Lentera Pendidikan.Com https://www.lenterapendidikan.com/ Lentera Pendidikan id 2017 Lentera Pendidikan.Com www.desa-coding.com Fri, 07 May 2021 22:57:27 +0000 Belanja Pengadaan Lewat Aplikasi di Nilai Efektif Tekan Praktik Korupsi Pemerintahan https://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/belanja-pengadaan-lewat-aplikasi-di-nilai-efektif-tekan-praktik-korupsi.html Lentera-PENDIDIKAN. com,PALEMBANG-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru secara vitual menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Perluasan Pemanfaatan Bela (Belanja Langsung) Pengadaan dalam rangka pencegahan korupsi pengadaan di selenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI,  bertempat di Command Center Kantor Gubernur, Jumat (7/5/2021).

Dalam Rakor  yang dipimpin  Ketua KPK RI, Firli Bahuri tersebut juga dihadiri Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Roni Dwi Susanto, para Gubernur dan lembaga terkait lainnya.

Kepala LKPP, Roni Dwi Susanto menjelaskan program Belanja Langsung (Bela)  pengadaan merupakan program untuk mendukung UMK Go Digital melalui proses belanja langsung K/L/PD kepada UMK yang tergabung dalam marketplace.

"Tujuannya mendorong UMK Go Digital dengan bergabung marketplace. Menjadikan pengadaan lebih inklusif, meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri, memanfaatkan marketplace dalam PBJB, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas PBJB,” jelasnya.

Untuk  bisa  belanja dengan mudah dan cepat ini lanjutnya Roni Dwi Susanto,  LKPP menggandeng sedikitnya 12 aplikiasi online sebagai mitra diantaranya gojek, grab, balimall, shopee, buka pengadaan, klikMRO.com, blibli, digitalimaji.com, kartara, bhineka, mbizmarket.

“Manfaat yang didapat melalui sistem belanja langsung yang sudah established seperti belanja melalui marketplace. Yakni Lebih mudah dan cepat dalam pengadaan barang dan jasa, lebih menghemat sumber daya termasuk efisiensi anggaran dan lebih transparan dan akuntabel,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPK RI, Firli Bahuri berharap belanja langsung dengan menggunakan aplikasi diharapkan dapat mencegah terjadinya praktik korupsi di dalam pengadaan barang.

"Saya harap Pemerintah dapat memanfaatkan program bela dalam mendukung mencegah korupsi di pengadaan serta lebih mudah dan transparan," katanya.

Sementara, dibincangi usai menghadiri acara tersebut Gubernur Herman Deru menyambut baik terobosan yang sudah diterapkan oleh LKPP dan KPK RI. Bahkan dia yakin  adanya  aplikasi pengadaan seperti itu efektif dalam  pencegahan korupsi pengadaan.

"Terima kasih kepada LKPP dan KPK yang sudah menerapkan terobosan ini dengan menawarkan belanja langsung pengadaan. Ini luar biasa tidak terbayangkan sebelumnya," ucapnya. 

Menurutnya dalam aplikasi tersebut akan memudahkan pembeli karena terdapat beberapa komoditas yang bisa dibeli namun untuk penggunaanya harus memiliki beberapa syarat.

"Jadi apapun komoditas yang kita beli akan langsung ada dalam aplikasi. Cuma tadi ada syarat- syaratnya seperti harus punya akun kredit/ kartu kredit pemerintah untuk membayarnya karena tidak bisa pakai pribadi," ungkapnya.

Dengan adanya aplikasi ini Herman Deru  menilai selain transparan juga dapat memudahkan para Satuan Kerja (Satker) untuk belanja sesuai yang di butuhkan secara cepat.

"Jadi ini memudahkan para Satker untuk berbelanja khususnya barang-barang yang dibutuhkan secara instan. Apalagi tadi sudah ada toko  onlinenya sehinga lebih mudah dan cepat," tandasnya.

]]>
Fri, 07 May 2021 23:15:00 +0000
Zona Hijau dan Kuning di Izinkan Gelar Sholat Ied Pemerintahan https://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/zona-hijau-dan-kuning-di-izinkan-gelar-sholat-ied.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Walikota Palembang H.Harnojoyo mempebolehkan sebagain kawasan di Kota Palembang khususnya berada di zona hijau dan kuning untuk menggelar sholat Idul Fitri 1442 H berjamaah dilapangan dan masjid di lingkungan masing masing.

“Walikota Palembang tidak ada melarang sholat Idul Fitri,” kata Kepala Kantor Agama Kota Palembang H.Deni Priansyah, Jumat (7/5/2021) dalam keterangan pers nya di rumah dinas Walikota Palembang.

Deni menuturkan,  bagi daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid 19 tergolong tinggi( zona kerah dan zona Orange), agar melakukan sholat Ied dirumah masing masing dengan keluarga inti.

“Sholat Ied 1 Syawal 1442 H di kawasan penyebaran Covid 19 renda di Zona Kuning dan Hijau dapat melaksanakan di masjid dan lapangan  dengan memperhatikan  standar protokol kesehatan secara ketat,” tegasnya.

