupaten Muba,"pungkasnya.

Turut didampingi, Kabag kesra Ustadz Opi Palopi, Ketua Baznas Muba Drs H Lukmannul Hakim beserta Jajarannya, serta dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bangka Romlan SH, Ruswanto AMd, Firdaus Djohan, Meidan, Dr Zairin Khiffari.

]]>
Tue, 24 Nov 2020 20:20:00 +0000
Update COVID-19 Muba: Bertambah 17 Sembuh, 3 Kasus Positif, dan 1 Meninggal Dunia Musi Banyuasin http://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/update-covid-19-muba-bertambah-17-sembuh-3-kasus-positif-dan-1-meninggal-dunia.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Selasa (24/11/2020) mengkonfirmasi penambahan 17 kasus sembuh, 3 kasus positif, dan 1 kasus meninggal dunia.

"Ada penambahan 17 kasus sembuh, 3 kasus positif dan 1 kasus meninggal dunia," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P.

Povi merinci, adapun penambahan 3 kasus positif yakni diantaranya kasus 569 laki-laki usia 28 tahun asal Lais, kasus 570 laki-laki, kasus 570 laki-laki 68 tahun Babat Toman, dan kasus 571 perempuan 32 tahun Sekayu.

"Kemudian, ada 1 kasus meninggal dunia yakni kasus 570 laki-laki 68 tahun asal Babat Toman dan sudah dilakukan pemakaman prokes COVID-19," bebernya.

Diketahui, hingga 24 November 2020 ada 571 kasus konfirmasi di Muba dengan rincian 53 masih perawatan, 495 kasus sembuh, dan 23 meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 24 November 2020 tercatat ada sebanyak 428 ODP 16  masih dipantau 412 orang selesai pemantauan , 1.178 kontak erat 1.178 kontak selesai pemantauan 0 kontak erat yang masih dipantau, 182 PDP 7 proses pengawasan 155 selesai.

]]>
Tue, 24 Nov 2020 19:05:00 +0000
Muara Enim Sambangi Kemenpan RB RI, Koordinasi Penguatan SAKIP Muara Enim http://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/muara-enim-sambangi-kemenpan-rb-ri-koordinasi-penguatan-sakip.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam rangka memperkuat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kabupaten Muara Enim, Pemkab Muara Enim melaksanakan koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI di Hotel Grand Dhika, Jakarta Selatan, Selasa (24/11/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt Bupati Muara Enim H Juarsah, didampingi Plt. Sekretaris Daerah dr H Yan Riyadi MARS, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Emran Tabrani MSi, Plt. Asisten Administrasi Umum H. Riswandar SH MH dan para Kepala OPD terkait. Sedangkan dari Kemenpan RB diwakili oleh Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan (PKRBAAP), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI, Kamaruddin, AK MSc.

Dalam paparannya Plt. Bupati Muara Enim H Juarsah menjelaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk menyelenggarakan SAKIP di Pemkab Muara Enim secara baik dan terukur. Sebab melalui SAKIP maka kinerja pemerintah daerah dapat jauh lebih efektif dan efisien dengan penintegrasian sistem perencanaan, penganggaran dan pelaporan kinerja yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Oleh sebab itu dirinya mewajibkan seluruh OPD untuk menerapkan SAKIP dan mencatat serta melaporkan setiap penggunaan keuangan negara sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Melalui pertemuan ini, kita berharap dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan manajemen kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), memperbaiki sistem kinerja yang terintegrasi antara manajemen keuangan dengan manajemen kinerja pegawai, dan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia," ujar Juarsah.

Selain itu, Juarsah juga menargetkan adanya peningkatan indeks penilaian evaluasi SAKIP Pemerintah Kabupaten sesuai standar yang ditetapkan Kemenpan-RB. Dan berharap melalui pertemuan ini dapat menjadi momentum dalam memperbaiki kualitas pelaporan kinerja setiap OPD sehingga mampu mendongkrak kualitas penilaian evaluasi SAKIP Kabupaten Muara Enim di masa yang akan datang.

Sementara itu Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan (PKRBAAP), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI, Kamaruddin, mengapresiasi langkah inisiatif Pemkab Muara Enim dalam memperkuat pelaksanaan SAKIP. Dirinya menilai Pemkab Muara Enim sejauh ini termasuk daerah terdepan dan konsisten dalam melaksanakan SAKIP di Indonesia. Apalagi Pemkab Muara Enim gencar dalam belajar dan terus memperbaiki diri membenahi pelaksanaan SAKIP sesuai dengan catatan evaluasi dari Kemenpan-RB.

Masih dikatakan Kamaruddin,  bahwa kunci penerapan akuntabilitas kinerja yang harus diperhatikan, yaitu pertama menetapkan dengan jelas hasil yang ingin dicapai. Kedua, menetapkan ukuran kinerja untuk mengukur keberhasilan. Ketiga, merumuskan program kegiatan dan Keempat, menetapkan anggaran sesuai dengan program yang telah dirumuskan. Namun yang paling utama dari semua itu menurutnya adalah komitmen dari kepala daerah dan itu sudah ada pada Kabupaten Muara Enim.

]]>
Tue, 24 Nov 2020 18:05:00 +0000