Deni menerangkan,  dengan ketentuan dikawasan Zona Kuning dan Hijau ini Panitia Hari Besar Islam ( PHBI) dapat membuat pernyataan yang ditanda tangani diatas materai yang diketahui oleh kepala KUA Kecamatan dan Ketua Satuan Gugus Tugas Kecamatan Covid 19.

“Jumlah jemaah 50 persen dari kapasitas masjid, menyediakan  tempat cuci tangan, jemaah memakai masker, menyedianakn alat ukur suhu, menjaga jarak 1 meter, menghindari kerumunan, tidak bersalaman, mempersingkat rangakain sholat, membawa perlengkapan sholat dari rumah,” tegasnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang Siti Fauziah menjelaskan, ada sebagai kawasan kota Palembang yang Zona Kuning dan Hijau.

“Senin ini kita updata kawasan mana saja yang masuk kawasan Zona Kuning dan Hijua,” pungkasnya. 

]]>
Fri, 07 May 2021 22:05:00 +0000
Lapas Muara Enim, Usulkan 590 Napi Dapat Remisi Muara Enim https://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/lapas-muara-enim-usulkan-590-napi-dapat-remisi.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim, mengusulkan sebanyak 590 Narapidana (Napi) untuk memperoleh remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Jumat (7/5/2021).

Menurut Kalapas Kelas IIB Muara Enim Herdianto, sesuai dengan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor 21 Tahun 201 tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat, maka pihaknya mengusulkan 590 Napi untuk mendapatkan remisi khusus Haei Raya Keagamaan yakni Idul Fitri.

Masih dikatakan Herdianto, dari 590 narapidana yang diusulkan terdiri dari 583 Narapidana laki-laki dan 7 Narapidana perempuan. Narapidana yang diusulkan tentunya telah memenuhi ketentuan memperoleh remisi seperti telah menjalani sepertiga masa pidananya, berkelakuan baik, mengikuti program pembinaan dengan baik dan syarat-syarat lainnya sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Kita hanya mengusulkan ke pusat 590, nanti yang keluar bisa saja dikabulkan semua atau berkurang setelah melalui keputusan pusat," jelasnya.

]]>
Fri, 07 May 2021 21:25:00 +0000
Gubernur Sumsel Luncurkan Aplikasi Songket dan Lantik Kepengurusan Forum DAS Pemerintahan https://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/gubernur-sumsel-luncurkan-aplikasi-songket-dan-lantik-kepengurusan-forum-das.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru meluncurkan aplikasi Digital Songket, di Griya Agung, Palembang, Jumat (7/5/2021).

Dikesempatan tersebut, Gubernur melantik kepengurusan Forum Daerah Aliran Sungai (DAS)  sekaligus menyertakan Forum DAS sebagai mitra kepala daerah dalam mengawasi perusahaan-perusahaan dan oknum masyarakat yang tidak menaati aturan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan  (IPPKH).

Peluncuran aplikasi Songket turut dihadiri Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Herman Deru mengatakan, aplikasi Songket merupakan sistem pemantauan berbasis web sebagai alat bantu pengambilan keputusan dalam pencegahan dan pendendalian kebakaran hutan dan lahan di Sumsel.

“Aplikasi ini terintegrasi kesemua lintas sektor kedinasan. Termasuk masyarakat juga dapat menjadi kontributor membantu mencegah karhutla,” ujarnya.

Herman Deru menjelaskan,  aplikasi Songket,  kemanfaatan aplikasi ini pencegahan sejak dini potensi karhutla,  karena ini bukan petugas yg dapat memberikan info.  Bahkan masyarakat bisa jadi penginfo,   aplikasi ini lebih canggih dari aplikasi sebelumnya. 

Herman Deru berharap semua menjadi pelapor aktif sehingga cepat kita atasi jika ada gejala-gejala kebakaran hutan. Kita bergerak berintegrasi Polri, TNI, Basarnas, BPBD, segenap NGO. Tujuannya adalah Sumsel bebas Karhutla.

Sementara itu,  Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Dr Syafrul Yunardy menjelaskan,  aplikasi Songket ini adalah yang disusun Forum DAS Sumsel buntuk mencegah kahutla. Dalam perkembangannya,  ada permintaan aplikasi ini lebih besar.

"Kita bagian Pemprov,  kita buat aplikasi Songket dengan tambahan para pihak beberapa fitur, sehingga songket ini penyempurnaan aplikasi sebelumnya," bebernya.

Syafrul menuturkan, Forum DAS ini konsen dan peduli dengan DAS karena lahan gambut di Sumsel luas.

"Api yang bisa memadamkannya adalah dengan air. Forum DAS konsen  untuk pengambilan keputusan,  perencaan dan teknis di lapangan," ucapnya.

Syafrul mengungkapkan,  dengan adanya aplikasi Songket,  memudahkan semua pihak, dan di aplikasi itu  kita tahu data hot spot.  "Kita tau berapa jauh titik hot spot dengan titik air.  Kemudian,  disitu ada fitur rute terdekat,  kita cepat samai ke lpkasi. Fitur ini cuman ada di songket.Kendala selama ini adalah menuju lokasi," katanya.

"Yang dikukuhkan sekitar 51 pengurus.  Ini multi pihak,  ada akademisi,  NGO,  LSM,  media. Ada pihak perwakilan asosiasi.  Ini forum multi pihak, Forum ini mengawasi kualitas air dan kuantitas air.  Melihat sungai dan anak sungai. Jangan berlebih di musim hujan dan jangan kekeringan di musim kemarau," urainya.

Ketika ditanya hot spot,  Syafrul menerangkan,  Smsekarang ada titik hot spot,  OKI,  Muba yang ada lahan gambut.  Kalau tidak ujan lama,  muncul titik api. "Himbauan kami menghimbau agar berhati hati menggunakan api. Kedua pengelolaan lahan boleh asal tidak menggunakan api.  Harapan kita bijak dalm mengolah gambut," tutupnya.  

]]>
Fri, 07 May 2021 20:40:00 +0000
Bertambah 1 Kasus Sembuh, 9 Positif dan 1 Meninggal Dunia Musi Banyuasin https://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/bertambah-1-kasus-sembuh-9-positif-dan-1-meninggal-dunia.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Jumat (7/5/2021) mengkonfirmasi penambahan 1 kasus sembuh, 9 positif dan 1 meninggal dunia.

"Ada penambahan 1 kasus sembuh, 9 positif dan 1 meninggal dunia per 7 Mei 2021," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P.

Povi merinci, adapun penambahan kasus positif yakni diantaranya kasus 1335 perempuan usia 41 tahun asal Pandan Dulang, kasus 1336 Laki-laki 16 tahun Pandan Dulang, kasus 1337 Laki-laki 13 tahun Plakat Tinggi, kasus 1338 perempuan 43 tahun Sungai Lilin.

"Kemudian, kasus 1339 Laki-laki 49 tahun Sungai Lilin, kasus 1340 perempuan 51 tahun Babat Supat, kasus 1341 perempuan 65 tahun Keluang, kasus 1342 perempuan 56 tahun Sanga Desa, dan kasus 1343 laki-laki 44 tahun Sungai Lilin," urainya.

"Untuk kasus meninggal dunia dialami kasus 1317 perempuan usia 61 tahun asal Sungai Lilin dan sudah dimakamkan sesuai prokes COVID-19," tambahnya.

Diketahui, hingga 7 Mei 2021 ada sebanyak 1343 kasus diantaranya 1205 kasus sembuh. Kemudian, 79 masih dirawat, dan 59 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 7 Mei 2021 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan 0 masih dipantau, 1.199 kontak erat 1.199 kontak selesai pemantauan 0 kontak erat yang masih dipantau, 191 PDP 1 proses pengawasan 190 selesai pengawasan.

]]>
Fri, 07 May 2021 19:00:00 +0000
Polres Muara Enim Gelar Vasdoor Tahap II Muara Enim https://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/polres-muara-enim-gelar-vasdoor-tahap-ii.html Lentera-PENDIDIKAN.com, MUARA ENIM-Untuk memutus dan menekan rantai penyebaran Covid 19, Tim Vasdoor (Vaksinasi door to door) Polres Muara Enim kembali menggelar vaksinasi tahap II terhadap Lanjut Usia (Lansia) di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Jumat (7/5/2021).

Kegiatan Vasdoor (Vaksinasi door to door) berupa Vaksinasi Covid 19 terhadap Lansia di pimpin oleh Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar yang diwakili Waka Polres Muara Enim Kompol Agung Adhitya Prananta yang didampingi Tim Vasdoor (Vaksinasi door to door) Polres Muara Enim tersebut terdiri dari Urkes Polres Muara Enim, Sat Binmas Polres Muara Enim, Sat Sabhara Polres Muara Enim, Sat Lantas Polres Muara Enim dan Subbag humas Polres Muara Enim.

Dan Turut serta dalam kegiatan tersebut Personil Polsek Lawang Kidul, Staf Puskesmas Tanjung Enim dan Kepala Desa Tegal Rejo. Menurut Kompol Agung, bahwa

Tim Vasdoor menyulap Bus angkutan Polres Muara Enim menjadi Bus sebagai tempat dilaksanakan kegiatan Vaksinator Covid 19 dan Bus tersebut diberi nama Vasdoor yang sesuai dengan fungsinya bisa berpindah-pindah tempat dalam melakukan kegiatan Vaksinasi secara door to door.

Selain itu, Vasdoor juga memiliki tim yang luar biasa yang memiliki peranan masing-masing seperti bergabungnya tim ROKAMBA (Roadshow Kampanye Vaksin Covid-19 Badut Mang PDK) dalam memeriahkan pelaksanaan Vasdoor tersebut.

Masih dikatakannya, kegiatan Vasdoor dan ROKAMBA merupakan salah satu inovasi unggulan Polres Muara Enim dalam penanganan Covid 19 di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berawal bagaimana upaya Polres Muara Enim untuk memerangi dan menekan penyebaran Covid 19 yang berkepanjangan di masyarakat terutama untuk para Lansia yang rentan terkena Covid 19. Dari latar belakang tersebut, timbulah ide

yang salah satunya kegiatan Vasdoor dan ROKAMBA. Dan untuk menjalankan inovasi tersebut, ia  mengumpulkan personil-personil yang terbaik dari setiap Bag Sat Si yang ada di Polres Muara Enim, kemudian di jadikannya Tim Kreatif dalam membentuk Inovasi-Inovasi Polres Muara Enim untuk dapat mendekatkan Polres Muara Enim dengan Masyarakat dan semakin dicintai oleh masyarakat Muara Enim.

"Semua ini merupakan tindak lanjut dari Komitmen Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar  dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk mewujudkan Polres Muara Enim yang berpredikat WBBM yang mana sekarang Polres Muara Enim mendapatkan predikat WBK dari Menpan RB RI," jelas mantan Kasat Lantas Polres Muara Enim ini.

Masih dikatakan Kompol Agung,  dengan adanya Inovasi - Inovasi dalam meningkatkan pelayanan dan mendapatkan simpatik serta dukungan dari masyarakat hingga memberikan kepercayaan masyarakat akan perubahan-perubahan yang telah dilakukan oleh Polres Muara Enim.

Sementara itu menurut Sukini (65) warga Desa Tegal Rejo yang mengikuti Vaksinasi di Vasdoor mengucapkan terima kasih kepada Polres Muara Enim yang telah memberikan pelayanan Vaksi Door To Door Bagi Masyarakat Lansia di Desa Tegal Rejo Tanjung Enim.

"Saya senang, Vaksinnya idak jauh-jauh dari rumah dan bisa ketemu langsung dengan Kapolres dan Wakapolres Muara Enim," ujarnya sumringah.

]]>
Fri, 07 May 2021 16:45:00 +0000
THR ASN Dan DPRD Muara Enim Segear Cair Muara Enim https://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/thr-asn-dan-dprd-muara-enim-segear-cair.html Lentera-PENDIDIKAN.com, MUARA ENIM-Kabar gembira bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan DPRD Kabupaten Muara Enim. Pasalnya,  sebentar lagi Tunjangan Hari Raya (THR) untuk ASN dan anggota DPRD Muara Enim akan cair.

"Kita telah menyiapkan dana sebesar Rp 31 Miliar lebih untuk THR. Insyaallah Senin depan sudah cair dibayar ke rekening masing-masing,"Jumat (7/5/2021).

Menurut Pj Sekda Muara Enim Drs Emran Tabrani, pihaknya telah menyiapkan dana sebesar Rp 31,3 Miliar untuk dana THR ASN  Kabupaten Muara Enim sebanyak 5.726 orang dan PPK 154 orang. Sedangkan, untuk anggota DPRD Kabupaten Muara Enim sebesar Rp 150 juta untuk 45 anggota dewan.

Untuk itu, ia berharap kepada semua masyarakat dan ASN untuk dapat mentaati aturan saat ini. Dimana, seluruh masyarakat terutama ASN dilarang untuk cuti dan mudik lebaran kecuali yang memang keperluan mendesak sesuai dengan pengecualian aturan yang diperbolehkan, seperti memenuhi syarat memiliki surat tugas, surat rapid test dan juga lainnya. Jangan setelah THR cair para ASN termotivasi untuk mudik atau berpergian namun tetaplah dirumah dan selalu mematuhi Protokol Kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid 19.

"ASN yang kedapatan mudik tentu akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

]]>
Fri, 07 May 2021 15:10:00 +0000
Muba Buka Penerimaan CPNS dan PPPK Formasi 2021 Musi Banyuasin https://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/muba-buka-penerimaan-cpns-dan-pppk-formasi-2021.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA-Kabar gembira bagi pejuang NIP ( nomor induk pegawai) alias masyarakat yang bermimat mengabdikan diri sebagai CPNS atau PPPK di Musi Banyuasin (Muba) Formasi 2021. Kepastian pembukaan seleksi penerimaan CPNS dan PPPK Muba 2021 ditegaskan oleh Bupati Muba H Dodi Reza Akex melalui Plt Kepala BKPSDM Muba, Sunaryo, SSTP. MM.

"Kita sudah mendapatkan hasil usulan formasi dengan jumlah formasi PPPK Guru sebanyak  2.955, lalu PPPK non Guru 105 terdiri dari 103 Tenaga Kesehatan dan 2 formasi Tenaga Teknis. Sedangkan formasi CPNS  sejumlah 46 dengan rincian 27 tenaga kesehatan dan 19 Tenaga Teknis," terang Sunaryo, Jumat, (7/5/2021).

Jumlah formasi untuk Muba menurut Sunaryo didasarkan pada Keputusan Menteri PAN dan RB RI Nomor 572 Tahun 2021 tanggal 21 April 2021 Tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.

Terkait pelaksanaan ujian seleksi akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku yakni khusus untuk seleksi PPPK Guru dilaksanakan melalui UNBK Kemendikbud.

"Sedangkan seleksi CPNS Dan PPPK Non Guru dilaksanakan dengan CAT BKN.  Muba secara mandiri menggelar ujian seleksi di Gedung Dharma Wanita Sekayu dgn 100 PC. Seperti pelaksanaan seleksi tahun lalu di Muba, kali ini tetap akan dierapkan protokol kesehatan  secara ketat," ujar dia.

Meski sudah pasti seleksi penerimaan CPNS dan PPPK segera dibuka, Sunaryo belum bisa menyebutkan tanggal pastinya namun diperkirakan akhir Mei 2021 ini.

"Rincian formasi dan waktu pelaksanaan secara umum yakni rentang waktu bulannya sudah kita peroleh. Namun tanggal pasti mulai seleksinya masih tentatif. Kita akan terus koordinasikan lagi dengan BKN," tutupnya.

Terpisah, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA menghimbau kepada semua calon peserta seleksi CPNS dan PPPK agar mempersiapkan diri dengan baik.

"Ini kabar gembira buat masyarakat Muba dan Indonesia umumnya. Di tengah wabah pandemi COVID- 19, pemerintah tetap hadir dengan berbagai upaya pencegahan sekaligus membuka kesempatan lapangan kerja. Silahkan, putra-putri terbaik kita untuk memanfaatkan kesempatan ini. Pesan saya jangan percaya calo. Belajar serius dan berdoa kepada Tuhan," ujar Kepala Daerah Inovatif ini.

Lanjutnya, terkait teknis pelaksanaan tes nantinya tentu Pemkab Muba akan berkoordinasi dengan BKN dan stakeholder lainnya agar tetap selalu mengedepankan prokes.

"Tahun lalu kita berhasil melaksanakan tes seleksi ditengah pandemi, Alhamdulillah dengan sarpras prokes yang kita miliki semua peserta dapat mengikuti pelaksanaan tes dengan aman, prinsipnya Muba siap," tandasnya.

]]>
Fri, 07 May 2021 13:25:00 +0000
Menikmati Indahnya Karunia Editorial https://www.lenterapendidikan.com/berita/editorial/view/menikmati-indahnya-karunia.html Dua tahun tidak terasa, wabah covid-19 belum juga reda. Mobil ambulance masih terus terdengar melintasi jalanan ibu kota. Laporan tentang wabah yang menyerang pernafasan manusia itu, seakan meluas dan belum juga dapat di taklukkan oleh obat-obat modern, atau upaya tradisional lewat karantina.

Covid-19 seakan benar-benar mengancam tubuh-tubuh manusia yang lemah dan takut. Meski Sebagian besar dari kita, hampir tidak merasakannya. Kehidupan terus berlanjut, jalanan masih terus ramai, dan kegiatan di pasar-pasar tradisonal tetap tak kuasa mengatasi perkumpulan masyarakat yang berinteraksi saling bertukar kebutuhan pokok.

Kenyataannya, rumah sakit masih terus disibukkan aktifitas untuk mengatasi penyakit yang sudah banyak merenggut nyawa manusia tersebut. Kuburan khusus pengidap covid-19 terus bertambah. Meski akhir-akhir ini varian covid-19 telah berubah, atau mungkin lebih berbahaya lagi.

Lockdown yang dilakukan pemerintah satu bulan terakhir menjelang idhul fitri 1442 Hijriyah, bukan tidak ada alasan yang tepat. Perhitungan ini dilakukan mengingat pentingnya Kesehatan masyarakat, dan nyawa manusia. Bukan pula mengindahkan keyakinan pada Tuhan, lantaran rumah ibadah masih terus melaksanakan upacara keagamaan.

Pemerintah juga seupaya mungkin sudah melakukan imunisasi kepada ribuan orang warga, agar mereka lebih kebal terhadap virus tersebut.

Sebenarnya,kalua kita berfikir ulang.Banyak hal yang positif yang dapat kita ambil dan renungkan dari bencana ini. Kehidupan di Ibu Kota Palembang yang sangat sibuk, hampir Sebagian besar dari kita melupakan pentingnya kebersamaan dengan keluarga. Lantaran lockdown, Sebagian kita “terpaksa” berkumpul dengan keluarga di rumah.

Karena lockdown dan ada larangan beribadah di rumah-rumah ibadah, Sebagian dari kita juga mulai memimpin upacara keagamaan di rumah. Yang selama ini tidak pernah menjadi imam atas isteri dan anak-anaknya, kini membiasakan diri menjadi imam shalat 5 waktu. Atau  menjadi pemimpin doa tetap setiap hari bagi yang beragama Kristen.

Ada dari kita yang meragukan penyakit covid-19 ini. Karena selama penyakit ini terjadi, mereka Bersama keluarganya tidak pernah merasakan tanda-tanda yang dialami oleh mereka yang pernah terkena covid-19. Mereka adalah warga-warga pinggiran kota, yang katanya sangat rentan dengan berbagai penyakit.

Bau amis anak sungai musi, lantaran tercemar limbah manusia seakan menjadi obat. Tumpukan sampah yang menghasilkan lalat dan belatung, yang terkadang petugas lupa mengambil tumpukan tersebut, hampir tidak menjadi penghambat warung-warung pempek pinggir jalan berjualan dan menerima pembeli.

Jika kita fikirkan ulang Kembali, hidupan dan Kesehatan benar-benar karunia dari Tuhan. Covid-19 seakan memilih mereka yang kena adalah orang-orang yang memang di gariskan untuk mengidapnya. Mungkin Sebagian dari kita sudah terinfeksi, namun karena rasa Bahagia semangat yang menumpuk di dada, infeksi tersebut tidak berpengaruh pada Kesehatan. Semua penuh dengan karunia, dan kita menjalani kehidupan dalam karunia dan kebesaran Tuhan.

Mari kita tetap berharap, hidup yang kita jalani akan lebih berarti. Tetap Tangguh dan berdoa dalam keyakinan, bahwa setiap tindakan dan perbuatan baik akan menjadi pahala yang membawa ketenangan jiwa dan kebahagiaan. Wallahu’alam.

]]>
Fri, 07 May 2021 01:05:00 +0000
Peningkatan, Pemeliharaan Jalan Provinsi Untuk Mempermudah Akses Antar Daerah Pemerintahan https://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/peningkatan-pemeliharaan-jalan-provinsi-untuk-mempermudah-akses-antar-daerah.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Kabid Pengembangan Jaringan Jalan Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel Ridwan mengatakan, Pemprov Sumsel tahun ini rencana membuka Jalan Cecar Pali kesimpang Semambang , juga ada sedikit anggaran untuk pembangunan Jalan Muara Rupit ke Muara Lakitan.  Selain itu,  ada rencana membangun fisik DED menuju pelabuhan Tanjung Carat.

"Untuk pembukaan jalan baru tidak setiap tahun dilakukan, untuk dua jalan itu sudah ada ruasnya.  Pembangunan jalan baru tergantung kebutuhan, " ujarnya saat diwawancarai di ruang kerjanya,  Kamis (6/5/2021).

Ridwan menuturkan, ditahun ini hampir 73 ruas Jalan Provinsi dari 17 Kabupaten dan kota ditingkatkan dan dipelihara.  "Semua tersentuh, karena kita ingin dengan mulusnya jalan Provinsi bisa mempermudah akses masyarakat antar daerah, " bebernya.

"Pembangunan jalan penghubung kita berharap bisa cepat terealisasi. Selain untuk memangkas jarak tempuh antara kedua daerah, pembangunannya juga untuk memudahkan akses dan menekan biaya transportasi," tambah Ridwan.

Ridwan mengungkapkan,  untuk akses jalan Musi VI rencana akses jalan ke Wahid Hasyim dari Faqih Usman. "Itu sudah ada designnya, akan kita review disignnya, karena  dana terbatas yang mana bisa dapatnya,  jalan itu tembus walaupun belum aspal," pungkasnya.

]]>
Thu, 06 May 2021 23:05:00 +0000
Warga Tepian Musi Sambut Paket Pangan dan Mushaf Qur’an Pemerintahan https://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/warga-tepian-musi-sambut-paket-pangan-dan-mushaf-quran.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Tepat di Ramadhan ke 24 hari ini (6/5/2021) tim Aksi Cepat Tanggap Sumatera Selatan (ACT Sumsel) berhasil mengantarkan amanah dari para dermawan untuk warga di tepian sungai musi.  Ditengah kondisi pandemi covid yang masih melanda negeri, banyak masyarakat yang ekonominya belum bangkit seutuhnya. Apalagi warga tepian musi mayoritas adalah petani, dan buruh harian lepas.

Tanpa adanya pandemi pun, warga di tepian musi juga masih hidup dalam kondisi seadanya.  Terbatasnya fasilitas di beberapa pulau serta kondisi yang jauh dari pusat kota, membuat ekonomi para warga pun agak terhambat.

Melihat kondisi tersebut, Kapal Ramadhan 1442 Hijriah ACT Sumsel pun dilayarkan untuk mengantarkan Sebanyak 100 paket pangan yang terdiri dari beras, minyak, tepung, gula serta bahan pokok lainnya, menuju pulau Salah Nama, Mariana, Banyuasin. Paralel dengan itu, dikirimkan juga sebanyak 160 mushaf Al-Quran untuk para santri yang tersebar di kelurahan Pulokerto, Gandus.

“Kalau tahun lalu kita terhambat oleh adanya pandemi, sehingga tidak bisa melayarkan kapal ramadhan dan Alhamdulillah di tahun ini kembali berkesempatan mengantarkan bantuan paket pangan sekaligus mushaf quran kepada warga tepian musi via Kapal Ramadhan ini,” kata Aris selaku tim program ACT Sumsel

ACT sudah memulai program Kapal Ramadhan sejak tahun 2017, dan telah bersandar ke beberapa pulau seperti pulau Salah Nama, pulau Borang, sungai pedado, ibul besar III hingga pulokerto.  Aris pun mengatakan, ditahun ini ada sekitar 21 komunitas yang turut serta berpartisipasi dalam program Kapal Ramadhan kali ini. Dan melalui kedermawanan mereka pun terkumpul dana donasi sekitar Rp 10.000.000 untuk program kapal Ramadhan.

“Lewat Kapal Ramadhan ini kami berharap bisa ikut berkontribusi memberikan bantuan kepada warga tepian musi, yang mana kita tahu selama pandemi ini yang paling merasakan dampaknya ya masyarakat kecil/prasejahtera. Semoga ikhtiar ini menjadi salah satu amalan terbaik di Ramadhan ini,” sahut Usamah selaku anggota dari komunitas Give Society

Program kapal Ramadhan dirancang oleh ACT untuk menjangkau lokasi-lokasi sulit dan terpencil  khususnya di pelosok daerah. Hal ini dimaksudkan agar warga-warga yang berada di pelosok seperti tepian sungai musi pun dapat turut mendapat berkah paket pangan dari para para dermawan.

]]>
Thu, 06 May 2021 22:25:00 +0000
Gubernur Harapkan CSR Telkom Dapat Atasi Ekonomi Warga Terdampak Pandemi Pemerintahan https://www.lenterapendidikan.com/berita/pemerintahan/view/gubernur-harapkan-csr-telkom-dapat-atasi-ekonomi-warga-terdampak-pandemi.html Lentera-PENDIDIKAN.com,PALEMBANG-Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru meminta PT. Telkom wilayah Telekomunikasi Sumsel untuk menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. 

Menurutnya, sebagai perusahaan BUMN tentu memiliki dana CSR yang cukup besar. Jika disalurkan dengan tepat, tentu akan memberikan efek kesejahteraan bagi masyarakat. 

“Silahkan proritaskan masyarakat Sumsel. Salurkan kepada masyarakat dengan tepat agar membantu masyarakat yang kurang mampu,” ucapnya saat menerima audiensi General Manager Telkom dan jajaran di ruang tamu Gubernur, Kamis (6/5/21).

Selain itu, Herman Deru juga mengharapkan PT. Telkom  mendorong anak perusahaannya juga aktif  terlibat dalam aksi sosial pada masyarakat yang terdampak pandemi.

“Bisa saja bantuan yang diberikan dalam bentuk kuota internet bagi pelajar. Dengan harapan proses pembelajaran siswa secara daring bisa berjalan dengan baik dan ini tentunya dapat  mengurangi beban orang tua siswa,” tambah Herman Deru. 

Herman Deru menilai usaha telekomunimasi merupajab salah satu sektor bisnis yang tidak terdampak dari pandemi Covid-19. Bahkan, meraih keuntungan lebih besar jika dibandingkan sebelum datangnya wabah virus Covid-19 di Indonesia. 

Telkom tidak ikut terdampak dari pandemi Covid-19. Mereka malah mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari tahun sebelumnya karena dimana pendemi semua aktivitas dilakukan secara daring," imbuhnya.

Sementara itu, General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi Sumsel, Mustakim Wahyudi menegaskan, Telkom telah memiliki mitra binaan di Sumsel. Mitra tersebut menjadi bagian dari penyaluran CSR perusahaan tersebut. 

“Bentuknya beragam yang kita berikan untuk mitra usaha tersebut, mulai dari pedagang pempek, pengusaha ikan lele, songket dan lain sebagainya,” ucapnya.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan akses layanan telekomunikasi yang maksimal bagi masyarakat di seluruh wilayah Sumsel.

]]>
Thu, 06 May 2021 21:15:00 +0000
Kakek 64 Tahun Gasak Anak Tiri Hukum & Kriminal https://www.lenterapendidikan.com/berita/hukum/view/kakek-64-tahun-gasak-anak-tiri.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARAENIM-Kasus  Pemerkosaan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di kabupaten Muara Enim. Diduga  seorang kakek 64 tahun yang merupakan ayah tiri dari korban sendiri, Kamis, (6/4/2021).

" Ya, pada hari ini kami telah mengamankan, seorang pria berinisal Y (64), yang mana pelaku tersebut merupakan seorang pelaku pemerkosaan terhadap anak nya yaitu anak tirinya sendiri,” kata Kapolres Muara Enim melalui Kasat Reskrim Polres Muaraenim AKP Widhi Andika Dharma saat di konfirmasi.

Widhi menerangkan, penangkapan tersangka tersebut menindak lanjuti adanya laporan ibu korban, bahwasanya anak nya berusia (16) telah di setubuhi oleh suaminya yang mana merupakan ayah tiri dari si korban sendiri.

" Pelaku pemerkosaan terhadap anak tirinya ini, mengancam dengan menggunakan pisau, kalau nggak mau melayani nafsu birahinya akan diancam akan dibunuh bersama ibunya,

Untuk tersangka, tambah dia, akan di kenakan pasal 81 undang-undang nomor 17 tahun 2016 perubahan kedua undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan hukuman maksimal 15 tahun. Tegasnya Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Dharma.

]]>
Thu, 06 May 2021 20:10:00 +0000
Bertambah 5 Kasus Sembuh, 9 Positif Musi Banyuasin https://www.lenterapendidikan.com/berita/musi-banyuasin/view/bertambah-5-kasus-sembuh-9-positif.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUBA- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Kamis (6/5/2021) mengkonfirmasi penambahan 5 kasus sembuh dan 9 terkonfirmasi positif COVID-19.

"Ada penambahan 5 kasus sembuh dan 9 terkonfirmasi positif per 6 Mei 2021," ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Seftiani Peratita SS MKes.

Sefti merinci, adapun penambahan 9 kasus positif yakni diantaranya kasus 1326 perempuan 22 tahun asal Lumpatan, kasus 1327 Laki-laki 33 tahun Sekayu, kasus 1328 perempuan 37 tahun Desa Sidorahayu, kasus 1329 Laki-laki 30 tahun Dusun Tanjung Kerang.

"Kemudian, kasus 1330 perempuan 49 tahun Tungkal Jaya, kasus 1331 Laki-laki 45 tahun Sekayu, kasus 1332 perempuan 43 tahun Sungai Lilin, kasus 1333 perempuan 10 tahun Sungai Lilin, dan kasus 1334 perempuan 64 tahun Sungai Lilin," urainya.

Diketahui, hingga 6 Mei 2021 ada sebanyak 1334 kasus diantaranya 1204 kasus sembuh. Kemudian, 72 masih dirawat, dan 58 kasus meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 6 Mei 2021 tercatat ada sebanyak 429 ODP 429 selesai pemantauan 0 masih dipantau, 1.199 kontak erat 1.199 kontak selesai pemantauan 0 kontak erat yang masih dipantau, 191 PDP 1 proses pengawasan 190 selesai pengawasan.

]]>
Thu, 06 May 2021 19:20:00 +0000
Pemkab Muaraenim Larang Gelar Sholat Idul Fitri di Dua Kecamatan Muara Enim https://www.lenterapendidikan.com/berita/muara-enim/view/pemkab-muaraenim-larang-gelar-sholat-idul-fitri-di-dua-kecamatan.html Lentera-PENDIDIKAN.com,MUARA ENIM-Dalam rangka memutus rantai  Covid 19, berdasarkan surat Kesepakatan Bersama,  Pemkab Muara Enim secara resmi  melarang melakukan Shalat Idul Fitri di Masjid ataupun di tanah lapang di dua kecamatan yakni wilayah Kecamatan Muara Enim dan Lawang Kidul karena berada di zona Merah.

"Kita sudah melakukan rapat bersama dan telah memutuskan melarang sholat Id di Masjid/Tanah Lapang di dua kecamatan Zona Merah," tegas Plh Bupati Muara Enim H Nasrun Umar didamping Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar disela-sela peninjauan Posko Pam Lebaran di Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, Kamis (6/5/2021).

Menurut HNU, di bulan Suci Ramadan 1442 H ini terdapat begitu banyaknya amalan dan pahala yang bisa didapatkan terlebih lagi di puncak dari Ibadah Puasa di Bulan Ramadan ialah Hari Raya Kemenangan atau Idul Fitri. Dan pada Hari Raya Idul Fitri, umat Islam disunahkan untuk melakukan Shalat Idul Fitri di Masjid ataupun di tanah lapang. Namun, saat pandemi Covid-19 sekarang ini, pelaksanaan Shalat Idul Fitri dihimbau untuk dilakukan di rumah masing-masing khususnya untuk di dua Kecamatan yang saat ini statusnya masih dalam Zona Merah yaitu Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim.

Hal itu berdasarkan surat Kesepakatan Bersama antara Bupati Muara Enim, Forkopimda Kabupaten Muara Enim, Kementerian Agama Kabupaten Muara Enim, MUI, NU, Muhammadiyah, Baznas, FKUB dan pihak terkait lainnya. Dalam surat Kesepakatan melihat  perkembangan COVID 19 di Kabupaten Muara Enim, dimana Kabupaten Muara Enim telah dikategorikan sebagai Zona Mereh COVID-19 karena telah terjadi penularan melalui transmisi lokal.

Masih dikatakan HNU, dari hasil rapat antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim bersama Organisasi Keagamaan yang ada di Kabupaten Muara Enim, dengan ini disampaikan penduan ibadah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim. Untuk

Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 dapat diiaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan jumlah audiens paling banyak 50 persen dan kapasitas tempat/lapangan dengan memperhatikan protokal kesehatan secara ketat jika perkembangan COVID19 mengalami penurunan berdasarkan pengumuman Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk seluruh wilayah negeri atau Pemerintah Daerah di daerahnya masing-masing sekaligus untuk dilakukan tracing bagi masyarakat yang terindikasi terpapar COVID 19. Kemudian, larangan untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H di Masjid dan di Lapangan terbuka untuk Kecamatan Muara Enim dan Kecamatan Lawang Kidul karena telah dikategorikan sebagai Zona Merah COVID-19 sehingga Shalat Idul Fitri lebih baik dilaksanakan dirumah masing-masing. Selain itu, tidak melaksanakan i‘tikaf bersama pada malam terakhir Ramadhan di Masjid/Musholah untuk daerah yang dikategorikan sebagal Zona Merah COVID-19 dan mengoptimalkan ibadah pada hari-hari terakhir bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah berupa sholat, tilawah, zikir dan

serta ibadah sosoal lainnya. Dan terakhir, tidak melaksanakan Takbir Keliling pada malam H-1 Sholat Idul Fitri 1442 H. Kegiatan malam takbiran boleh dilaksanakan oleh Pengurus Masjid/Mushola saja dengan menggunakan pengeras suara di masjid/musholla Kabupaten Muara Enim dengan memperhatikan protokol kesehatan COVID-19.

]]>
Thu, 06 May 2021 18:05:00 +0000